Latest Post

TINGKATKAN KEAMANAN KAMPUNG MELALUI POS KAMLING

PARIAMAN KOTA, Pionir-- Aipda Novri Andri Bhabinkamtibmas Kecamatan Pariaman Tengah, Polsek Kota Pariaman, Polres Pariaman Kota, Polda Sumatera Barat (Sumbar) koordinasi dengan lurah, Babinsa, Dubalang dan RT se Kelurahan Kampung Pondok, membahas tentang pembentukan ronda malam selama bulan puasa di Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Rabu 14 April 2021.

Dalam rapat koordinasi tersebut Aipda Novri Andri menjelaskan pembentukan siskamling atau ronda malam itu sebagai upaya dalam meningkatkan sistem keamanan dan ketertiban lingkungan dan menangkal dari hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Saat ini kegiatan ronda malam telah banyak ditinggalkan oleh masyarakat, dengan alasan karna kesibukan dan padat nya aktifitas masyarakat sehingga aktifitas ronda tidaktif lagi, katanya. 

Padahal kata Aipda Novri Andri, ronda malam juga merupakan sebuah tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dimana dirinya tinggal, dengan adanya ronda malam bisa mencegah jika ada seseorang yang berniat akan bertindak kejahatan.

" Yang pasti, ronda malam berpotensi dapat mencegah terjadinya hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat. Setidaknya, masyarakat sudah bisa membantu tugas kepolisian meski hanya di lingkup tempat tinggal ", tegasnya (Firman Sikumbang)

BUS GUMARANG JAYA SEREMPET BEBERAPA SISWA

PADANG PANJANG, Pionir—Kamis 15 April 2021 merupakan hari yang tak pernah dilupa oleh para pelajar SDN 03 Pitalah. Sebab pada hari itu terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan umum Padang Panjang – Solok, persisnya di Jorong Baringin, Nagari Pitalah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, sekitar jam 10:35 WIB.

Saat itu sebuah bus merek Gumarang Jaya dengan nomor polisi BE 7320 CU membawa penumpang datang dari arah Padang Panjang menuju arah Solok. Namun tiba-tiba Mobil Gumarang Jaya yang dikemudikan oleh sopir Romi Julianto (38 tahun) dengan kenek Deni Syahputra tengah melaju di wilayah hukum Polsek Batipuh, Polres Padang Panjang, Polda Sumatera Barat (Sumbar) itu berupaya mendahului mobil bus ANS yang ada di depannya.

Namun karena di depan SDN 03 Pitalah terdapat rambu jalan sehingga sopir bus hilang kendali dan mengambil ke arah kanan dan menabrak beberapa orang korban pelajar yang sedang berdiri di atas trotoar depan sekolah.  

Kapolsek Batipuh Iptu Urip Indra Jaya,SH yang dihubungi Pionir melalui telepon seluler mengakui peristiwa kecelakaan tersebut.

“Benar ada lima orang siswa yang kena serempet saat itu, mereka adalah MA (10 tahun) pelajar kelas 3 SDN 03 Pitalah, WI (10 tahun) juga kelas 3 di SD yang sama, MM (10 tahun) juga kelas 3 dan AA (10 tahun) juga kelas 3 SDN 03 Pitalah,” kata Urip Indra Jaya. 

Semua korban saat itu kata Urip Indra Jaya menambahkan, sedang berada di atas trotoar sebelah kanan jalan dilihat dari arah Padang Panjang menuju arah Solok.

Dikatakan Urip, atas kejadian itu empat orang meninggal dunia dan satu orang dalam kondisi korban tidak sadarkan diri dan mengalami luka berat, korban langsung dibawa ke Rs. Yarsi Padang Panjang guna mendapat perawatan. “Pasca peristiwa itu sopir bus dan kernet diamankan di Mapolsek Batipuh,” kata Iptu Urip Indra Jaya. (Firman Sukumbang)

POLSEK SUNGAI BEREMAS TANGKAP PENCURI SAWIT

PASAMAN BARAT, Pionir—Efri Naldi (40 tahun), warga Jorong Silawai Tengah, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat tidak dapat berbuat banyak ketika Unit Reskrim Polsek Sungai Beremas, Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat (Sumbar) menagkapnya pada Rabu 14 April 2021 jam 15.15 WIB.

Kata Kapolsek Sungai Beremas Iptu Alfian Nurman SH yang dihubungi Pionir, Kamis 15 April 2021, penangkapan tersangka atas laporan korban Hifzan (57 tahun) dengan surat laporan polisi LP/37/IV/2021/Sek-sb, tgl 14 April 2021, dalam perkara tindak pidana penggelapan dan atau pencurian buah kelapa sawit.

“Saat ditangkap pelaku mengakui kepada penyidik melakukan pencurian buah sawit milik Hifzan yang berlokasi di Jorong Pigogah Patibubur,” kata Alfian Nurman.

Dikatakan Alian, aksi pencurian itu dilakukan tersangka pada Januari lalu. Ketika itu tersangka masuk ke area perkabunan korban dan membawa sawit dari kebun tersebut.

“Namun korban yang merasa dirugikan tidak menerima atas peristiwa yang dialaminya. Untuk itu ia pun melaporkan ke polisi. Tersangka akhirnya dapat ditangkap sekitar tiga bulan setelah melakukan aksi pencurian tersebut,” terang Alfian.

Iptu Alfian Nurman mengatakan, tersangka dikenakan Pasal 362 jo 372 KUHP tentang pencurian dan atau penggelapan, ancaman maksimal 5 tahun penjara. (Firman Sikumbang)

PENCURI HP ITU DITANGKAP UNIT RESKRIM POLSEK SUNGAI BEREMAS


PASAMAN BARAT, Pionir—Ahmad Rapiki (20 tahun), warga Jorong Lubuk Gadang, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat pada Sabtu 10 April 2021 itu terlihat begitu panik karena telepon seluler merk Realme 5i warna biru miliknya yang diletakan di warung miliknya tiba-tiba raib. Tak hanya itu, telepon seluler milik Sugana dengan merek Xiaomi Redmi 8 warna hitam tiba-tiba juga hilang di warung itu.

Atas peristiwa yang dialaminya itu korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek sungai Beremas, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/36/IV/2021/ Sek-SB tanggal 13 April 2021 dalam perkara tindak pidana pencurian handphone.

Kata Kapolsek Sungai Beremas, Polres Pasaman Barat, Polda Sumbar Iptu Alfian Nurman SH, unit Reskrim Polsek Sungai Beremas langsung bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sudah dikenali. 

“Pada hari Selasa tanggal 13 April 2021 pukul 11.15 Wib  anggota reskrim mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Jorong Lubuk Gadang Nagari Parit, Kecematan Koto Balingka. Petugas langsung menuju kesana. Kami berhasil mengamankan pelaku pencurian handphone berinisial MR (23 tahun) warga Jorong Lubuk Gadang, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka,” kata Alfian Nurman.

Untuk saat ini kata Iptu Alfian Nurman menambahkan, pelaku dikenakan pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Firman Sikumbang)

MISTERI MAKAM PANJANG DIUNGKAP POLSEK V KOTO KAMPUNG DALAM 

PARIAMAN KOTA, Pionir—Beberapa waktu lalu masyarakat Korong Gunung, Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman dohebohkan dengan kabar kemunculan makam sepanjang 9 meter. 

Selain membuat masyarakat tercengang, makam panjang tersebut juga sempat meresahkan sebagian masyarakat setempat, karena merasa  ada keanehan. 

Keberadaan makan yang berada di wilayah hukum Polsek V Koto Kampung Dalam, Polres Pariman, Polda Sumatera Barat (Sumbar) diakui Kapolsek AKP Kasman, S.Sos., M.H.

Bahkan kata Kasman, ia bersama Wakapolsek Iptu Sanusi, anggota Reskrim Bripka Rimang dan piket staf telah mendatangi pemakaman umum Tampek Ampaleh yang dikelolah oleh orang di luar Korong Gunung tersebut.

“Saat itu pengelola makam bernama Siman mengakui telah merobah bentuk makam tersebut dengan ukuran makam yang melebihi makam biasa (ukuran makam sekarang hampir mencapai 10 meter) dan nama dari makam tersebut berganti dengan nama Lailulad Mangkuto Alam sedangkan nama dulunya adalah Tampek Ampaleh,” kata Kasman menjelaskan.

Kasman juga sempat mengakui beberapa waktu lalu sempat beredar video di YouTube dengan judul "Heboh" Muncul Kerajaan Baru dan Kuburan 8.5 meter di Padang Pariaman.

Karena itulah kata Kasman, untuk meluruskan kabar yang beredar, ia bersama personel Polsek V Koto Kampung Dalam berupaya menelusuri kabar itu.

“Alhamdulillah, kini semuanya sudah jelas. Artinya kuburan itu sengaja dirobah bentuk dan ukurannya oleh pengelola makam,” ujar Kasman.

Dikatakan Kasman, sesuai dengan kajian MUI Kabupaten Padang Pariaman tentang Tajshih Kuburan tanggal 25 Nopember 2020 menyatakan, bahwa kuburan yang dibangun di Nagari Gunung Padang Alai (Makam Ampaleh) perkuburan panjang adalah kuburan palsu dan direkomendasikan kepada tungku tigo sajarangan, tali tigo sapilin untuk menertawakan.

“Sehubungan dengan hal tersebut kita pun mengundang Walinagari Gunung Padang Alai, Camat V Koto Timur, Danramil 06 Kampung Dalam, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan Hermansyah selaku pelaksana merubah makam tersebut,” kata Kasman menjelaskan.

Dari pertemuan itu kata AKP Kasman menambahkan, diketahui bahwa kuburan aslinya sempat runtuh saat gempa 2009, kemudian dibangun kembali, nanun tidak sesuai lagi dengan ukuran sebelumnya, dan akhirnya membuat heboh.

Sementara itu Ermansyah (43 tahun) salah seorang masyarakat dari suku Piliang, mengatakan bahwa kuburan itu runtuh akibat gempa tahun 2009, kemudian sewaktu pelebaran jalan, kuburan itu terkena pelebaran, tetapi setiap alat berat sampai di lokasi kuburan mesin alat berat itu mati, sehingga pekerjaan pelebaran tidak bisa dilakukan di sekitar makam. Kemudian pemuda Gunung Padang Alai atas nama Rajab menghubungi Ermansyah untuk berusaha memindahkan makam tersebut supaya pelebaran jalan bisa terlaksana.

Ermansyah mengatakan, melalui zikir 15 hari maka keluarlah nama dari yang berkubur di sana yaitu Lailulat Mangkuto Alam yang artinya 3x lipat dari Malam Lailatul Qadar, Mangkuto Alam artinya Mahkota di Alam, dia adalah Iskandar Zulkarnain anak dari nabi Adam dan ibunya Siti Hawa.

Dikatakannya, kuburan ukuran sepanjang itu adalah kehendak dari Lailulat Mangkuto Alam yang disampaikan kepada Ermansyah sewaktu zikir yaitu panjang dari ubun-ubung ke ujung kaki yaitu 14,50 m dan lebar 2 m.

Dari hasil pertemuan yang diasilitasi Kapolsek V Koto Kampung Dalam AKP Kasman itu, semua sepakat mengembalikan bentuk dan ukuran kuburan tersebut kepada seperti semula, dan untuk pelaksanaan nya diserahkan kepada pemerintah. (Firman Sikumbang)

ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS SELAMA BULAN RAMADHAN, BHABINKAMTIBMAS POLSEK KAMPUNG DALAM SAMBANGI WARGA

PARIAMAN KOTA, Pionir--- Antisipasi gangguan kamtibmas di bulan Suci Ramadan 1442 H Bhabinkamtibmas Nagari Sikucua Barat,  Polsek Kampung Dalam, Polres Pariaman Kota, Polda Sumatera Barat (Sumbar) Briptu Dahnil Khodrianto menyambangi warga binaanya di Korong Marunggai, Kanagarian Sikucua Barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, pada Selasa 13 April 2021.

Dalam giat sambang itu Briptu Dahnil Khodrianto menyampaikan pesan-pesan kamtibmas pada bulan suci Ramadhan, serta mengantisifasi pencurian sekaligus menghimbau warga binaanya untuk tetap mematuhi prokes kesehatan.

Dahnil Khodrianto mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat karena bertujuan untuk menjaga kondusifitas lingkungan agar tetap aman, nyaman dan terhindar dari gangguan kamtibmas, katanya.

Kata Dahnil Khodrianto melalui giat sambang ini, akan terciptanya kesinambungan dan kekompakan antara masyarakat dan polri, katanya.

“giat sambang dan dialogis ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan, karna dengan melalui giat sambang dan dialogis ini, kepolisian/Bhabinkamtibmas akan lebih mengenal keluh kesah masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu  Dahnil Khodrianto juga mengimbau pada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan mengimplementasikan nya dalam kehidupan sehari-hari. Karna kata Dahnil, dengan menerapkan protokol kesehatan kita bisa terhindar dari penyebaran virus yang mematikan ini. Disamping itu tidak lupa pula Dahnil mengajak warga untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, seperti pakai masker, mencuci tangan dengan sabun, serta jaga jarak,  Pungkasnya. (Firman Sikumbang)

SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN DIPASAR SUNGAI LIMAU

PARIAMAN KOTA, PIONIR—Rabu 14 April 2021, Bhabinkamtibmas Nagari Kuranji Hilir, Polsek Sungai Limau, Polres Pariaman Kota, Polda Sumatera Barat (Sumbar)  Briptu Mulyadi menyambangi warga binaannya di Terminal dan Pasar Sungai Limau dalam rangka menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, serta mengimbau agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-sehari.

Dalam giat sambang itu Briptu Mulyadi mengajak warga binaanya diterminal itu  untuk mematuhi protokol kesehatan. Ajakan mematuhi protokol kesehatan itu juga ditujukan kepada para Pedagang serta pengunjung pasar agar tetap menggunakan masker dan menjaga jarak saat beraktifitas dipasar.

Kata Briptu Mulyadi upaya pencegahan penyebaran Virus Corona atau  Covid- 19 ini terus kami lakukan agar warga masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

“Secara door to door kami  menemui para pedagang dan pengunjung pasar yang berada di pasar Sungai Limau tersebut, agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat," ujarnya. 

Sementara itu Kapolsek Sungai Limau AKP Nasirwan. SH menegaskan bahwa ia bersama Bhabinkamtibmas terus mensosialisasikan penerapan adaptasi kebiasaan baru pada masyarakat mengingat masa pandemi covid-19 masih mewabah dan menjadi ancaman kesehatan, katanya. 

”Upaya pencegahan terus kami lakukan, kami harapkan kerjasama warga untuk tetap mematuhi imbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona ini melalui penerapan protokol kesehatan," pungkasnya (Firman Sikumbang)

TINGKATKAN KEAMANAN KAMPUNG MELALUI POS KAMLING

PARIAMAN KOTA, Pionir--- Bhabinkamtibmas Polsek Kota Pariaman, Polres Pariaman Kota, Polda Sumatera Barat (Sumbar) Bripka Wendi melaksanakan giat Door to Door System (DDS) dengan Kasi trantib Irwansyah dan staf Camat Pariaman Selatan. Pada giat DDS itu Bripka Wendi koordinasi tentang Pengaktifkan kembali Pos kamling yang ada diwilayah pemerintahan Kecamatan Pariaman Selatan itu, pada 15 April 2021.

Kata Bripka Wendi pada Pionir,  kegiatan Poskamling itu bertujuan untuk meningkatkan keamanan swakarsa dan sebagai cara untuk memantau dan memberikan motivasi kepada masyarakat agar berpartisipasi aktif mendukung terciptanya kamtibmas, katanya.

“Setelah aktifnya Pos Kamling ini nanti, kita akan menyambangi atau mengunjungi pos ronda yang ada di kampung- kampung pada malam hari,” ungkapnya

Menurut Bripka Wendi pos kamling merupakan salah satu tempat untuk berkumpul dan sebagai wadah tempat berbagi informasi dan berkomunikasi dengan warga. Pos kamling juga merupakan sarana untuk menciptakan situasi keamanan dilingkungan melalui kegiatan ronda, jelasnya

”Dengan adanya kegiatan Sambang Pos Kamling ini, diharapkan masyarakat mempunyai kesadaran dalam melaksanakan tugas kewajibannya ikut menjaga lingkungan melalui kegiatan ronda malam,”katanya. 

Dikatakan Bripka Wendi kegiatan tersebut juga sebagai sarana silaturahmi sesama warga, sambil menjaga keamanan di lingkungan masing- masing,” ungkapnya.

Poskamling juga dapat menciptakan keakraban antar warga sehingga terjalin komunikasi yang baik antara pihak kepolisian dengan warga sekitar, pungkasnya (Firman Sikumbang)

BHABINKAMTIBMAS POLSEK IV KOTO AMAL IMBAU WARGA BINAANYA  AGAR MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN

PARIAMAN KOTA, Pionir--- Bhabinkamtibmas Nagari III Koto Amal, Polsek IV Koto Aur Malintang, Polres Pariaman Kota, Roni Saputra mengimbau warga binaanya  agar mematuhi protokol kesehatan di Kampung Pinang Kanagarian III Koto Amal Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumater Barat (Sumbar). Pada Selasa 13 April 2021. 

Pada Kesempatan itu Roni Saputra mengatakan, sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat itu adalah dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19. 

"Tujuannya, untuk memupuk kesadaran masyarakat agar selalu mengedepankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan masker, jarak jaga, dan cuci tangan dengan sabun, ungkapnya 

Roni Saputra juga menjelaskan pada Pionir, pada kesempatan itu, ia juga mensosialisasikan Perda Adaptasi Kebiasan Baru (AKB). Dihadapan warga binaanya Roni Saputra menjelaskan, Perda Adaptasi Kebiasaan Baru itu penting untuk diketahui oleh masyarakat, karena mengingat sanksi dan denda bagi yang melanggarnya. 

Selain itu kata Roni Saputra, dalam pasal 12 di Perda itu mewajibkan setiap orang harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga daya tahan tubuh, melakukan wudu bagi yang beragama Islam dan menerapkan perilaku disiplin.  

Kemudian, setiap orang yang melanggar kewajiban memakai masker terancam kurungan paling lama 2 hari atau denda paling banyak Rp250 ribu, katanya (Firman Sikumbang)

POLSEK IV KOTO PANTAU PROKES PELAKSANAAN SHALAT TARWIH

BUKITTINGGI, Pionir—Seperti diketahui pemerintah membolehkan pelaksanaan shalat tarawih berjemaah di masjid saat bulan Ramadan 1442 H, dengan ketentuan hanya boleh dilakukan di daerah yang berstatus zona kuning dan zona hijau. Ketentuan itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Agama tentang Panduan Ibadah pada Ramadhan dan Idul Fitri 1422 Hijriah.

Adapun di daerah berstatus zona merah dan zona oranye tak diperkenankan. Ini sudah eksplisit disebutkan di dalam SE tersebut.

Karena Bukittinggi, terutama di Kecamatan IV Koto, termasuk daerah yang boleh melaksanakan kegiatan shalat tarawih berjemaah di masjid saat bulan Ramadan 1442 H, Kapolsek IV Koto, Polres Bukittinggi, Polda Sumatera Barat (Sumbar) Iptu Dedi Kurnia menurunkan personelnya untuk memantau apakah pelaksanaan shalat tarwih itu sesuai dengan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diatur pemerintah atau tidak.

Seperti yang dilakukan pada Rabu malam 14 April 2021 di Masjid Tagwa Nagari Koto Tuo dan Mesjid Nurul Iman Nagari Koto Gadang,  Kecamatan IV Koto.

Dikatakan Dedi Kurnia, dalam kegiatan yang dipimpin oleh Pawas Aipda Desri Fulhadi dan anggota piket SPKT tim memantau apakah pelaksanaan shalat tarwih itu sesuai protokol kesehatan atau tidak.

Dedi Kurnia menyebutkan, sesuai SE Menteri Agama tentang Panduan Ibadah pada Ramadhan dan Idul Fitri 1422 Hijriah, sejumlah poin yang harus diperhatikan dalam pengaturan kegiatan ibadah adalah, Pertama, shalat lima waktu, tarawih, witir, tadarus, dan iktikaf dilaksanakan dengan pembatasan kehadiran jemaah, paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid dan mushala.

