Latest Post

POLSEK SUNGAI GERINGGING PASTIKAN PENGAWALAN LOGISTIK PILKADA 2020 AMAN DAN LANCAR 

PARIAMAN KOTA-- Kapolsek Sungai Geringging Iptu Anazrul. SH memastikan gudang tempat penyimpanan logistik untuk kebutuhan pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Padang Pariaman 9 Desember mendatang dijaga 1 kali 24 jam secara ketat. 

Kata Kapolsek Sungai Geringging Iptu Anazrul saat digelarnya rapat koordinasi dengan camat Sungai Geringging, ketua PPK dan Panwas kecamatan membahas tentang pengamanan logistik pemilu di Kantor Camat Sungai Geringging pada Rabu 25 November 2020. 

Kata Anazrul untuk pengamanan gudang logistik tersebut, pihaknya akan menugaskan sebanyak 16 personel yang dilakukan secara bergantian. 

"Bahkan nanti kita laksanakan pengawalan terhadap pendistribusian surat suara dari Kecamatan sampai ke TPS yang ada di Kecamatan Sungai Geringging, katanya. 

Dikatanya pengawalan yang dilakukan oleh Polsek Sungai Geringging tersebut merupakan salah satu bentuk bahwa Polri siap mengamankan Pilkada Padang Pariaman pada 9 Desember mendatang. 

Selain pengawalan logistik, kata Anazrul Polsek Sungai Geringging juga akan mengamankan hari pencoblosan nantinya. 

"Hal itu untuk menyukseskan jalannya Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Padang Pariaman." Ungkapnya

Anazrul menegaskan, pihaknya akan terus mengawal untuk memastikan keamanan, "nanti, kita juga akan melakukan penjagaan selama 24 jam,” pungkasnya (firman sikumbang)

KAPOLSEK SUNGAI BEREMAS IMBAU WARGA YANG MENGGELAR ACARA AKIKAH

PASAMAN BARAT, Pionir--Di tengah wabah Covid-19 yang melanda mungkin saja sebagian orangtua ingin menunaikan niat untuk Akikah anaknya. Akan tetapi terhalang, disebabkan menghindari kegiatan yang melibatkan orang banyak. Alasannya, mengikuti imbauan pemerintah untuk melakukan social distancing demi mencegah penularan virus corona atau Covid-19. 

Namun bagi Kapolsek Sungai Beremas, Polres Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) Iptu Alfian Nurman SH, masih memberi kelonggaran bagi masyarakat di wilayah hukumnya untuk melaksanakan acara Akikah, asal tetap mematuhi protokol kesehatan. 

“Menunaikan Akikah di tengah wabah Covid-19 tentu berbeda dengan hari-hari normal yang tak ada ‘ancaman’ wabah penyakit. Yang pasti, wabah Covid-19 telah merubah cara dan gaya hidup serta pola relasi antar sesama manusia. 

Kehangatan hubungan sosial yang biasanya kita rasakan dengan berkumpul bersama sanak keluarga dan para tetangga saat Akikah tentu di saat pandemi Covid-19 tak bisa dilakukan layaknya seperti hari-hari normal,” kata Iptu Alfian Nurman.  

Dikatakannya, di masa pandemi Covid-19, semua kegiatan yang mendatangkan kerumunan banyak orang terpaksa dilarang. Setiap orang dianjurkan untuk beraktifitas di rumah saja, baik untuk urusan pekerjaan maupun untuk urusan ibadah. 

“Lalu, bagaimana dengan ibadah Akikah? Apakah kita tidak perlu menunaikannya, padahal kita mampu melakukannya? Pada dasarnya Akikah hukumnya sunnah mu’akkadah, atau sunnah yang sangat dianjurkan. Artinya, jika kita merasa berat melaksanakan Akikah pada masa pandemi ini, kita tentu saja bisa menundanya hingga keadaan kembali normal. 

Akan tetapi jika kita merasa perlu untuk tetap melaksanakan ibadah Akikah, kita tetap bisa menunaikannya, asalkan dilakukan dengan mempertimbangan protap yang sesuai dengan imbauan pemerintah, yaitu tidak membuat kerumunan atau tidak membuat acara yang mengundang banyak orang,” ujar Iptu Alfian Nurman. 

Untuk itulah kata Iptu Alfian Nurman menambahkan, pada Kamis 26 November 2020, sekira jam 12.30 WIB, ia bersama beberapa orang personel Polsek Sungai Beremas melakukan imbauan pada warga yang melaksanakan acara Akikah anaknya di Jorong Pasar Pokan, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat.

Selain mengimbau warga yang punya hajatan Akikah agar tetap mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan, saat itu Iptu Alfian Nurman mengimbau agar pada masa pandemi Covid-19 seperti ini, daging Akikah yang dipotong hendaknya dibagikan kepada para tetangga atau orang-orang yang sangat membutuhkan.

Apalagi, wabah Covid-19 telah membawa dampak ekonomi yang serius pada sebagian masyarakat. Semakin banyak orang yang kekurangan dan kehilangan pekerjaan, sehingga mereka membutuhkan bantuan, meskipun untuk sekedar makan. 

“Nah... kepada merekalah daging Akikah yang telah dipotong diberikan. Utamakan sudah berbentuk masakan siap jadi. Dan tentu lebih afdhal lagi jika disertakan lengkap dengan nasinya, sehingga mereka bisa langsung menyantapnya,: imbau Iptu Alfian Nurman. (Firman Sikumbang)

TERAPKAN PROKES DAN SOSIALISASIKAN PERDA AKB DILOKASI PESTA 

PARIAMAN KOTA, PIONIR--- Setelah kebijakan pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi pada Maret hingga Juni lalu, kini pemerintah memberlakukan secara bertahap kebijkan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru. 

Perwira Pengganti (Padal) Posko Penanganan Covid 19 Balaikota Pariaman, Ipda Catur Bambang mengatakan, Adaptasi Kebiasaan Baru adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Katanya. 

Dikatakan Ipda Catur Bambang, menyusul kebijakan tersebut, pada 26 Juni 2020, Kapolri Jenderal Idham Aziz mencabut maklumat larangan berkumpul atau mengadakan kegiatan yang berpotensi mengundang kerumunan massa yang dikeluarkan pada Maret 2020. Salah satu bentuk tindakan pengumpulan massa yang dimaksud ialah acara pesta pernikahan. 

Masih segar di ingatan, pada Juni lalu terjadi lonjakan kasus di Kota Semarang yang berawal dari pesta pernikahan. Acara bahagia itu berakhir duka karena satu per satu kerabat terinfeksi virus corona dan beberapa di antaranya meninggal dunia. Dilansir dari Kompas, pesta pernikahan itu berlangsung pada pertengahan Juni dengan melibatkan lebih dari 30 orang. 

Hal serupa terjadi di India. Sebanyak 95 tamu yang menghadiri pesta pernikahan terinfeksi virus corona. Sementara, pengantin pria meninggal dua hari usai resepsi (CNN 2020). 

Menindaklanjuti hal itu jangan terjadi di Kota Pariaman, petugas gabungan Posko Penanganan Covid-19 Balaikota Pariaman seara intensif melakukan pengawasan kepada warga masyarakat yang hendak melakukan pesta pernikahan. 

Seperti yang dilakukan pada Kamis 26 Nopember 2020, setelah melaksanakan apel gabungan petugas Posko Penanganan Covid 19 Balaikota Pariaman menyambangi lokasi pesta dikawasan Kampung Baru Kota Pariaman. 

Dilokasi pesta tersebut, petugas mengimbau kepada pelaksana pesta agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti menyediakan tempat cuci tangan, mengatur jarak tamu dan memakai masker. 

