LAN Sumatera Barat Rangkul Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang dan Bakorkan Perkuat Gerakan Anti Narkotika
Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, kepada awak media usai menggelar pertemuan di Kantor Balai Kota Padang, Jalan By Pass KM 17, Kamis, Juni 2026.
Menurut Firman Sikumbang, peredaran dan penyalahgunaan narkotika saat ini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi telah menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda Minangkabau. Oleh sebab itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, terutama unsur adat yang memiliki pengaruh kuat dalam kehidupan masyarakat Sumatera Barat.
Firman menilai keberadaan Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumatera Barat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Sebagai sosok perempuan yang menjadi tiang utama dalam keluarga dan kaum, Bundo Kanduang memiliki tanggung jawab moral dalam menanamkan nilai-nilai agama, adat istiadat, serta pendidikan karakter kepada anak-anak sejak usia dini.
"Kami memandang bahwa Bundo Kanduang adalah garda terdepan dalam pembinaan keluarga. Dari tangan seorang ibu lahir generasi yang kuat, berakhlak, dan berkarakter. Karena itu, keterlibatan Bundo Kanduang dalam gerakan anti narkotika merupakan kebutuhan yang sangat penting," ujar Firman.
Selain Bundo Kanduang, Firman juga menilai Bakorkan memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung upaya pencegahan narkotika. Organisasi yang menghimpun unsur anak nagari tersebut memiliki jaringan yang luas hingga ke tingkat akar rumput, sehingga dapat menjadi ujung tombak dalam menyampaikan edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika kepada masyarakat.
"Perang terhadap narkotika tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi semua pihak. Bundo Kanduang dan Bakorkan memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga generasi muda serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat di Ranah Minang," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumatera Barat, Lidia Fitrina, menyambut baik langkah yang dilakukan LAN Sumatera Barat dalam membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk memerangi penyalahgunaan narkotika.
Menurut Lidia Fitrina, narkotika tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam ketahanan keluarga, kaum, dan masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, keterlibatan kaum ibu dan Bundo Kanduang dalam gerakan pencegahan narkotika merupakan sebuah keharusan.
"Bundo Kanduang memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak sejak dini. Pendidikan pertama yang diterima seorang anak berasal dari keluarga, terutama dari seorang ibu. Jika pondasi moral dan agama ditanamkan dengan baik, maka anak-anak akan memiliki benteng yang kuat untuk menghadapi berbagai pengaruh negatif, termasuk bahaya narkotika," kata Lidia Fitrina.
Ia menegaskan bahwa Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumatera Barat siap mendukung seluruh program yang dijalankan LAN Sumatera Barat, baik melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, pembinaan keluarga, maupun edukasi kepada masyarakat hingga ke tingkat nagari.
"Sebagai perempuan Minangkabau, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga anak kemenakan agar tetap berada di jalan yang benar. Narkotika adalah ancaman nyata yang harus kita hadapi bersama. Karena itu, Bundo Kanduang siap menjadi mitra strategis LAN Sumatera Barat dalam melakukan pencegahan dan penyelamatan generasi muda," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bakorkan Kota Padang, Zubadri Koto Datuak Angkat di Rajo, menyatakan dukungannya terhadap program dan langkah yang dilakukan LAN Sumatera Barat. Menurutnya, anak nagari memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan sosial dari berbagai penyakit masyarakat, termasuk penyalahgunaan narkotika.
Ia menilai keterlibatan seluruh unsur masyarakat, mulai dari ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang hingga pemuda nagari, merupakan kunci keberhasilan dalam mencegah peredaran narkotika di tengah masyarakat.
"Kita tidak boleh membiarkan generasi muda kita menjadi korban narkotika. Nagari harus menjadi benteng pertahanan yang kuat. Bakorkan siap bersinergi dengan LAN Sumatera Barat dan Bundo Kanduang untuk melakukan edukasi, sosialisasi, dan berbagai kegiatan positif yang dapat menyelamatkan anak nagari dari bahaya narkoba," ujar Zubadri Koto Datuak Angkat di Rajo.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Bendaharawan LAN Kota Padang, Muchsin, S.Sos., yang mewakili Ketua LAN Kota Padang, Hj. Yuliar, S.Sos., M.M., yang berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas yang tidak dapat di tinggalkan.
Dalam pertemuan itu Seluruh peserta sepakat bahwa pemberantasan narkotika harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan mengedepankan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, LAN Sumatera Barat, Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumatera Barat, dan Bakorkan berkomitmen membangun kolaborasi yang kuat demi melahirkan generasi Minangkabau yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (tim)


0 Comments