“Selain itu, jemaah harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Agar menjaga jarak aman 1 meter antarjemaah dan setiap jemaah wajib membawa sajadah dan mukena masing-masing," kata Dedi

Yang kedua kata Dedi menambahkan, pengajian, ceramah, tausiah, kultum Ramadhan, dan kuliah subuh dibatasi paling lama dengan durasi 15 menit. Ketiga, kegiatan sahur dan buka puasa dianjurkan di rumah masing-masing bersama keluarga inti. Keempat, dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan di daerah berkategori zona aman. Namun, harus mematuhi jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan serta menghindari kerumunan.

"Hal itu pun juga berlaku untuk kegiatan nuzulul Al Quran baik yang dilakukan di dalam maupun di luar gedung," ungkap Dedi Kurnia.

Pada hari itu kata Iptu Dedi Kurnia, personel Polsek IV Koto juga melakukan patroli rutin yang ditingkatkan, yang bertujuan untuk menciptakan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan shalat tarawih dan menciptakan Kamtibmas yang kondusif selama bulan Ramadhan. (Firman Sikumbang)

PUTUS PENYEBARAN COVID-19 DENGAN DISIPLIN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN

PARIAMAN KOTA, Pionir--- Disiplin menerapkan protokol kesehatan adalah kunci sukses memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19, seperti menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Hal itu diungkapkan Aipda Adel, Bhabinkamtibmas Desa Kampuang Kandang, Polsek Kota Pariaman, pada saat memberikan imbauan protokol kesehatan pada warga binaanya di Desa Kampung Kandang Kota Pariaman, Selasa 13 April 2021.

Pada kesempatan itu Aipda Adel mengajak warga binaanya agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari- hari. Pasalnya, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan diyakini dapat memutus penyebaran Virus Corona atau Covid-19, katanya

Dikatakanya, Kesadaran dan peran seluruh warga masyarakat untuk menerapkan protokol pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 sangatlah penting, terangnya

“Hanya dengan menerapkan protokol kesehatan kita dampat mencegah dan memutus penyebaran virus yang mematikan itu,” ungkapnya.

Aipda Adel mengatakan, kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan pencegahan penyebaran Virus Corona ditengah pandemi covid-19, selain itu juga mensosialisasi Instruksi Presiden nomor 06 tahun 2020 tentang percepatan penanganan covid-19 serta peraturan gubernur terkait penanganan covid, jelasnya 

Dikatakan Aipda Adel melawan covid-19 merupakan tugas kita bersama guna menuju Kota Pariaman bebas dari covid-19, sehingga masyarakat bisa tetap produktif, sembari tetap menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari hari, kata Adel mengakhiri (Firman Sikumbang)

PERSONIL POLSEK IV KOTA AMAL LAKUKAN AKSI  BERSIH-BERSIH RUMAH IBADAH 

PARIAMAN KOTA, Pionir--Personil polsek IV Koto Aur Malintang, Polres Pariaman Kota, Polda Sumatera Barat (Sumbar)  menggelar kerja bakti di Musholla Nurul Amal Polsek IV Koto Aur Malintang. Rabu 14 April 2021.

Meski pada waktu itu terik matahari menyengat kulit, namun Kapolsek IV Koto Aur Malintang Ipda Sudirman. SH bersama  pesonelnya tampak dengan tekun membersihkan Musholla Nurul Amal di area Mapolsek itu.

Saat itu terlihat Ipda Sudirman. SH membaur dengan para personelnya. Bahkan ia tak segan menyapu halaman Musholla Nurul Amal itu.  juga terlihat ikut membersihkan sampah yang ada di rumah ibadah itu. Berbekal sapu lidi Ipda Sudirman terlihat cekatan melakukan kegiatan bersih-bersih.

Pada kegiatan itu Ipda Sudirman berbagi tugas dengan personel lainnya membersihkan halaman hingga di dalam musholla. Sementara para personel lainnya terlihat memunguti sampah, mengepel tempat wudhu hingga membersihkan pilar Musholla tersebut.

Kata Ipda Sudirman pada Pionir kegiatan bakti sosial di mushalla itu dilakukan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, disamping itu bertujuan untuk memakmurkan tempat ibadah sekaligus menjaga kebersihan dalam pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H/2021, katanya. (Firman Sikumbang)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.