Ditpolairud Polda Sumbar, dari Pantai Padang untuk Indonesia Asri
Dirpolairud Polda Sumbar AKBP Ibdul Bagus Santoso, S.IK, M.M, M.H bersama, AKP Urip Indra Jaya, SH, MH
Pada Selasa, 10 Februari 2026, semangat itu akan diwujudkan melalui kegiatan kurvei bersih-bersih pantai dalam rangka Gerakan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Padang ini akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI/Polri, Forkopimda Kota Padang, hingga partisipasi masyarakat dari beragam latar belakang. Kolaborasi tersebut menjadi penanda bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan gerakan bersama yang lahir dari kesadaran kolektif.
AKP Urip Indra Jaya, SH, MH Kasubag Renmin Ditpolairud Polda Sumbar, selaku Penanggung jawab kegiatan, mengatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang. Survei lokasi bahkan dihadiri langsung oleh Dirpolairud Polda Sumbar AKBP Ibdul Bagus Santoso, S.IK, MM, MH, bersama para pejabat utama Ditpolairud.
Menurut Urip, kesiapan teknis dan prosedural menjadi perhatian utama agar kegiatan tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi kebersihan kawasan pesisir. “Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Presiden dalam mewujudkan Indonesia yang bersih. Kita memulai dari Pantai Padang karena kawasan ini merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” ujarnya.
Pantai Padang memang bukan sekadar bentang alam indah di tepi Samudra Hindia. Ia adalah ruang perjumpaan, antara warga dan wisatawan, antara tradisi dan modernitas, juga antara harapan ekonomi dan tanggung jawab ekologis. Kebersihan kawasan pantai menjadi wajah pertama yang dilihat pengunjung ketika menapakkan kaki di Kota Padang.
Karena itu, gerakan bersih-bersih ini tidak hanya bertujuan mengangkat sampah dari pasir dan garis ombak. Lebih jauh, kegiatan ini ingin menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Kesadaran bahwa menjaga laut berarti menjaga kehidupan, mulai dari ekosistem, pariwisata, hingga masa depan generasi mendatang.
Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama gerakan ini. Kehadiran berbagai unsur dalam satu kegiatan sederhana namun bermakna menunjukkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
Dari Pantai Padang, pesan tentang Indonesia yang bersih, sehat, dan indah kembali digaungkan. Sebuah pengingat bahwa merawat alam bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk cinta kepada tanah air, yang dimulai dari sebutir pasir di tepi laut. (Firman Sikumbang)


0 Comments