Profesional dan Humanis, DALMAS Polda Sumbar Amankan Aksi Mahasiswa
Aksi yang dipusatkan di beberapa lokasi strategis, yakni di depan Kantor Gubernur Sumatera Barat, halaman belakang DPRD Provinsi Sumatera Barat, serta di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai elemen mahasiswa. Massa aksi berasal dari Gerakan Masyarakat Muda Sumatera Barat, BEM KM Universitas Andalas Kabinet Rakit Makna, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat, serta gabungan organisasi mahasiswa HMI, GMNI, dan PMII se-Sumatera Barat.
Untuk mendukung pengamanan yang dilakukan Polresta Padang, Direktorat Samapta Polda Sumbar menerjunkan sebanyak 170 personel Dalmas yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Sumbar, Kompol Maman Rosadi, SH. Di lapangan, pengendalian operasi dipimpin oleh Kasipasdal AKP Sainol Suprianto, SH, MH bersama Kasinego AKP Andi Sinaga, SH.
Sejak pagi hari, seluruh personel telah menempati titik-titik pengamanan yang telah ditentukan. Dengan perlengkapan lengkap dan kesiapsiagaan tinggi, para personel Dalmas menjalankan tugas sesuai prosedur operasional standar. Namun demikian, pendekatan yang dikedepankan tetap bersifat humanis, persuasif, dan mengutamakan dialog sehingga suasana aksi tetap kondusif.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Dalmas Ditsamapta Polda Sumbar membagi kekuatan menjadi dua kompi. Kompi A dipimpin oleh Iptu Dedy Kurnia, SE dengan dukungan para danton yang berpengalaman, sedangkan Kompi B dipimpin oleh AKP Imtaskah bersama Iptu Nurjasman selaku Wakil Danki. Seluruh personel bergerak sesuai ploting dan tanggung jawab masing-masing guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama aksi berlangsung.
Selain kekuatan personel, Ditsamapta Polda Sumbar juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung yang memadai. Sejumlah kendaraan taktis seperti dua unit truk Dalmas, dua unit kendaraan box, satu unit Armoured Water Cannon (AWC), satu unit kendaraan Raissa, satu unit kendaraan Barrier, dan satu unit APC disiagakan sebagai langkah antisipasi. Perlengkapan pengamanan berupa helm, tongkat, rompi Dalmas, flash ball launcher, hingga alat pemadam api ringan juga tersedia untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Sepanjang jalannya aksi, para mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi dan tuntutan secara terbuka. Aparat keamanan memberikan ruang yang cukup bagi peserta aksi untuk menyampaikan pendapatnya sesuai ketentuan perundang-undangan. Koordinasi yang baik antara petugas pengamanan, koordinator lapangan, serta seluruh peserta aksi menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan terkendali.
Kehadiran personel Dalmas bukan semata-mata sebagai unsur pengamanan, melainkan juga sebagai representasi negara dalam menjamin hak-hak demokrasi masyarakat. Oleh sebab itu, setiap personel dituntut untuk mampu mengendalikan situasi secara profesional, tanpa mengabaikan aspek pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Hingga sore menjelang malam, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib. Tidak ditemukan adanya tindakan anarkis maupun gangguan keamanan yang berarti. Massa aksi tetap berada dalam koridor penyampaian aspirasi yang damai dan bertanggung jawab.
Sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh peserta aksi membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan tuntutan mereka. Arus lalu lintas yang sempat mengalami perlambatan di sekitar lokasi aksi kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung sebagaimana mestinya.
Keberhasilan pengamanan aksi tersebut menjadi bukti nyata profesionalisme personel Dalmas Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat dalam mengawal dinamika demokrasi di Ranah Minang. Dengan kesiapan personel, dukungan sarana yang memadai, serta pendekatan humanis yang terus dikedepankan, Polri berhasil memastikan bahwa kebebasan berpendapat dapat berjalan seiring dengan terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui pengamanan yang terukur dan profesional, Direktorat Samapta Polda Sumbar kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus penjaga stabilitas keamanan dalam setiap dinamika kehidupan demokrasi di Sumatera Barat. (Firman Sikumbang)


0 Comments