Ini diakui Ipda Catur Bambang pada Pionir Kamis 26 November 2020 "Dalam kegiatan tersebut juga melaksanakan edukasi atau penyampaian imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait Perda Adaptasi Kehidupan Baru dan penerapan UU dalam KUHP serta memberikan sanksi sosial kepada masyarakat yang melanggar," jelas Ipda Catur Bambang. 

Dikatakannya, dalam Perda yang disahkan oleh DPRD Sumbar berisi aturan sanksi denda dan sanksi kurungan bagi pelanggar protokol kesehatan. Pelanggar protokol kesehatan diancam sanksi penjara selama dua hari.  

Hal itu dijelaskan dalam BAB IX tentang Ketentuan Pidana.  Pada pasal 110 ayat 1 disebutkan pidana kurungan bisa diganti menjadi denda sebesar Rp250 ribu. 

"Tindak pidana itu diberikan setelah pelanggar tak menjalankan sanksi sosial yang dijatuhkan oleh petugas.  Perda itu juga merinci sanksi administratif bagi masyarakat yang kedapatan tak menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan," jelas Ipda Catur Bambang 

Kata Catur Bambang menambahkan, Inilah yang harus diberitahukan pada masyarakat, agar mereka mengetahui dan mau mematuhi protokol kesehatan, untuk memutus penyebaran Covid-19 di Sumbar umumnya dan Kota Pariaman khususnya. (Firman Sikumbang)

HUJAN KERAP MENGUYUR, KAPOLSEK SUNGAI GERINGGING PANTAU TITIK RAWAN BENCANA ALAM 

PARIAMAN KOTA, Pionir--Jalan provinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Padang Pariaman dengan Agam, terutama di Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging yang merupakan wilayah hukum Polsek Sungai Geringging, Polres Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) rawan longsor saat terjadi hujan lebat, makanya pesonel dari Polsek Sungai Geringging menggiatkan patroli siaga bencana dengan sasaran utamanya titik-titik lokasi rawan bencana dan juga mengecek beberapa aliran sungai yang berada daerah itu. 

Ini dikatakan Kapolsek Sungai Geringging Iptu Anazrul SH pada Pionir Kamis sore 26 November 2020. Bahkan kata Iptu Anazrul semenjak Selasa 23 November 2020 ia bersama personel Polsek Sungai Geringging mulai melakukan cek lokasi beberapa titik bencana alam pasca hujan lebat yang kerap turun beberapa hari belakangan. 

Dikatakannya, titik bencana alam itu terdapat di Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging. 

Iptu Anazrul selaku pengendali patroli mengungkapkan, dalam sepekan terakhir wilayah hukumnya itu sering diguyur hujan dengan curah cukup tinggi diserta angin kencang. 

“Sejak sepekan belakangan intensitas hujan yang mengguyur wilayah Sungai Geringging agak tinggi yang disertai angin. Hal tersebut tentunya sangat rawan terjadinya bencana alam antara lain banjir maupun tanah longsor serta pohon tumbang. 

Mengingat adanya hal tersebut, patroli kami arahkan ke sasaran utama yakni kawasan rawan bencana,” ungkap Iptu Anazrul. 

Apalagi kata Iptu Anazrul menambahkan, wilayah hukumnya kerap dilanda bencana alam beberapa hari belakangan. Ia pun mencotohkan musibah amblasnya badan jalan di Sariak Laweh Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging. 

Kemudian, banjir bandang di Batang Sungai Putih Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging. 

Akibat dari bencana alam tersebut, beberapa perkebunan dan persawahan warga terkena banjir bandang tersebut. Lalu amblasnya badan jalan di Sungai Putih Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging. 

Longsor menutup badan jalan di Tanjung Sungai Putih, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulum Kecamatan Sungai Geringging. Longsor menutup badan jalan di Limau Purut Kororong Data, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu. Longsor menimbun persawahan warga di Limau Purut Korong Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu. 

Kemudian juga ada peristiwa kuatnya arus sungai di Batang Sungai Putih, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging mengakibatkan terkikisnya tiang jembatan. Longsor di Benteng Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu yang mengenai satu unit rumah warga pada bahagian dapur. 

Selanjutnya longsor bahu jalan di Benteng Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu. Banjir bandang di Batang Sungai Sirah Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, akibat bencana tersebut satu ekor kerbau milik warga hanyut terbawa arus. 

Kemudian ada pula peristiwa jalan terban di Sungai Putih, Nagarai Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging serta banjir bandang di Limau Puruik Korong Data, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu yang mengakibatkan pengikisan terhadap sawah dan perkebunan milik warga. 

“Semua warga yang terdampak bencana serta bencana yang mengakibatkan terganggunya aktifitas warga sudah dilaksanakan goro bersama oleh warga bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta perangkat Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu,” ungkap Iptu Anazrul. (Firman Sikumbang)

POLRES BUKITTINGGI SERIUS, SERAHKAN TERSANGKA PENGANIAYAAN ANGGOTA TNI KE KEJARI 

BUKITTINGGI, Pionir--Lantaran terbukti secara syah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama pada Jum’at 30 Oktober 2020, sekitar jam 16.40 WIB di pinggir jalan raya Simpang Tarok, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya penyidik Satreskrim Polres Bukittinggi menyerahkan empat orang tersangka perkara tindak pidana penganiayaan itu ke Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Kamis 26 November 2020. 

Kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara SH, SIK, MH pada Pionir Kamis sore, mengatakan, melalui pelaksanaan tahap dua ini menunjukkan keseriusan dari Polres Bukittinggi dalam proses perkaranya secara baik dan benar. 

"Karena barang bukti, saksi dan hal yang diperlukan dalam proses penyidikan sudah lengkap serta kelengkapan berkas sudah dinyatakan lengkap juga maka untuk proses selanjutnya diserahkan ke kejaksaan," kata Dody. 

Bahkan kata Dody, ia bersama dengan Dandim 0303/Agam Letkol Arh. Yosif Brozti Dadi, Kajari Bukittinggi Sukardi, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution dan Pasi Intel Kodim 0304/Agam Lettu Inf. Amrizal menyaksikan berkas tahap dua tersangka dengan inisial MS (49), JA (26), RHS (48) dan TR (33) sesuai dengan P21 dari Kejaksaan Negeri Bukittinggi lengkap dengan barang bukti yang digunakan tersangka ketika melakukan penganiayaan secara bersama-sama. 

Dikatakan Dody, berkas keempat tersangka sudah dinyatakan lengkap atau P21 pada Selasa 24 November 2020 lalu dan telah diserahkan ke kejaksaan. "Dalam perkara ini penyidik Polres Bukittinggi mempersangkakan para tersangka dengan Pasal 170 ayat (2) ke 1 e jo 351 jo 56 KUHPidana," kata AKBP Dody Prawiranegara. (Firman Sikumbang)

HUJAN LEBAT, LONGSOR TERJADI DI JORONG BATANG PALUPUH 

BUKITTINGGI, Pionir--Curah hujan yang cukup tinggi mengguyur sebagian wilayah Sumatera Barat (Sumbar) memicu terjadinya longsor di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Bukittinggi - Medan, di Km 12 Jorong Batang Palupuh, Kenagarian Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Kamis 26 November 2020. 

Kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dodi Prawinegara SH, SIK, MH melalui Kapolsek Palupuh, Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) Iptu Syafri SH, “Longsoran material tanah itu menimbun jalan dengan panjang 10 meter, ketinggian 3 meter sehingga mengakibatkan arus lalu lintas tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua,” kata Iptu Syafri. 

Dikatakannya, untuk mengatasi tanah longsor tersebut telah dilakukan pembersihan material dengan menggunakan alat dari BPBD Kota Bukittinggi dibantu oleh personil Polsek Palupuh beserta masyarakat setempat. 

Karena arus kendaraan terganggu akibat longsor itu, kata Iptu Syafri menambahkan, Kapolres Bukittinggi AKBP Dodi Prawinegara mengistruksikan agar diberlakukan sistem buka-tutup di jalur yang terdampak longsor tersebut. 

“Sekitar jam 10.30 WIB material longsor yang menimbun jalan dapat dibersihkan dan arus lalu lintas sudah bisa dilewati, dengan bantuan personil dari Polres Bukittinggi, Polsek Palupuh, TNI dan BPBD Agam,” ungkap Iptu Syafri.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi mengatakan, satu alat berat dikerahkan untuk membersihkan alat material longsor tersebut. Muhammad Lutfi mengatakan, longsor tersebut terjadi akibat hujan yang terjadi di wilayah tersebut cukup lebat. (Firman Sikumbang)

LONGSOR DATANG MENIMPA, POLSEK SUNGAI LIMAU LAKUKAN KOORDINASI DENGAN BPBD 

PARIAMAN, Pionir—Curah hujan pada Kamis pagi 26 November 2020 itu begitu tinggi dan berlangsung lama. Tiba jam 01.30 WIB terjadi musibah tanah longsor di Jawi-jawi Korong Duku, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, yang secara administratif berada dalam wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan secara yuridis merupakan wilayah hukum Polsek Sungai Limau, Polres Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). 

Musibah yang terjadi itu diakui Kapolsek Sungai Limau Iptu Nasirwan, SH pada Pionir. “Benar, telah terjadi musibah bencana alam tanah longsor dan menimpa dua unit rumah warga oleh material tanah."

Dikatakannya, warga yang mengalami musibah itu adalah Arni (57 tahun). Dimana ruang tamu dan kamar tertimbun longsor matrial tanah. Warga lainnya yang rumahnya tertimbun longsor adalah Umisalma (52 tahun), dimana salah satu kamar tidurnya tertimbun longsor matrial tanah. 

“Kejadian itu berawal sekira jam 01.00 WIB, saat itu kondisi cuaca hujan lebat dan korban Arni dan Umi Salma sedang tidur di kamar.

Lalu ia mendengar suara gemuruh dari belakang rumah. Saat itu korban bangkit dan membangunkan anak anaknya agar keluar dari dalam rumah menuju tempat aman. Tak lama berselang, longsoran tanah pun menghantam rumah mereka,” ungkap Iptu Nasirwan. 

Pasca musibah itu kata Iptu Nasirwan, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait lainnya untuk menentukan langkah pasca bencana alam tanah longsor tersebut. (Firman Sikumbang)

POLSEK SUNGAI LIMAU SASAR PASAR TRADISIONAL SOSIALISASIKAN PROKES 

PARIAMAN KOTA, PIONIR--- Dalam upaya mencegah penularan Covid-19 dan mencegah kawasan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 Bhabinkamtibmas Nagari Gasan Gadang, Polsek Sungai Limau Aipda Ramdani pada Kamis 26 November 2020 melakukan sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) pada pedaggang dan pengunjung di Pasar Tradisional Gasan Nagari Gasan Gadang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar) 

Dalam kegaiatan tersebut Aipda Ramdani menyampaikan himbauan kamtibmas terkait tentang penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Khususnya bagi pedagang dan pengunjung pasar dipasar Gasan Nagari Gasan Gadang Kecamatan Sungai Geringging, katanya. 

Disamping itu memberikan teguran lisan kepada para pengunjung dan pedagang pasar yang tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker saat beraktifitas.

“kita selalu mengingatkan kepada pedaggang dan pengunjung dipasar Gasan ini agar selalu menjalani protokol kesehatan, serta selalu mematuhi aturan pemerintah dalam upaya menutus penyebaran Virus Corona atau Covid-19,” ungkapnya. 

Lanjut Aipda Ramdani mengatakan, kegiatan himbauan kamtibmas ini rutin dilakukan ditengah-tengah masyarakat di wilayah hukum Polsek Sungai Limau untuk menekan penyebaran Covid-19, kita tetap waspada terhadap wabah ini, katanya.  

Sementara iu Kapolsek Limau Iptu Nasirwan, SH mengatakan “Kita akan selalu berupaya terus untuk mengatasi mewabahnya penyebaran virus Corona ini. 

Disamping itu Polsek Sungai Limauakan selalu menjadi pengawal program pemerintah difase New Normal ini,” ungkapnya (tim)

BANJIR MELANDA SUNGAI GERINGGING SATU EKOR KERBAU HANYUT DAN PULUHAN RUMAH WARGA TERENDAM BANJIR 

PARIAMAN KOTA, PIONIR--- Hujan deras selama beberapa hari ini telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

Akibat bencana tersebut, puluhan rumah dan puluhan hektare lahan pertanian terendam luapan air sungai. Tinggi air yang merendam bervariasi hingga ada yang mencapai ketinggian sekitar 1 meter. 

Puluhan jiwa yang rumahnya terendam mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir tersebut yang terjadi pada Rabu pagi pukul 5.30 Wib 25 November 2020.

Seorang warga bernama Jon (34) menderita cedera ringan pada kakinya. Selain itu, seekor kerbau miliknya hanyut terbawa aliran sungai yang meluap. Karna kandang ternak tersebut dibangun di sekitar pinggiran sungai. 

Petugas BPBD Kabupaten Padang Pariaman beserta warga melakukan pencarian terhadap kerbau milik warga tersebut, melakukan penyisiran di sepanjang sungai, akhirnya kerbau milik warga itu dapat ditemukan tadi malam di daerah Padang Piapi Korong Bunga Tanjung dalam keadaan masih hidup.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Brigadir Faizal Amri Tanjung mengatakan saat dihubungi Pionir via Phone Selularnya. bencana banjir yang melanda Kanagaraian Sungai Sirah Kuranji Hulu itu terjadi akibat meluapnya Sungai Sirah yang mengaliri daerah itu. 

"Tadi (kemarin) sore hingga petang hujannya memang intensitasnya tinggi, mengakibatkan sungai meluap," kata Brigadir Faizal Amri Tanjung 

Saat ini BPBD Padang Pariaman beserta masyarakat setempat masih melaksanakan tahap tanggap darurat, seperti mengevakuasi masyarakat yang rumahnya rusak.

Brigadir Faizal Amri Tanjung mengatakan bahwa wilayah Kecamatan Sungai Geringging memang termasuk daerah rawan bencana termasuk daerah yang berpotensi pergerakan tanah dan longsor. 

Selain itu ada beberapa Jorong yang dilintasi aliran sungai termasuk rawan banjir. "Kami sudah sering mensosialisasikan bila terjadi bencana, diharapkan kepada warga, agar selalu waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor, karna intensitas curah hujan masih cukup tinggi, katanya. (tim)

TERAPKAN PHBS PADA MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 

PARIAMAN KOTA,PIONIR---Sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus disease 2019 (COVID-19), pada masyarakat, Bhabinkamtibmas Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu Polsek Sungai Geringging Brigadir Zulpahmi menghimbau kepada warga binaanya agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yang telah diterapakan pemerintah dan selalu menerapkan Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Dalam giat sambang itu Brigadir Zulpahmi menghimbau kepada warga untuk selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

“Kita harus disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat di setiap aktivitas. Salah satunya adalah membiasakan diri menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Zulpahmi 

Zulpahmi mengatakan, selain membiasakan diri menggunakan masker, masyarakat juga harus terbiasa menerapkan protokol kesehatan. 

“Kami juga mengingatkan kepada masyarakat agara selalu menjaga jarak aman dengan orang lain minimal 1 meter serta membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer,” ungkapnya. (firman sikumbang)

CEGAH TERJADINYA KLASTER BARU TERAPKAN PROKES DI TPS 

PARIAMAN KOTA, PIONIR--- Guna mencegah penularan Covid-19 dan pencegahan terjadinya Klaster baru dalam memasuki tahapan Pilkada Serentak 2020, Kapolsek V Koto Kampung Dalam AKP Kasman S.Sos.MH mengintruksikan kepada para Bhabinkamtibmas agar selalu melakukan koordinasi dengan pihak penyelengara Pilkada, sekaligus mensosialisasikan Maklumat Kapolri terkait protokol kesehatan dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tengah pandemi Covid-19. 

Menindak lanjuti intruksi Kapolsek tersebut, Bhabinkamtibmas Nagari Gunuang Padang Alai Bripka Aljayosi bersama Kanit Intel Aipda Nofran, Bhabinkamtibmas Kudu Ganting Brigadir Razul. Y dan Babinsa Kudu Ganting Sertu Yonedi Chan menyambangi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kecamatan V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman, pada Rabu 25 November 2020. 

"Kedatangan para Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kanit Intel tersebut untuk memastikan kesiapan para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kecamatan V Koto Timur dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 saat pemungutan suara pada 9 Desember nanti," Kata AKP Kasman pada Pionir. 

Standar Protolol Kesehatan (Prokes) yang harus diterapkan oleh petugas KPPS kata Kasman meliputi, menjaga jarak antar kursi pemilih dan petugas, menyediakan cairan pencuci tangan, alat pemeriksakan temperatur badan pemilih dan petugas, dan mengharuskan semua yang hadir memakai masker," ungkap Kasman 

Kasman mengatakan, hal ini kita lakukan guna mencegah terjadi nya klaster baru penyebaran Covid-19 saat pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) . Sebelum itu terjadi kita harus melakukan upaya pencegahan, ungkap Kasman. 

Lanjut Kasman mengatakan, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar selalu menjaga dan melaksanakan Protokol Kesehatan. Serta terus memberikan pemahaman melalui sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait aturan Prokes yang berlaku ketika berada di TPS. 

Disamping itu juga diiringi dengan implementasi Prokes yang ketat di setiap TPS serta mempersiapkan teknis pemungutan suara secara detail, guna mencegah pemungutan suara pada 9 Desember nanti menjadi ajang penyebaran Covid-19, ujar Kasman (Firman Sikumbang)

POLSEK SUNGAI GERINGGING PANTAU GIAT PEREKAMAN DATA E-KTP 

PARIAMAN KOTA, PIONIR--- Kanit Binmas Polsek Sungai Geringging, Polres Kota Pariaman Aipda Joni Welmi melakukan pantauan Protokoles Kesahatan (Prokes) dalam kegiatan perekaman E-KTP di Kantor Camat Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Rabu 24 November 2020 

Dalam giatan tersebut Aipda Joni Welmi menyampaikan semua yang ada untuk tetap mematuhi protokoler kesehatan dalam pencegahan penyebaran covid 19. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sungai Geringging, Petugas Dukcapil Kabupaten Padang Pariaman, Wali Nagari, Wali Korong serta tokoh masyarakat daerah setempat.

Joni Welmi mengatakan giat tersebut dilaksanakan oleh pemerintah Kecamatan Sungai Geringging sebagai bentuk giat proaktif atau jemput bola dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman sebagai pelayanan kepada warga masyarakat yg belum memiliki KTP maupun KK dan mempermudah masyarakat dalam pembuatan administrasi kependudukan di Kacamatan Sungai Geringging.

Dalam kesempatan tersebut Joni Welmi memberikan himbauan protokol kesehatan covid-19, kepada masyarakat yang hadir harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir. 

Pada saat itu Joni Welmi juga memgimbau masyarakat agar selalu menjaga Kamtibmas dan tidak mudah terpengaruh oleh isu sara serta berita Hoax yang bisa memecah belah kerukunan masyarakat jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman pada 9 Desember mendatang, ungkapnya. (Firman Sikumbang)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.