POLSEK BASO SASAR SLUM AREA DAN KAWASAN RAWAN KAMTIBMAS

POLSEK BASO SASAR SLUM AREA DAN KAWASAN RAWAN KAMTIBMAS

BUKITTINGGI, Pionir—Kondisi kumuh kawasan suatu daerah dewasa ini tak lagi di dominasi kota-kota besar belaka, tapi juga dapat di sua di kawasan daerah pinggir kota. Fakta membuktikan daerah kumuh (slum area) ini juga ada di wilayah hukum Polsek Baso, Polres Bukittinggi, Polda Sumatera Barat (Sumbar). Hal ini terbukti, dari kegiatan Patroli Gabungan Berskala Besar yang dilakukan jajaran Polsek Baso dan Koramil 06/Baso, pada Jum’at 23 Juli 2021.

Kata Kapolsek Baso AKP Yustian Syaiful, SH yang dihubungi Pionir, Senin 26 Juli 2021, pada hari Jum’at itu jajaran Polsek Baso dan Koramil 06/Baso, Patroli Gabungan Berskala Besar di kawasan slum area dan di darah rawan gangguan Kamtibmas, pada jam 21.00 Wib.

Kegiatan patroli skala besar ini kata Yustian merupakan tindak lanjut atas Instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dengan petunjuk dan arahan dari Kapolres Bukittinggi, 

“Kegiatan ini menunjukkan kesiapan Pores Bukittinggi bersama jajaran Polsek yang ada dalam mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas,” kata Yustian.

Kata Yustian menambahkan, pihaknya akan terus bersinergi dengan TNI dan berbagai pihak dalam melakukan patroli ke wilayah yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana.

“Sebagai penekanan kita mengimbau agar personil memperhatikan cara bertindak dilapangan, agar personil bersikap humanis dan persuasif pada saat menyampaikan imbauan protokol kesehatan kepada masyarakat,” ujar Yustian.

Dikatakan Yustian, kegiatan patroli berskala besar Polsek Baso dan Koramil Baso itu dilaksanakan di enam nagari, di Kecamatan Baso diantaranya : Nagari Tabek Panjang, Koto Tinggi, Koto Baru, Salo, Simarosok dan Nagari Padang Tarok.

“Dalam kegiatan patroli berskala besar Polsek Baso dan Koramil 06/Baso memberikan imbauan agar tetap patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas) serta selalu menjaga situasi kamtibmas dari lingkungan keluarga seperti mengunci pintu dan melihat api kompor sebelum tidur guna menghindari terjadinya tindak pidana pencurian dan kebakaran,” ujar AKP Yustian Syaiful. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments