MESKI SUDAH BERADA PADA ZONA HIJAU Gerai Vaksinasi Presisi Terus Berlanjut di Pariaman

MESKI SUDAH BERADA PADA ZONA HIJAU

Gerai Vaksinasi Presisi Terus Berlanjut di Pariaman

Pariaman Kota, Pionir-- Terhitung semenjak 26 September 2021 lalu hingga Oktober 2021 ini sebenarnya peta zonasi resiko Covid-19 di 69 desa dan kelurahan di Kota Pariaman secara keseluruhan sudah berada pada zona hijau, atau nihil kasus Covid-19.

Dari catatan yang diperoleh Pionir,  hanya tinggal dua desa dan kelurahan saja masih berstatus zona kuning (resiko rendah), yaitu Kelurahan Alai Galombang, Kecamatan Pariaman Tengah dan Desa Balai Kurai Taji, Kecamatan Pariaman Selatan.

Kendati demikian kata Kapolres Pariaman, Polda Sumatera Barat (Sumbar) AKBP Deny Rendra Laksmana, Rabu (20/10/2021), Polres Pariaman tetap menggencarkan Gerai Vaksinasi Presisi di wilayah hukumnya.

Deny Rendra mengatakan, sampai hari ini Polres Pariaman bersama Polsek jajaran tetap melakukan vaksinasi kepada masyarakat, karena dari jumlah penduduk 92.306 orang, dengan jumlah wajib vaksin sebanyak 74.635 orang, yang sudah divaksin baru sebanyak 25.016 orang (32,52%) dan yang belum divaksin sebanyak 49.619 orang (67,48%).

Dari yang sudah divaksin itu kata dia, SDM kesehatan sebanyak 1.365 orang semuanya sudah menjalani vaksinasi. Begitu juga dengan 6.393 orang petugas publik semuanya sudah menjalani vaksinasi.

Sementara dari jumlah 7.897 orang lansia yang wajib vaksin, baru sebanyak 423 orang (5,36%) yang sudah menjalani vaksinasi, sementara 7.474 orang lainnya (94,64%) belum lagi divaksin.

Namun demikian Deny Rendra mengaku bangga dengan tingkat vaksinasi anak usia 12 - 17 tahun yang cukup bagus. “Anak usia 12 - 17 tahun yang wajib vaksin di Pariaman berjumlah 9.622 orang, sementara yang sudah menjalani vaksinasi sebayak 8.738 orang atau 90,81%. Sedangkan jumlah yang belum menjalani vaksinasi hanya sebanyak 884 orang atau sebanyak 9,19%,” katanya.

Dikatakannya, pada Sabtu 16 Oktober lalu Polres Pariaman bersama Polsek jajaran masih melakukan kegiatan vaksinasi massal di Pantai Gandoriah, SMK 3 Kota Pariaman dan MTSN 1 Kota Pariaman, melibatkan tim vaksinator dari Poliklinik Polres Pariaman, Puskesmas Santok, Puskesmas Naras, Puskesmas Kurai Taji, Puskesmas Padusunan, RS Sadikin, Puskesmas Sikapak dan RS TMC Pariaman.

“Alhamdulillah saat itu tercatat sebayak 812 orang peserta, dengan jenis vaksin yang digunakan adalah Moderna dan Coronavac,” ujar Deny Rendra Laksmana. 

Vaksinasi yang kedua kali di Pantai Gandoriah Sebelumnya kelompok masyarakat yang terdiri dari pedagang dan pengunjung objek wisata serta warga di Kota Pariaman, juga terlihat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 massal yang dilaksanakan di objek wisata Pantai Gandoriah. 

Seperti diketahui pada 5 Juli 2021 lalu pemerintah kota bersama Polres Pariaman juga telah melaksanakan gebyar vaksin di Pantai Gandoriah yang merupakan salah satu objek wisata unggulan di Pariaman. 

Kata Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana, saat itu partisipasi masyarakat untuk divaksin Covid-19 semakin tinggi, sehingga daerah itu hampir mencapai target jumlah orang yang harus divaksin.

Dikatakannya, hal tersebut terjadi karena saat ini petugas kesehatan, aparat di pemerintahan desa, polisi dan TNI di Kota Pariaman terus gencar menyosialisasikan terkait vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

Sementara salah seorang warga Kecamatan Pariaman Tengah yang selesai divaksin pada kegiatan itu Yulhendri (34 tahun) mengatakan, dirinya mau divaksin karena tidak saja adanya imbauan dari pemerintah namun juga upaya sebagai warga negara Indonesia untuk melawan Covid-19. 

"Insyaallah ini cara terbaik melawan Covid-19 karena pemerintah pasti akan memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya," ujarnya. 

Sementara rasa penyesalan juga diungkapkan salah seorang warga Kecamatan Pariaman Timur, Mulki Hadi Irawan (29 tahun) yang batal divaksin karena dirinya datang terlambat. 

Ia menjelaskan dirinya terlambat datang ke lokasi vaksinasi massal di Pantai Gandoriah karena kurangnya informasi yang diperoleh. (Firman Sikumbang)



Post a Comment

0 Comments