Menempa Fisik, Menguatkan Iman, Kompol Maman Rosadi, SH Bina Bintara Remaja Dalmas Ditsamapta Polda Sumbar
Setiap sore, para bintara remaja digembleng dengan latihan fisik mendaki Gunung Padang. Kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga rutin, melainkan sarana membangun daya tahan, disiplin, dan kekompakan. Di jalur menanjak yang menguras tenaga, mereka belajar tentang kerja sama dan semangat pantang menyerah, nilai-nilai yang kelak menjadi bekal penting saat menghadapi dinamika tugas pengendalian massa di lapangan.
Namun pembinaan tidak berhenti pada aspek jasmani. Kompol Maman juga membawa para bintara remaja ke masjid untuk memperkuat sisi spiritual. Di rumah ibadah, mereka diajak memperbaiki niat pengabdian, menanamkan kejujuran, serta memperkuat tanggung jawab moral sebagai aparat penegak hukum.
“Pembinaan itu bukan hanya soal fisik. Saya ingin adik-adik bintara remaja ini tumbuh menjadi polisi yang kuat jasmani, matang secara mental, dan kokoh secara spiritual,” ujarnya.
Menurut Maman Rosadi, keseimbangan antara latihan fisik dan pembinaan rohani adalah fondasi penting dalam membentuk anggota Dalmas yang profesional dan berintegritas. “Kalau hati mereka terjaga, Insya Allah sikap dan tindakan di lapangan juga akan terjaga. Tugas Dalmas itu berat, jadi pondasi moralnya harus kuat,” tegasnya.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan di tubuh Dalmas Ditsamapta Polda Sumbar, bukan sekadar rutinitas struktural, melainkan investasi jangka panjang bagi institusi dan masyarakat. "Para bintara remaja tidak hanya ditempa menjadi pasukan yang tangguh, tetapi juga pribadi yang berkarakter dan siap mengemban amanah pengabdian kepada bangsa dan negara," tuturnya (Firman Sikumbang)


0 Comments