KAPOLSEK KAMPUNG DALAM BERSAMA ROMBONGAN KUNJUNGI PENDERITA GRANULOMA   

KAPOLSEK KAMPUNG DALAM BERSAMA ROMBONGAN KUNJUNGI PENDERITA GRANULOMA  

PARIAMAN KOTA, Pionir—Derita empat orang warga di Korong Bukit Kudung, Nagari Campago Barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam yang secara administratif merupakan wilayah Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat (Sumbar) dan secara yuridis masuk dalam wilayah hukum Polsek Kampung Dalam, akhirnya sampai juga ke telinga Kapolsek Kampung Dalam, Polsek Kota Pariaman, AKP Kasman S.Sos.MH. 

Akhirnya AKP Kasman bersama Waka Polsek, Kanit IK, Kasium, Bidan Desa Campago Barat Roza Dostavia, Amd,Keb), staf Puskesmas Kampung Dalam Desri Yenti dan pendamping bidan desa Vina Retadelani didampingi Wali Korong Bukit Kudung Firmansyah serta Bhabinkamtibmas Nagari Campogo Barat Brigadir Dicky Wardana datang mengunjungi rumah empat warga yang mengalami penyakit Granuloma semenjak lahir itu pada Sabtu 29 Desember 2020. 

Keempat orang warga tersebut adalah Fatimah, 75 tahun, ibu rumah tangga, Ahmad Yani, 45 tahun, tani, Yusri, 39 tahun, tani dan Bustami, 30 tahun, tani.. 

Menurut AKP Kasman didampingi Bidan Desa Campago Barat Roza Dostavia, Granuloma sejenis penyakit kelainan pada jaringan tubuh yang muncul akibat peradangan. 

Kelainan ini bisa terlihat sebagai kumpulan sel-sel radang pada jaringan dalam pemeriksaan mikroskopik. Granuloma dapat muncul sebagai reaksi terhadap infeksi, peradangan, iritasi atau paparan benda asing. 

Dikatakan, menurut ahli medis, Granuloma ini terbentuk ketika sistem kekebalan tubuh menangkap zat atau benda yang dianggap asing oleh tubuh, baik yang sifatnya kimiawi, biologis, maupun fisik. 

“Granuloma dapat terbentuk di macam-macam bagian tubuh pada masing-masing warga tersebut, seperti kulit, mata, hati dan paru-paru,” beber Bidan Desa Campago Barat Roza Dostavia yang ikut mendampingi AKP Kasman. 

Dalam kunjungan itu, AKP Kasman memberikan bantuan berupa sembako dan bansos Polri serta memberikan motivasi kepada korban. 

Sementara itu Wali Korong Bukit Kudung serta pihak puskesmas membantu keempat orang warga tersebut untuk pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk adminitrasi pengobatan korban tersebut. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments