LAN Bersatu Lawan Narkotika, Sinergi Lintas Budaya dan Komunitas Gereja di Kota Padang
“Bersama cegah narkotika, kuatkan generasi muda, sejahterakan Kota Padang”
Menjawab tantangan itu, LAN Kota Padang bersama komunitas gereja dan lintas budaya akan menggelar sosialisasi bahaya narkotika secara intensif. Pendekatan ini menyesuaikan pesan dengan norma, nilai, dan tradisi lokal, sehingga seluruh lapisan masyarakat, dari sekolah hingga komunitas keagamaan, mendapat informasi yang relevan dan mudah dipahami.
Kegiatan yang akan berlangsung di Youth Center Kota Padang ini menargetkan seluruh etnis, seperti etnis Batak, Cina, Nias, India, Jawa, Sunda, Flores, dan lainnya.
Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, mengatakan, saat ini kami masih dalam tahapan pembahasan teknis kegiatan. Pelaksanaannya nanti, menunggu hasil rapat teknis panitia pelaksana (Panpel), katanya
Pertemuan persiapan yang berlangsung di Kantor Dispora Kota Padang, Sabtu (14/2/2026), dihadiri Kabid Pembina Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Rohabdi Roesdan, S.Pd, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dispora Kota Padang, Adlin Gusmar, S.Sos, serta Ketua Komite Masyarakat Danau Toba Sumatera Barat, Togi Tobing, dan Firman Sikumbang.
Togi Tobing menekankan pentingnya kegiatan ini, “Program seperti ini harus segera digalakkan agar masyarakat memiliki aktivitas positif. Dengan begitu, mereka tidak terpikir untuk melakukan hal negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika.”
Dia menambahkan, pencegahan narkotika bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab semua pihak, termasuk LAN, untuk menjaga generasi muda tetap sehat dan produktif.
Firman Sikumbang menegaskan, “Kolaborasi antar komunitas, gereja, sekolah, pemerintah, dan LAN menjadi kunci. Hanya dengan sinergi yang kuat, Kota Padang bisa membentengi generasi muda dari bahaya narkotika.”
Melalui keterlibatan LAN Provinsi Sumatera Barat, dan LAN Kota Padang, Dinas Pendidikan, Dispora Kota Padang, Komite Masyarakat Danau Toba, komunitas gereja, dan lintas etnis, tercipta sinergi kuat untuk memerangi narkotika di seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi simbol nyata kebersamaan dalam keberagaman.
Selain memberikan informasi bahaya narkotika, sosialisasi ini juga menekankan alternatif aktivitas positif, penguatan karakter, dan wawasan budaya bagi generasi muda. Pesan yang disampaikan membangun kesadaran kolektif bahwa narkotika bukan hanya ancaman individu, tapi ancaman bagi struktur sosial, budaya, dan masa depan komunitas.
Para tokoh ini berharap generasi muda Kota Padang, yang terbentengi dengan informasi dan dukungan masyarakat serta LAN, akan tumbuh menjadi unggul, kreatif, dan produktif, membawa Kota Padang menuju kehidupan lebih baik dan sejahtera. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat, pemerintah, dan komunitas lintas etnis serta agama dapat bersatu bersama LAN memerangi narkotika dan menjaga generasi masa depan. (Boby)


0 Comments