Kerja Keras Kapolres Mentawai Berbuah Apresiasi Bupati

Kerja Keras Kapolres Mentawai Berbuah Apresiasi Bupati 

Mentawai, Pionir—Pandemi Covid-19 telah dua tahun melanda dunia, termasuk Indonesia. Meski begitu, berbagai predikat sempat diraih Kabupaten Kepulauan Mentawai, mulai dari prediket daerah minim kematian akibat Covid-19, mencatatkan angka testing terbaik, daerah yang berada di zona kuning atau resiko rendah dan lainnya.

Apa yang diraih itu dalam pandangan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, SE, MM, tak lepas dari “kerja keras” Kapolres Kepulauan Mentawai, Polda Sumatera Barat (Sumbar) AKBP Mu’at, SH, MM dalam mengambil langkah-langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah kepulauan itu.

Oleh karena itu, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan dalam penanganan Covid-19, Pemkab Mentawai memberikan penghargaan kepada Polres Kepulauan Mentawai, pekan lalu.

Menurut Yudas Sabaggalet, pemberian penghargaan ini merupakan atas dedikasi dan partisipasi aktif Polres Kepulauan Mentawai dalam penanganan, pencegahan serta pengendalian Covid-19 sebagi penggerak bersama vaksinasi massal di wilayah kabupaten tersebut.

Dari data dan fakta yang diperoleh Pionir, dalam penanganan Covid-19 di Bumi Sikerei, seluruh personel Polres Kepulauan Mentawai, mulai dari polsek yang ada di empat pulau besar Mentawai tak henti untuk melaksanakan vaksinasi.

Hal ini dibuktikan dengan keseriusan untuk memutus rantai Covid-19 di Kepulauan Mentawai yang dilakukan secara bersama-sama baik dari TNI, Polri, Timkes, Tomas, Toga dan stakholder lainnya.

Sementara itu Kapolres Mentawai, AKBP.Mu’at tak lupa berterima kasih kepada Pemkab Mentawai yang telah memberikan apresiasi penghargaan dalam penanganan Covid-19 di wilayah Kepulauan Mentawai. 

Mu’at menyebut sampai hingga saat ini jajaran kepolisian dalam kolaborasi vaksinasi terus dilakukan baik di kalangan pelajar, masyarakat umum dan lansia yang di lakukan di tingkat kabupaten, kecamatan bahkan pelosok Mentawai.

“Kesuksesan dalam penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai ini merupakan keberhasilan bersama dengan aktifnya semua pihak dalam sinergitas untuk memutus rantai Covid-19 di Bumi Sikerei,” kata Mu’at.

Dikatakannya, dalam penanganan Covid-19 Polres Kepulauan Mentawai bersama personel dan pihak-pihak berkompeten komitmen untuk terus menginbau dan mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang telah di tetapkan oleh pemerintah.

Oleh karena itu, Mu’at pun mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama ikut serta dalam menangani penyebaran Covid-19 di wilayah Kepulauan Mentawai, agar aman Covid-19.

Ia mengatakan, Polres Kepulauan Mentawai terus berkomitmen dalam menekan penyebaran Covid-19 di wilayah hukumnya. Dimana Polres setempat tidak hanya menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona, dengan tracking dan tarshing, tapi juga memberikan stimulus kepada masyarakat, baik bantuan langsung tunai maupun non tunai kepada mereka yang terdampak pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu.

Mu’at juga berharap agar masyarakat tidak kendor dalam memerangi Covid-19 ini, tetap selalu menjaga protokol kesehatan. Ia pun berjanji pihaknya bersama Tim Satgas Covid-19 akan selalu melakukan razia rutin bersama tim gabungan TNI, Polri, Pol PP, Dishub dan Dinas Kesehatan, di pusat keramaian, pasar, objek wisata dan cafe-cafe yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Kita terus berupaya untuk mensosialisasikan dan mengawasi protokol kesehatan di tempat-tempat keramaian, mulai dari pasar, objek wisata, cafe-cafe, rumah makan dan restoran, dimana kepada yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, akan ditindak dengan hukuman sosial atau denda," kata Mu’at.

 Dikatakannya, kesehatan masyarakat harus dijaga dan ekonomi juga harus bergeliat, dimana Mua’at mengajak masyarakat untuk meningkatkan produktifitas lahan dan jangan sampai ada lahan tidur.

"Ketahanan pangan di masa pandemi harus dijaga dan dipertahankan, karena itu kita bersama pemerintah daerah telah menggagas Zero Lahan Tidur di Kabupaten Kepulauan Mentawai, dengan program-program yang menyasar kepada masyarakat dan milenial, untuk turut andil dalam ketahanan pangan ini,” ungkap Mu’at. (Firman Sikumbang)


Post a Comment

0 Comments