Kepala SMA Negeri 1 Linggo Sari Baganti Kab. Pesisir Selatan, Drs. Armis, M.Pd: Narkotika Sudah Masuk Desa, LAN Sumbar Harus Bergerak

iklan adsense

Kepala SMA Negeri 1 Linggo Sari Baganti Kab. Pesisir Selatan, Drs. Armis, M.Pd: Narkotika Sudah Masuk Desa, LAN Sumbar Harus Bergerak


PESISIR SELATAN, PIONIR---Kepala SMA Negeri 1 Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Drs. Armis, M.Pd, menyuarakan keprihatinan sekaligus sikap tegas terhadap ancaman narkotika yang kian nyata menyasar generasi muda. Baginya, sekolah tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah masifnya peredaran narkotika yang kini telah menjangkau desa-desa.

Pernyataan tersebut disampaikan Armis saat berkoordinasi melalui sambungan telepon seluler dengan Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, terkait tindak lanjut sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang sebelumnya telah dilaksanakan di SMA 1 Linggo Sari Baganti pada November 2025 lalu, Rabu (4/2/2026).

“Penyebaran narkotika sudah sampai ke desa. Kita tidak bisa lagi bekerja parsial. P4GN harus diperkuat dari Kota Padang sampai ke daerah, dengan pola komunikasi yang jelas antara LAN pusat dan daerah,” tegas Armis.

Menurut Armis, fokus pemberantasan narkotika tidak cukup hanya bertumpu pada penguatan kelembagaan semata. Yang jauh lebih penting, kata dia, adalah kehadiran nyata di lapangan melalui edukasi berkelanjutan, terutama di lingkungan pendidikan.

Ia menilai sekolah memiliki posisi strategis sebagai ruang pembentukan karakter dan moral generasi muda. Karena itu, kolaborasi antara LAN, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan harus dibangun secara konsisten dan berkesinambungan.

“Sekolah siap menjadi mitra aktif. Yang kami butuhkan adalah kesinambungan program, bukan kegiatan seremonial. Anak-anak harus terus diingatkan bahwa narkotika adalah ancaman nyata bagi masa depan mereka,” ujar Armis.

Sikap tegas Armis mendapat respons positif dari Ketua LAN Sumatera Barat, Firman Sikumbang. Menurut Firman, pandangan kepala sekolah tersebut sejalan dengan evaluasi internal LAN Sumbar terkait pola peredaran narkotika yang semakin meluas hingga ke nagari.

Firman menegaskan, LAN Sumbar tengah menyusun penguatan gerakan P4GN agar lebih terstruktur dan menyentuh langsung masyarakat serta sekolah-sekolah.

“Apa yang disampaikan Pak Armis adalah suara lapangan. Sekolah adalah benteng terakhir P4GN, dan itu harus kita jaga bersama,” kata Firman.

Ia menambahkan, langkah LAN Sumbar tetap berpijak pada amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menegaskan peran preventif, represif, serta koordinasi lintas sektor sebagai satu kesatuan strategi nasional.

Dengan dukungan dunia pendidikan, Armis optimistis gerakan P4GN tidak hanya menjadi program, tetapi menjelma menjadi kesadaran kolektif. “Kalau sekolah bergerak, masa depan daerah bisa kita selamatkan,” pungkasnya. (Boby)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments