DALAM PENGAMANAN PILWANA SERENTAK Polres Pariaman Kedepankan Sikap Profesional dan Humanis

DALAM PENGAMANAN PILWANA SERENTAK 

Polres Pariaman Kedepankan Sikap Profesional dan Humanis

Pariaman Kota, Pionir-- Hingga kini tahapan demi tahapan pemilihan wali nagari (pilwana) serentak di Kabupaten Padang Pariaman terus berjalan. Seperti diketahui, pilwana yang akan digelar pada Rabu 31 Oktober 2021 dikuti 167 bacalon dari 29 nagari.

Seperti diketahui, dari sebagian dari nagari yang akan melaksanakan pesta demokrasi enam tahunan itu berada di wilayah hukum Polres Pariaman Kota, Polda Sumatera Barat.

Artinya kata Kapolres Pariaman AKBP. Deny Rendra Laksmana yang dihubungi Pionir Senin (13/9/2021), personel Polres setempat bersama Polsek jajaran juga akan menurunkan sekitar 180 personel untuk melakukan pengamanan pemilihan walinagari serentak tersebut.

Deny Rendra menyebutkan ada sebanyak enam kecamatan di wilayah hukumnya yang merupakan wilayah administrasi Pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman yang akan melakukan pemilihan walinagari 31 Oktober mendatang.

Dikatakannya, enam kecamatan tersebut adalah Kecamatan Sungai Limau yang memiliki 2 kenagarian dan 18 desa, Kecamatan Kampung Dalam memiliki 2 kenagarian, 8 desa dan 26 korong, Kecamatan V Koto Timur memiliki 3 kenagarian dengan 10 desa dan 28 korong.

Kemudian kata Deny menambahkan, Kecamatan Sungai Geringging memiliki 2 kenagarian dan 10 desa, Kecamatan Batang Gasan memiliki 2 kenagarian, 7 desa dan 7 korong. Serta Kecamatan IV Koto Aur Malintang dengan 4 kenagarian dan 5 desa.

“Kita di Polres Pariaman Kota siap melaksanakan pengamanan pemilihan langsung wali nagari serentak tahun 2021 yang akan diikuti 29 nagari se-Kabupaten Padang Pariaman. Semua pihak siap mensosialisasikan dan mempublikasikan terkait pilwana ini, karena ini adalah agenda besar Pemerintah Padang Pariaman dan tentunya setiap stakeholder wajib menyukseskan sesuai fungsinya masing-masing,” ujar Deny Rendra.

Kendati ini agenda tingkat nagari, namun Kapolres Pariaman Deny Rendra tak mau menyepelekan dalam melakukan dan mengambil langkah pengamanannya.

“Ini adalah pesta demokrasi pelaksanaan pemilihan wali nagari, tentu  kelak akan ada pihak yang tidak menerima hasil dari pungut dan hitung surat suara. Oleh karena itu kita akan menurunkan sekitar 180 personel untuk melakukan pengamanan,” ujarnya

Dikatakannya, Polres Pariaman juga akan melakukan atau melaksanakan sistem pengamanan kota dalam rangka mengantisipasi unjuk rasa yang mungkin akan terjadi pada Pilwana langsung 2021 itu di wilayah hukum Polres Pariaman Kota.

Ditambahkan oleh Deny, menjelang perhelatan pesta demokrasi alek pilwana itu pihaknya terus meningkatkan pelatihan bagi para personel dalam memastikan persiapannya untuk memberikan pengamanan pilwana langsung 2021 di Kabupaten Padang Pariaman.

“Melalui pelatihan itu kita akan dapat melihat dan tau sejauh mana kesiapan personel dan peralatan dalam melaksanakan pengamanan pada Pilwana nanti,” ujarnya.

Meski Deny Rendra mengaku wilayah hukum Polres Pariaman dinilai tidak terlalu rawan di bidang keamanan, namun kata dia mesmasikan, persiapan pengamanan tersebut harus dilakukan secara matang.

"Meski wilayah hukum kita aman, namun kami tetap bersiap dan bersiaga untuk menghadapi pengunjuk rasa atau peristiwa lainnya dalam proses tahapan Pilwana, apalagi sekarang juga masih di tengah mewabahnya pandemi Covid-19,” katanya.

Dikatakan, untuk pengamanan pada pelaksanaan Pilwana ini, Polres Pariaman juga mengerahkan personel untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) yang didukung oleh beberapa Linmas.

“Kita sudah mempersiapkan personel dan sarana pendukung lainnya agar pengamanan pendistribusian logistik Pilwana dapat berjalan lancar,” ujar Deny.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan Pilwana serentak pada 31 Oktober mendatang, ia juga mengingatkan pada seluruh personel agar gencar melakukan deteksi dini atas potensi kerawanan dan kecurangan yang dapat memicu gangguan Kamtibmas. 

“Oleh sebab itu meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan adalah mutlak untuk dilakukan demi menciptakan kelancaran dan keamanan bagi seluruh pihak dan masyarakat pemilik suara saat memilih nanti,” ujar Deny.

Ia pun mengaku telah meinstruksikan personel agar melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, dengan tetap mengedepankan sikap netral dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat. (Firman Sikumbang)


Post a Comment

0 Comments