Kapolres Dharmasraya Dampingi Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Pelajar Di Sitiung1Koto Agung

Kapolres Dharmasraya Dampingi Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Pelajar Di Sitiung1Koto Agung

Dharmasraya, Pionir-- Upaya akselerasi vaksinasi Covid-19 untuk pelajar usia 6 sampai 11 tahun terus dilakukan oleh Kapolsek Sitiung 1 Koto Agung, Polres Dharmasraya, Polda Sumatera Barat (Sumbar) mulai dari menyediakan hadiah hingga mendatangkan badut lucu untuk menghibur serta mengurangi rasa takut pada  anak  yang hendak divaksinasi Covid-19.

Ternyata dengan cara seperti ini efektif mempercepat proses vaksinasi. Buktinya, ada beberapa anak yang takut disuntik, dengan disediakan mainan, bingkisan dan dihiburan, anak yang awalnya takut menjadi berani dan mau di vaksinasi.

Bahkan, Vaksinasi yang dilakukan di SD Negeri 03 Kanagarian Tabek Kecamatan Timpeh itu disambut antusias oleh guru, orang tua murid hingga pelajar.

Kata Kapolsek Sitiung I Koto Agung AKP Agus Salem. SH, MH ratusan pelajar di Sekolah Dasar Negeri 03 Timpeh itu menyerbu lokasi vaksinasi untuk mendapatkan vaksin tahap kedua. Menariknya, untuk mendapatkan vaksin gratis itu, Kapolres Dharmasraya yang hadir pada saat itu memberikan hadiah hiburan kepada pelajar yang sudah di vaksinasi. Dan yang membuat para pelajar berbangga hati, dalam pelaksanaan vaksinasi itu langsung di dampingi Kapolres diselingi dengan senda-gurau, sehingga anak yang awalnya takut di vaksinasi menjadi semangat.

Dikatakan Agus Salem pada saat itu ia juga mengedukasi para majelis guru, orang tua siswa supaya ikut berperan aktif mensosialisasikan protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Alhamdulillah respon masyarakat makin baik. Bersama TNI, Dinas Kesehatan dan unsur unsur pemerintah terkait, kita akan bekeja keras agar capaian vaksinasi wilayah hukum Sitiung I Koto Agung mencapai hasil yang maksimal," tuturnya.

Lanjut Agus Salem mengatakan, pada pelaksanaan vaksinasi hari ini kita berhasil memvaksinasi anak dodis ke dua sebanyak 127 pelajar dari jumlah pelajar 154 yang ada. Ini merupakan hasil yang maksimal, karna tidak beberapa orang pelajar lagi yang tersisa, ujarnya (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments