Anggota Subdit Gasum Ingatkan Warga Sekolah

 Anggota Subdit Gasum Ingatkan Warga Sekolah

Padang, Pionir--Sekolah, kepala sekolah, guru, orangtua siswa diimbau untuk tidak panik, mengutamakan ketenangan, namun tetap waspada dan berpartisipasi aktif dalam mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Imbauan ini disampaikan Panit IV Siturjawali Aipda Bambang Aria P, S.Pi beserta lima anggota Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda Sumbar saat melaksanakan patroli rutin dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di SMA Negeri 3 dan SMA Adabiah Padang, kemarin.

Dalam kegiatan patroli yang dimulai dari Mako Polda di Jalan Jendral Sudirman terus menuju Jalan Rasuna Said - Jalan Khatib Sulaiman - Jalan Jhoni Anwar - Jalan Gajah Mada - Jalan Teuku Umar - Jalan Jati Adabiah - Jalan KIS Mangunsarkoro - Jalan Jendral Sudirman dan kembali ke Mako Polda itu, Aipda Bambang Aria juga mengajak masyarakat agar lebih bijaksana dalam menyikapi berbagai hoaks terkait penyebaran virus corona ini.

Bambang Aria mengingatkan, lebih baik penerima pesan mengidentifikasi sumber berita terlebih dahulu untuk menilai akurasi pesan atau informasi yang diterima sebelum disebarluaskan kembali.

“Jangan menyebarluaskan berita-berita hoaks atau berita-berita yang tidak benar kepada masyarakat,” ujar Bambang Aria pada guru dan siswa di SMA Negeri 3 dan SMA Adabiah Padang.

Pada kesempatan itu Bambang Aria menyampaikan menyampaikan 5 protokol penanganan terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19, termasuk untuk dunia pendidikan, seperti Dinas Pendidikan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengetahui rencana atau kesiapan daerah setempat dalam menghadapi Covid-19, menyediakan sarana cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol di berbagai lokasi strategis di sekolah sesuai jumlah dibutuhkan.

Selanjutnya menginstruksikan warga sekolah melakukan cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) lainnya seperti: makan jajanan sehat, menggunakan jamban bersih dan sehat, olah raga teratur, tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah secara rutin (minimal 1 kali sehari) dengan desinfektan, khususnya handel pintu, saklar lampu, komputer, meja, keyboard dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan.

Termasuk memonitor absensi (ketidakhadiran) warga sekolah, Jika diketahui tidak hadir karena sakit dengan gejala demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak napas disarankan untuk segera ke fasilitas kesehatan terdekat memeriksakan diri.

Selanjutnya memberikan imbauan kepada warga sekolah yang sakit dengan gejala demam/batuk/ pilek/sakit tenggorokan/sesak napas untuk mengisolasi diri di rumah dengan tidak banyak kontak dengan orang lain. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments