SUDAH 4 HARI MOBIL BELUM DIEVAKUASI, KAPOLSEK PALUPUH TEGUR SOPIR TRUK PATAH AS

SUDAH 4 HARI MOBIL BELUM DIEVAKUASI, KAPOLSEK PALUPUH TEGUR SOPIR TRUK PATAH AS

BUKITTINGGI, Pionir—Meski personel Polsek Palupuh telah bersusah payah bekerjasama dengan masyarakat untuk melakukan pengikisan tebing dengan tujuan meperlebar jalan untuk bisa dilewati oleh kendaraan yang datang dari arah Bukittinggi menuju Medan dan sebaliknya, karena Truk Fuso BA 9564 QU mengangkut semen mengalami insiden patah as roda belakang kiri pada Kamis 4 Maret 2021 jam 06.00 WIB, namun hingga kini truk tersebut juga belum dievakuasi oleh sopir dan pemiliknya.

Fakta ini membuat Kapolsek Palupuh, Polres Bukittinggi, Polda Sumatera Barat (Sumbar) Iptu Syafri SH agak sedikit gusar. Tak mengherankan bila pada Minggu 7 Maret 2021, Syafri melakukan peneguran kepada sopir Truk Fuso BA 9564 QU yang rusak (patah as) di Jalan Bukittinggi - Medan KM 9 Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh tersebut.

“Mobil Truk Fuso itu sudah empat hari berada di jalan perlintasan provinsi tersebut dan belum juga diperbaiki, sehingga akses yang dilewati oleh pengguna jalan lainnya sangat mengganggu arus lalu lintas yang dilewati oleh kendaraan dari arah Bukittinggi ke Medan dan sebaliknya, apalagi kondisi jalan itu rusak dan berlobang,” ujar Syafri.

Dalam teguran itu kata Syafri kenjelaskan, pihaknya memberi limit supaya hari ini (minggu) paling lambat mobil sudah bisa diperbaiki atau dipindahkan ke tempat yang tidak mengganggu arus lalu lintas.

Seperti diberitakan sebelumnya pada Kamis 4 Maret 2021 jam 06.00 WIB, sebuah Truk Fuso BA 9564 QU mengangkut semen mengalami insiden patah as roda belakang kiri di Jalan Bukittinggi - Medan KM 9 Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh

Truk Fuso patah as dengan posisi melintang itu menutupi jalan, sehingga kendaraan susah untuk lewat. Akibat dari peristiwa itu terjadi kemacetan total sepanjang 4 kilometer, karena posisi truk itu berada di tengah jalan.

Untuk mengantisipasi arus bisa dilewati, kemudian Kapolsek Palupuh bersama personelnya dibantu warga setempat berusaha mengikis tebing, guna memperlebar jalan untuk bisa dilewati oleh kendaraan yang datang dari arah Bukittinggi menuju Medan dan sebaliknya. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments