Perkuat Gerakan Anti Narkotika, LAN Dharmasraya Bahas Pembentukan Pengurus LAN Tingkat Kecamatan dan Mendirikan Pos Terpadu di Nagari Saat Buka Bersama

iklan adsense

Perkuat Gerakan Anti Narkotika, LAN Dharmasraya Bahas Pembentukan Pengurus LAN Tingkat Kecamatan dan Mendirikan Pos Terpadu di Nagari Saat Buka Bersama


DHARMASRAYA, PIONIR—Momentum Ramadan dimanfaatkan oleh Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Dharmasraya untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di daerah tersebut. 

Melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Pondok Cafe Pecal Lele Lamongan, Jalan Lintas Sumatra, Nagari Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (5/3/2026) itu, para pengurus dan anggota LAN Dharmasraya membahas sejumlah langkah strategis untuk memperluas gerakan anti narkotika hingga ke tingkat akar rumput.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Dharmasraya. Selain menjadi ajang memperkuat kebersamaan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk merumuskan program kerja LAN ke depan, khususnya dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan nagari.

Ketua Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Dharmasraya Dasriyan mengatakan, bahwa penguatan organisasi hingga tingkat bawah menjadi langkah penting agar upaya pencegahan narkotika dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat.

Menurutnya, selama ini tantangan terbesar dalam pemberantasan narkotika adalah masih terbatasnya jaringan pengawasan dan edukasi di tingkat masyarakat paling bawah. Karena itu, LAN Dharmasraya berkomitmen untuk memperluas struktur organisasi hingga ke seluruh kecamatan di daerah tersebut.

“Dalam kegiatan berbuka bersama ini kami membahas rencana pembentukan kepengurusan LAN di tingkat kecamatan serta mendirikan pos-pos terpadu di tingkat nagari. Ini menjadi langkah strategis agar gerakan pencegahan narkotika dapat lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Dasriyan.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Dharmasraya memiliki 11 kecamatan dan 52 nagari yang tersebar di berbagai wilayah. Dengan kondisi geografis dan luas wilayah tersebut, keberadaan jaringan organisasi hingga tingkat kecamatan dan nagari menjadi sangat penting dalam memperkuat gerakan sosial melawan narkotika.

“Kabupaten Dharmasraya memiliki 11 kecamatan dan 52 nagari. Insya Allah setelah Hari Raya Idulfitri nanti, di 11 kecamatan sudah terbentuk kepengurusan LAN secara menyeluruh. Begitu juga dengan rencana pembentukan pos-pos terpadu di 52 nagari yang akan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika,” sebutnya.

Dasriyan menambahkan, pos terpadu yang akan dibentuk di setiap nagari nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi dan pengaduan masyarakat terkait narkotika, tetapi juga sebagai tempat pelaksanaan berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Melalui pos terpadu tersebut, LAN Dharmasraya juga berencana melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, hingga perangkat nagari. Kolaborasi ini dinilai penting agar upaya pencegahan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

“Perang terhadap narkotika tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga generasi muda. Karena itu LAN Dharmasraya ingin membangun gerakan bersama melalui pembentukan struktur hingga ke tingkat nagari,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa LAN Dharmasraya akan terus meningkatkan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi kelompok paling rentan terhadap pengaruh peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, melalui penguatan jaringan organisasi dan pos terpadu di nagari, masyarakat diharapkan dapat lebih cepat mendeteksi serta melaporkan jika ada indikasi peredaran atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan mereka.

“Dengan adanya jaringan hingga tingkat nagari, kita berharap masyarakat bisa lebih aktif berperan dalam upaya pencegahan. Minimal masyarakat berani melaporkan jika ada aktivitas yang mencurigakan terkait narkotika,” tambahnya.

Kegiatan buka bersama tersebut ditutup dengan doa bersama dan harapan agar langkah yang direncanakan LAN Dharmasraya dapat berjalan dengan baik setelah Ramadan. Para pengurus juga sepakat menjadikan momentum Ramadan sebagai awal untuk memperkuat komitmen dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, LAN Dharmasraya optimistis gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika di daerah itu dapat semakin kuat dan terstruktur, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi generasi masa depan, tukasnya (Boby)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments