Sefdi Roentoe Gugah Hati Pelajar MAN 1 Solok, Tawa Berubah Menjadi Haru

iklan adsense

Sefdi Roentoe Gugah Hati Pelajar MAN 1 Solok, Tawa Berubah Menjadi Haru


KABUPATEN SOLOK, PIONIR-– Kegiatan Penguatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dalam program LAN Go to School di MAN 1 Kabupaten Solok Plus Keterampilan, Senin 13/7/2026, berlangsung penuh makna. Sebanyak 201 pelajar kelas X mengikuti penyuluhan yang menghadirkan Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Solok, YP. Sefdi Roentoe, S.Pd, sebagai narasumber.

Kegiatan tersebut turut di hadiri Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, SE, bersama Tim P4GN LAN Provinsi Sumatera Barat, yaitu Muchsin, S.Sos dan Ipatri Nutmajdi, SP, MP. Kehadiran jajaran pengurus LAN Provinsi Sumatera Barat menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan edukasi P4GN di lingkungan pendidikan sekaligus memperkuat sinergi antara LAN Provinsi dan LAN Kabupaten Solok dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Sejak kegiatan dimulai, suasana aula dipenuhi semangat. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, humoris, dan inspiratif, Sefdi Roentoe berhasil menarik perhatian seluruh peserta. Gelak tawa beberapa kali terdengar ketika ia mengajak para siswa berdialog mengenai pergaulan remaja dan ancaman penyalahgunaan narkotika.

Namun suasana berubah menjadi hening dan penuh haru ketika Sefdi Roentoe menyampaikan pesan yang menyentuh hati para pelajar.

"Jangan kecewakan orang tuamu. Mereka bekerja keras demi masa depan kalian. Jangan hancurkan cita-cita hanya karena ingin mencoba narkotika. Prestasi, masa depan, dan kebahagiaan keluarga jauh lebih berharga daripada kesenangan sesaat," tegasnya.

Pesan tersebut membuat para siswa larut dalam suasana refleksi. Wajah-wajah yang sebelumnya di penuhi senyum berubah menjadi serius. Mereka di ajak menyadari besarnya pengorbanan orang tua dalam membesarkan dan menyekolahkan anak-anaknya.

Dalam paparannya, Sefdi menegaskan bahwa narkotika tidak pernah memberikan solusi bagi kehidupan. Sebaliknya, penyalahgunaan narkotika hanya akan merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, memutus cita-cita, merenggangkan hubungan keluarga, bahkan dapat menyeret seseorang ke dalam persoalan hukum.

Ia mengajak seluruh pelajar untuk menjadi generasi yang berani mengatakan tidak terhadap narkotika, memilih pergaulan yang positif, meningkatkan keimanan, serta mengisi masa muda dengan prestasi akademik maupun nonakademik.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala MAN 1 Kabupaten Solok Plus Keterampilan, Febrita, S.Pd., M.Pd.I. Menurutnya, edukasi P4GN sangat penting sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

"Madrasah tidak hanya bertugas mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang kuat. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta didik semakin memahami bahaya narkotika dan mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif," ujarnya.

MAN 1 Kabupaten Solok Plus Keterampilan mengusung motto "Membentuk Generasi Qur'ani, Berprestasi, Terampil, dan Berdaya Saing Global." Nilai-nilai tersebut selaras dengan upaya membangun generasi muda yang sehat, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Program LAN Go to School merupakan salah satu program unggulan Lembaga Anti Narkotika dalam memperluas edukasi P4GN di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan yang komunikatif dan menyentuh sisi emosional peserta didik, LAN berharap para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkotika, tetapi juga menjadi pelopor gerakan hidup sehat dan agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, serta masyarakat.

Kegiatan di tutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjauhi narkotika, menjaga nama baik keluarga, serta terus belajar dan berprestasi demi mewujudkan cita-cita sebagai generasi Qur'ani yang unggul, terampil, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (*)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments