Di Balik Borgol, Kesiapsiagaan Samapta

iklan adsense

Di Balik Borgol, Kesiapsiagaan Samapta

Bintara Remaja angkatan 54 dan Polwan angkatan 58 mengikuti latihan bela diri


PADANG, PIONIR-----Derap langkah para Bintara Remaja dan Polwan Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat memecah pagi di halaman Gedung Rangkayo Basa, Kelurahan Plamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Selasa, 3 Februari 2026, 

Dalam balutan seragam dinas, Bintara Remaja angkatan 54 dan Polwan angkatan 58 ini mengikuti latihan bela diri menggunakan alat borgol. Bukan sekadar latihan fisik, kegiatan ini menjadi ruang pembentukan mental dan ketangguhan personel muda Samapta dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Di bawah komando Kasi Pasdal AKP Sainol Saprianto, S.H., M.H., latihan berlangsung tertib dan terukur. Gerakan demi gerakan diperagakan oleh para instruktur, Ipda Arza Islami, S.H., Ipda Riki Novialdi, S.H., dan Aiptu Rony Satria, mulai dari teknik dasar penangkisan, pemanfaatan borgol sebagai alat pengendali, hingga cara memborgol dan membawa tahanan dengan aman.

Sorot mata para peserta mencerminkan keseriusan. Setiap instruksi disimak, setiap gerakan diulang. Borgol yang selama ini dikenal sebagai alat pengamanan, dalam latihan ini diperkenalkan sebagai bagian dari keterampilan bela diri yang menuntut ketepatan, kontrol emosi, dan profesionalisme.

Kasubdit Dalmas Direktorat Samapta Polda Sumbar, Kompol Maman Rosadi, S.H., menegaskan bahwa latihan tersebut menjadi bekal penting bagi personel muda. “Mereka belajar teknik dasar bela diri menggunakan borgol, termasuk cara penangkisan, pemukulan, serta teknik memborgol dan membawa tahanan secara benar dan terukur,” ujarnya.

Latihan ini tidak hanya menajamkan kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan prinsip bertindak tegas tanpa kehilangan sisi humanis. 

Di lapangan, kemampuan mengendalikan situasi sering kali menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui latihan berkelanjutan seperti ini, Direktorat Samapta Polda Sumbar terus mempersiapkan personel yang siap hadir di tengah masyarakat, sigap, profesional, dan mampu memberikan rasa aman, bahkan sebelum kegelisahan itu sempat tumbuh, tukasnya (Firman Sikumbang)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments