LAN Sumbar Bekali Pelajar Pemahaman Bahaya Narkotika dan Mitigasi Bencana
Memanfaatkan momentum Pesantren Ramadhan, kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Jami' Ukhuwwah, Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari tim Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) LAN Sumatera Barat, Drs. Mukhlis. Selain aktif di tim P4GN LAN Sumbar, Mukhlis juga dikenal aktif dalam kegiatan kebencanaan di Kota Padang.
Dalam pemaparannya kepada para pelajar, Mukhlis tidak hanya memberikan pemahaman tentang bahaya narkotika, tetapi juga menyampaikan edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana. Ia menjelaskan berbagai jenis bencana, tanda-tanda alam sebelum terjadinya bencana, sikap dan tindakan yang harus dilakukan saat bencana, serta rute aman jalur evakuasi.
Selain itu, Mukhlis juga menyisipkan pesan-pesan moral kepada para pelajar agar menjauhi berbagai perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan generasi muda, seperti pergaulan bebas, prostitusi, serta perilaku negatif lainnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, Ketua LAN Kota Padang Afrialdi Masbiran, SH, M.Hum, serta Divisi Walet Reaksi Cepat (WRC) LAN Sumatera Barat, Radityo.
Melalui kegiatan tersebut, Mukhlis memberikan pemahaman dan edukasi kepada para pelajar mengenai ancaman serius yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkotika, serta pentingnya peran aktif seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan.
Dalam penyampaiannya, Mukhlis menegaskan bahwa bahaya narkotika tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan kehidupan sosial, ekonomi, dan masa depan generasi bangsa.
“Penyalahgunaan narkotika dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu kita semua harus memiliki kesadaran bersama untuk saling mengingatkan dan menjaga lingkungan dari potensi peredaran serta penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, orang tua dan guru diharapkan mampu menjadi teladan bagi anak-anak serta menciptakan komunikasi yang terbuka dan hangat.
“Dengan komunikasi yang baik antara orang tua, guru dan anak, maka anak-anak akan merasa aman, dihargai, dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di lingkungan sekitarnya,” tutupnya. (tim LAN)


0 Comments