POLRES BUKITTINGGI SOSIALISASIKAN MAKLUMAT MUI

iklan adsense
Polres Bukittinggi Sosialisasikan Maklumat MUI 


  BUKITTINGGI, Pionir--Dalam mendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 14 Tahun 2020 tertanggal 18 Maret 2020  Maklumat dan Tausiyyah MUI Sumbar nomor: 003/MUI-SB/III/2020 yang diterbitkan, Kamis 26 Maret 2020, MUI Kota Bukittinggi juga mengeluarkan maklumat bernomor : 01/maklumat-MUIBKT/III/2020. 

     Maklumat tersebut dikeluarkan MUI Bukittinggi terkait mengantisipasi merebaknya virus corona (COVID 19) dan langkah antisipasinya. 

     Pada Jumat, 27 Maret 2020 lalu, dengan menggunakan mobil penerangan Dalmas, Polres Bukittinggi bersama MUI setempat melakukan sosialisasi dengan tujuan agar masyarakat dapat dengan cepat mengetahui isi maklumat tersebut. 

    Menurut Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso, S.IK, MH melalui Waka Polres Bukittinggi Kompol Sumintak, SH, Sabtu 28 Maret mengatakan, sosialisai maklumat MUI itu disampaikan oleh Himpunan Ketua Da'i Kota Bukittinggi Rahmadhan Tk. Rajo Kayo. 

    Kegiatan sosialisasi dengan mengelilingi kota Bukittinggi ini kata Sumintak, disampaikan agar masyarakat memahami maklumat yang di Keluarkan MUI Kota Bukittinggi tersebut. 

     Sementara itu Ketua Mui Bukittinggi Dr, Aidil Alfin, M. Ag mengatakan, untuk mencegah penyebaran virus corona, maka dalam maklumat 01/maklumat-MUIBKT/III/2020 MUI Bukittinggi memutuskan, tidak menyelenggarakan shalat Jum'at dan meminta jamaah untuk menggantinya dengan shalat Dzuhur di rumah masing-masing. 
   Kemudian tidak juga menyelenggarakan shalat fardhu berjamaah di masjid/surau/mushola dan melaksanakannya di rumah masing-masing. Tidak menyelenggarakan kegiatan pengajian dan kegiatan lainnya yang mengumpulkan jamaah di masjid/surau/mushola.

     Namun demikian MUI Bukittinggi menghimbau tetap mengumandangkan adzan pada 5 waktu shalat dengan menambahkan di akhir adzan dengan lafaz shallu fii buyuutikum. 

     MUI Kota Bukitinggi juga mengimbau seluruh umat Islam untuk membaca doa Qunut Nazi'lah pada setiap salat fardhu. Lalu menghimbau kepada da'i dan mubaligh untuk menghentikan seluruh aktivitas dakwah yang menghimpun jamaah.

     “Maklumat ini berlaku sampai kondisi ini berakhir dengan dikeluarkannya maklumat MUI Kota Bukittinggi berikutnya,” kata Aidil Alfin. (Firman Sikumbang)
iklan adsense

Post a Comment

0 Comments