Ditsamapta Polda Sumbar Salurkan Air Bersih untuk Warga Lambuang Bukik yang Dilanda Krisis Air

iklan adsense

Ditsamapta Polda Sumbar Salurkan Air Bersih untuk Warga Lambuang Bukik yang Dilanda Krisis Air


PADANG, PIONIR--'Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, hingga kini masih belum sepenuhnya teratasi. Kerusakan jaringan pengairan yang terjadi akibat banjir bandang pada akhir November 2025 lalu menyisakan dampak panjang bagi masyarakat, terutama di daerah perbukitan dan kawasan pinggiran kota.

Salah satu wilayah yang masih merasakan dampak paling nyata adalah kawasan Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh. Sejak rusaknya sejumlah jaringan distribusi air, masyarakat setempat harus berjuang keras memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan ibadah.

Bantuan distribusi air dari pemerintah daerah memang telah dilakukan melalui mobil tangki, namun keterbatasan armada dan luasnya wilayah yang terdampak membuat penyaluran air belum bisa menjangkau seluruh masyarakat secara merata. Akibatnya, banyak warga harus menunggu berhari-hari bahkan hingga lebih dari sepekan untuk kembali mendapatkan pasokan air.

Kondisi tersebut tentu menjadi beban tersendiri bagi masyarakat. Sebagian warga bahkan harus menghemat air secara ketat atau mencari sumber air alternatif yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman mereka.

Melihat kondisi tersebut, Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat mengambil langkah nyata dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) milik Dit Samapta, personel kepolisian mendistribusikan air bersih kepada warga Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dikendalikan langsung oleh Kasubdit Dalmas Dit Samapta Polda Sumbar Kompol Maman Rosadi, SH. Ia turun langsung ke lapangan bersama Danton 3 Kompi C Aipda Edy Alamsyah serta delapan personel anggota Kompi C untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar dan tepat sasaran.

Kendaraan AWC yang biasanya digunakan dalam tugas pengendalian massa kali ini dimanfaatkan sebagai sarana penyaluran air bersih bagi masyarakat. Dengan kapasitas tangki yang cukup besar, kendaraan tersebut mampu menyalurkan air ke tempat penampungan warga secara langsung.

Kompol Maman Rosadi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesulitan masyarakat yang masih terdampak krisis air bersih pasca bencana.

“Kami melihat masyarakat di Lambuang Bukik masih sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu Dit Samapta Polda Sumbar hadir membantu dengan menyalurkan air bersih menggunakan kendaraan AWC agar masyarakat bisa segera mendapatkan pasokan air,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat dalam situasi sulit.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami krisis air bersih,” tambahnya.

Kehadiran personel kepolisian dengan membawa bantuan air bersih disambut hangat oleh warga setempat. Sejak kendaraan AWC tiba di lokasi, masyarakat tampak berbondong-bondong datang membawa berbagai wadah seperti jeriken, ember, drum, hingga galon untuk menampung air.

Beberapa warga mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir mereka harus menghemat penggunaan air karena pasokan yang terbatas.

Bagi masyarakat Lambuang Bukik, bantuan air bersih ini menjadi harapan di tengah kesulitan yang masih mereka alami sejak bencana banjir bandang beberapa bulan lalu. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong masih terus hadir dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dengan adanya bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari aparat kepolisian, masyarakat berharap persoalan krisis air bersih di wilayah mereka dapat segera teratasi hingga jaringan distribusi air kembali pulih sepenuhnya.(Firman Sikumbang)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments