LAN Sumbar Mengetuk Pintu Harapan di Tengah Banjir
Tidak sekadar membagikan bantuan, LAN Provinsi Sumatera Barat, memilih cara yang lebih personal dengan mendatangi warga secara langsung dari rumah ke rumah.
Gerakan kemanusiaan ini tidak lepas dari arahan Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, yang sejak awal menekankan pentingnya kehadiran LAN di tengah masyarakat, terutama saat bencana melanda.
Di bawah kepemimpinan Firman Sikumbang, LAN Sumatera Barat terus mendorong agar LAN tidak hanya fokus pada pencegahan narkotika, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Peran strategis dalam pelaksanaan kegiatan ini dijalankan oleh Wakil Ketua III LAN Provinsi Sumatera Barat, Risman, SH. Ia menjadi salah satu motor penggerak yang memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga terdampak.
“Bencana seperti ini membutuhkan respon cepat dan sentuhan langsung. Korban tidak hanya butuh bantuan logistik, tetapi juga perhatian dan empati,” ujar Risman.
Atas koordinasi Risman, penyaluran bantuan untuk Kabupaten Solok dan Kota Solok dipercayakan kepada Ketua LAN Kota Solok, Syafrizal Pitox, SH bersama para anggota. Mereka turun langsung ke lapangan, menyusuri lorong-lorong pemukiman, membawa paket bantuan, sekaligus menyapa warga yang masih berusaha bangkit dari dampak bencana.
Metode door to door dipilih sebagai bentuk komitmen agar bantuan tepat sasaran. Risman menilai cara ini lebih efektif dan bermartabat, karena anggota LAN dapat melihat langsung kondisi warga, sekaligus mendengar cerita mereka tanpa sekat.
“Dengan mendatangi langsung rumah warga, kita tahu kondisi sebenarnya. Ini juga sejalan dengan arahan Ketua LAN Provinsi, Bapak Firman Sikumbang, agar setiap kegiatan LAN memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Bagi Risman, kegiatan kemanusiaan ini juga memiliki keterkaitan erat dengan misi besar LAN. Ia menilai, kondisi pascabencana sering kali membuat masyarakat berada dalam situasi rentan, baik secara ekonomi, sosial, maupun psikologis.
Kerentanan itu, jika tidak diantisipasi, bisa membuka celah bagi berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkotika.
“Kepedulian sosial adalah bagian dari pencegahan. Ketika masyarakat merasa diperhatikan dan dibantu, mereka akan lebih kuat menghadapi berbagai ancaman,” tambahnya.
Leni (57 thn) salah seorang warga terdampak bencana banjir bandang di kelurahan Gawan Kota Solok menyambut kehadiran LAN dengan haru. Tidak sedikit yang menyampaikan rasa terima kasih karena merasa didatangi, bukan sekadar didata. Anak-anak, orang tua, hingga lansia merasakan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit ini.
Melalui kegiatan ini, Firman Sikumbang dan jajaran LAN Provinsi Sumatera Barat berharap semangat dan solidaritas dapat terus terjaga. Bagi Risman, langkah kecil yang menyentuh pintu-pintu rumah itu adalah simbol bahwa LAN hadir bersama masyarakat, dalam kondisi apa pun.
"Di tengah sisa lumpur banjir, dan upaya warga menata kembali kehidupan, kepedulian yang ditunjukkan LAN Sumatera Barat menjadi pengingat bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya melalui kerja bersama, empati, dan kehadiran yang tulus," tukasnya (Boby)


0 Comments