KAPOLRES PADANG PANJANG BANTU PETANI PUPUK DAN BIBIT WORTEL

KAPOLRES PADANG PANJANG BANTU PETANI PUPUK DAN BIBIT WORTEL 


PADANG PANJANG, Pionir--Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo, SIK menyadari betul kondisi tanah daerah itu cukup subur yang sangat cocok sebagai areal budidaya berbagai jenis sayuran khas dataran tinggi seperti kentang, kol, wortel, labu siam, brokolli dan sebagainya. 

Melhat potensi lahan yang sangat sesuai untuk pengembangan hortikultura itu, Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo menyerahkan bantuan pupuk kepada petani dan melakukan upaya ketahanan pangan penanaman bibit wortel di Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto. 

Kata Kasubbag Humas Polres Padang Panjang AKP. Witrizawati, SH, MH kehadiran Kapolres ke daerah itu didampingi Waka Polres Kompol Hamidi,SH, Kabag Ops AKP P.Simamora SH, Kasat Binmas AKP. Irma Yolanda Nasution, S.Sos, Kapolsek X Koto Iptu Hendra SH.MH, Waka Polsek Ipda Zamasdi, Wali Nagari Singgalang dan lainnya.

“Pada hari itu bapak Kapolres Padang Panjang datang untuk meyerahkan bantuan pupuk kepada petani dan penanaman bibit wortel di Nagari Singgalang itu,” ujar Witrizawati ketika dihubungi Pionir.

Ketika ditanya mengapa wortol yang menjadi pilihan, Witrizawati menjelaskan bahwa selain cara budidayanya yang tidak terlalu sulit, modal yang dibutuhkan untuk budidaya wortel juga tidak terlalu besar dan prospek pasarnyapun cukup bagus.

Dikatakannya, selain itu dengan memanfaatkan limbah ternak dan limbah pertanian yang banyak terdapat di sekitar lokasi, tanaman wortel petani akan dapat tumbuh dan berkembang dengan sangat baik.

“Stimulan yang digunakan untuk memacu pertumbuhan tanaman juga hanya menggunakan pupuk organik cair produk lokal yang harganya relatif murah,” terang Witrizawati.

Dikatakannya, dengan lahan seluas seribu meter persegi bsa menghasilkan 1,2 sampai 1,5 ton. Untuk saat ini harga yang dipatok pedagang di lokasi lumayan tinggi, yaitu Rp4.000 per kilogramnya, artinya dari hasil panen di lahan yang tidak seberapa luas itu, petani bisa mengantongi pendapatan 4 juta rupiah, setelah dipotong dengan biaya produksi, keuntungan besih yang mereka terima sebesar Rp3.700.000. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

[facebook]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.