Tadarus Al-Qur’an Bintara Remaja Ditsamapta Polda Sumbar, Wujud Dukungan Program Polisi Mengaji
Tadarus Al-Qur’an tersebut diikuti sekitar tiga puluh personel Dalmas yang merupakan Bintara Remaja Angkatan 54. Kegiatan dilaksanakan setelah apel pagi dan berada di bawah kendali Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Sumbar, Kompol Maman Rosadi, SH.
Pada saat itu, para personel secara bergiliran membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan penuh kekhusyukan, menciptakan suasana religius yang menyejukkan di tengah rutinitas tugas kepolisian yang padat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah semata, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi personel kepolisian, khususnya bagi para Bintara Remaja yang sedang menjalani masa awal pengabdian di institusi Polri. Melalui kegiatan tersebut, para anggota diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sebagai landasan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Direktur Samapta Polda Sumbar Kombes Pol Akmadi, SIK mengatakan, bahwa program pembinaan rohani seperti tadarus Al-Qur’an merupakan bagian penting dari pembentukan karakter anggota Polri. Menurutnya, personel kepolisian tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, disiplin, serta profesionalitas dalam bertugas, tetapi juga harus memiliki keseimbangan spiritual.
“Melalui kegiatan tadarus ini kita ingin membangun karakter anggota yang tidak hanya kuat secara fisik dan profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki keimanan yang kokoh. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi pedoman moral dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat,” ujar Akmadi.
Ia menambahkan bahwa program Polisi mengaji yang digagas oleh Kapolda Sumbar bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan kepolisian. Dengan membiasakan membaca dan memahami Al-Qur’an, diharapkan para anggota mampu menjaga integritas, kedisiplinan, serta kejujuran dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antar personel. Di tengah dinamika tugas yang sering kali menuntut kesiapsiagaan tinggi, momen tadarus menjadi ruang refleksi dan penguatan batin bagi para anggota.
Bagi para Bintara Remaja Angkatan 54, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam membentuk jati diri sebagai anggota Polri yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Nilai-nilai religius yang ditanamkan sejak dini diharapkan akan menjadi bekal penting dalam perjalanan karier mereka ke depan.
Dengan adanya kegiatan pembinaan rohani seperti ini, Akmadi berharap dapat melahirkan sosok-sosok anggota Polri yang humanis, berakhlak baik, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
Dikatakan Akhmadi. Program Polisi Mengaji ini diharapkan terus menjadi budaya positif di lingkungan Polda Sumbar, sehingga semangat pengabdian kepada masyarakat senantiasa dilandasi oleh nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan integritas yang kuat, tukasnya (Firman Sikumbang)


0 Comments