KOLAM RENANG ABG DIKASUSKAN LSM MAMAK

 KOLAM RENANG ABG DIKASUSKAN LSM MAMAK 
   Akhirnya Syarial Azis melaporkan dugaan penggelapan retribusi kolam renang ABG milik Syarial Bakhtiar. Syarial Azis selaku koordinator LSM Masyarakat Anti Korupsi Ranah Minang (MAMAK) tersebut mendatangi kantor Kajari Padang (25/2/2020) pukul 10.00 Wib.

    Laporan Koordinator LSM MAMAK tersebut diterima staf Kejaksaan Negeri Padang Dilla. "Laporan Koordinator LSM mamak tersebut nantinya akan kita teruskan pada kasi intel," kata Dilla. 

    Sebelum Syarial Azis melaporkan dugaan penggelapan pajak dan distribusi oleh Syarial Bakhtiar, Syahrial Azis terlebih dahulu sudah melakukan investigasi keberbagai pihak, termasuk kepada diduga pelaku penggelapan.

    Hasil investigasi tersebut dikonfirmasi kepada Syarial Bakhtiar, dan yang bersangkutan mengakui kalau kolam renang tersebut memang milik pribadinya, bahkan tidak pernah menerima bantuan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).  
    Selain Syarial Bakhtiar mengatakan ABG tersebut milik nya, ia juga mengakui tidak membayar pajak dan restribusi pada pemko Padang, dan ticket masuk ke areal tersebut dibuat sendiri tanpa sepengetahuan dinas pendapatan kota Padang. 

     Syarial Azis sebelum melaporkan Syarial Bakhtiar ke Kejaksaan setelah melalui pembahasan dengan pengurus lain, dimana tindakan Syarial Bakhtiar tersebut diduga sudah merugikan negara miliaran rupiah. 

     "Kita sebagai warga negara berhak dan berkewajiban untuk melaporkan tindak pidana khusus yang dilakukan oleh siapapun, untuk menyelamatkan keuangan negara, demi kepentingan warga negara," jelas Syarial Azis. 

     Ditambahkannya, laporan yang dilakukan LSM Mamak bukan karena tendensius, atau untuk kepentingan tertentu, melainkan demi kepentingan masyarakat.

    "Kita melaporkan Syarial Bakhtiar semata-mata untuk kepentingan masyarakat, tidak ada kepentingan lain, atau karena sesuatu hal," tegas Syarial Azis lagi. 

     Ketika ditanya apakah setelah melapor akan dibiarkan saja, Syarial Azis mengatakan, akan terus mendesak pihak Kejaksaan mengusut tuntas permasalahan penggelapan restribusi dan pajak kolam renang ABG tersebut. 

     "Kita akan terus monitoring dan mempertanyakan pada pihak Kejaksaan, karena yang kita laporkan ini pejabat yang paham aturan, jika hal ini dibiarkan maka yang lain akan mengikuti tindakan pelanggaran hukun ini," kata Syarial Azis (tim)
Labels:

Post a Comment

[facebook]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.