Kapolsek Koto XI Tarusan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

iklan adsense

Kapolsek Koto XI Tarusan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Kapolsek Koto XI Tarusan Iptu Irfan Chandra, SH

PESISIR SELATAN, PIONIR – Semangat kebangsaan dan persatuan tampak begitu terasa dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Camat Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Irfan Chandra, SH, sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Kanit Provos Polsek Koto XI Tarusan, Aipda Nozi Atrisman, SH, bertindak sebagai Komandan Upacara.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.45 WIB itu dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) jajaran pemerintahan nagari, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, aparatur sipil negara, hingga pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di Kecamatan Koto XI Tarusan.

Tampak hadir Camat Koto XI Tarusan Nurlaini, SE, M.Si, perwakilan Danramil 07 Tarusan Peltu Benny Dwi Putra, Sekcam Koto XI Tarusan Fitri Yeni, J.ST, para kepala UPT, wali nagari beserta perangkatnya, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Ketua Bamus, kepala sekolah, sekretaris nagari, serta ASN dan non-ASN se-Kecamatan Koto XI Tarusan.

Peserta upacara terdiri dari berbagai unsur, mulai dari perangkat pemerintahan nagari, kepala UPT, kepala sekolah, ASN dan non-ASN, personel Damkar/TRC Kecamatan Koto XI Tarusan, hingga siswa dan siswi yang tergabung dalam beberapa regu peserta upacara.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Diawali dengan masuknya Inspektur Upacara ke lapangan upacara, penghormatan kepada pasukan, laporan Komandan Upacara, pengibaran Sang Saka Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, amanat pembina upacara, pembacaan doa, hingga ditutup dengan penghormatan terakhir kepada Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Iptu Irfan Chandra membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia."

Melalui amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap tahun, melainkan momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Disebutkan bahwa di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang, mulai dari disrupsi teknologi, konflik geopolitik, hingga ancaman perpecahan sosial, Pancasila tetap menjadi pedoman utama yang mampu menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

"Pancasila adalah bintang penuntun bagi perjalanan bangsa. Di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia, mulai dari suku, budaya, bahasa hingga agama, Pancasila telah terbukti mampu menjadi perekat yang menyatukan seluruh anak bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan kesatuan di dalam negeri, tetapi juga memiliki peran penting dalam mewujudkan perdamaian dunia sebagaimana amanat yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Nilai-nilai musyawarah, gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila dinilai sangat relevan untuk menjadi contoh bagi masyarakat dunia dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak hanya memahami Pancasila sebagai hafalan semata, tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Generasi muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa, melawan intoleransi, radikalisme, penyalahgunaan teknologi, serta berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam keutuhan negara.

Selain itu, para penyelenggara pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah diingatkan untuk senantiasa menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap kebijakan yang diambil. Setiap kebijakan publik harus berpihak kepada kepentingan rakyat, menjamin rasa keadilan sosial, serta memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib hingga berakhir pada pukul 08.20 WIB. Semangat nasionalisme yang tercermin selama kegiatan menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila masih tetap hidup dan menjadi pegangan bagi masyarakat Kecamatan Koto XI Tarusan dalam menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta mendukung pembangunan bangsa.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk semakin memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga toleransi, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, tukasnya (Firman Sikumbang)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments