Kapolsek Bukittinggi Ceramah Agama Mulai Persiapkan Bekal Untuk Akhirat Hingga Prokes dan NII

Kapolsek Bukittinggi Ceramah Agama Mulai Persiapkan Bekal Untuk Akhirat Hingga Prokes dan NII

Bukittinggi, Pionir-- Di penghujung ramadhan, Kapolsek Kota Bukittinggi Polres Bukittinggi Kompol Hj Rita Suryati, mengisi ceramah ramadhan di Masjid Nur Hidayah Bukittinggi,  Kamis (28/4/2022).

Dalam ceramahnya, Kapolsek Bukittinggi itu mengangkat judul "Dunia sementara, akhirat selama-lamanya".

Di kesempatan itu, Hj Rita Suryati mengajak jamaah untuk mempersiapkan diri dalam rangka menghadapi yang pasti yakni meninggalkan dunia, untuk kehidupan yang lebih baik. 

"Kematian adalah sesuatu yang pasti kita hadapi. Sesuatu yang menjadi gerbang dari kehidupan dunia menuju kehidupan akhirat adalah kematian. Masya Allah," ungkap Hj Rita Suryati.

Bagaimana cara kita untuk mempersiapkan akhirat ? Nabi Muhammad SAW sendiri telah memberikan sejumlah tuntunan agar umatnya memiliki bekal menghadapi kematian atau mempersiapkan akhirat. 

Semuanya tentu saja diawali dengan melaksanakan ibadah secara tulus dan ikhlas, semata-mata karena Allah SWT.

"Marilah kita ikuti 7 Sunnah Nabi Muhammad SAW dalam keseharian, yakni (1). Membiasakan sholat tahajud di sepertiga malam, (2), Jangan meninggalkan mesjid, (3). Membaca Alquran, (4). Sholat dhuha, (5). Bersedekah, (6). Selalu jaga whuduk, (7). Biasakan selalu beristighfar. Inilah menjadi bekal kita menuju hidup abadi setelah kita mati," urainya.

Ceramah diawali dengan menyampaikan situasi Bukittinggi menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 H/2022 M, terutama dengan dibukanya kesempatan oleh pemerintah bagi warga atau masyarakat untuk pulang mudik bersilaturahmi di kampung halaman.

Dampak positifnya, maka Bukittinggi akan menjadi tempat favorit di Sumatera Barat karena daerah ini memang memiliki banyaknya objek wisata yang akan menjadi tujuan para wisatawan.

Kendati demikian, tentu perlu pula ditingkatkan kewaspadaan terutama di tengah masih belum berakhirnya Pandemi COVID-19 hingga saat ini. 

Saat ini kita masih berada pada situasi pandemi dan karenanya kita perlu terus untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) dalam keseharian.

"Jangan kita sampai abai terhadap prokes, karena prokes merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan virus COVID-19," tuturnya.

Termasuk juga disampaikan oleh Kapolsek, agar masyarakat lebih jeli dan waspada terkait banyaknya bujuk rayu yang disampaikan oleh orang-orang yang ingin melakukan perubahan, terutama pembai'atan masyarakat dalam rangka merubah Negara Kesatuan RI untuk menjadi Negara Islam Indonesia. 

"Beragama itu harus dengan ilmu, agar kita tak mudah terkena bujuk rayu syaitan," tukasnya. (Uk1).

Post a Comment

0 Comments