KAPOLSEK IV KOTO BANGGA BERCAMPUR SEDIH

KAPOLSEK IV KOTO BANGGA BERCAMPUR SEDIH

BUKITTINGGI, Pionir—Saat Polsek IV Koto, Polres Bukittinggi, Polda Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan giat operasi yustisi adaptasi kehidupan baru Minggu 24 Januari 2021, di jalan umum Malalak di Balai Satu, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, ada rasa bangga bercampur sedih berbaur dalam diri Kapolsek IV Koto, Iptu Dedi Kurnia.

Rasa bangga itu kata Dedi Kurnia pada Pionir, Senin 25 Januari 2021 karena dalam operasi yustisi yang dipimpin Kanit Sabhara Iptu Arianto itu jumlah warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) atau yang tidak masker, baik pengendara roda dua maupun roda empat jumlahnya tak berapa. 

Tapi kata Dedi Kurnia, dengan nada sedih, dengan telah berlangsungnya pandemi Covid sekitar 10 bulan lebih, harusnya tidak ada lagi ditemui masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Inilah yang sebenarnya membuat saya sedih, karena dari setiap giat operasi yustisi adaptasi kehidupan baru yang kita lakukan, selalu saja kita menemui warga yang tidak mematuhi prokes,” ungkap Dedi Kurnia.

Padahal kata Dedi, hingga kini Covid-19 di Indonesia belum juga surut, setiap hari angka terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat. Bahkan peningkatan tersebut mampu tembus di angka 5000 orang per harinya. 

“Salah satu penyebab tingginya angka terkonfirmasi positif Covid-19 ini  karena sikap masyarakat yang mulai kendur menerapkan protokol kesehatan (prokes). Padahal, kunci agar tidak terhindar dari Covid-19 adalah menerapkan Prokes tersebut,” ujar Dedi Kurnia

Harusnya kata Iptu Dedi Kurnia, dalam kondisi apapun masyarakat harus meningkatkan lagi kesadaran menerapkan Prokes. Menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan diri inilah yang sangat sulit dilakukan masyarakat. Bahkan, masalah ini menjadi tantangan tersendiri petugas di lapangan. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments