Kapolres Dharmasraya Pantau Pemberian Vaksin Bagi Karyawan PT Transco Pratama

Kapolres Dharmasraya Pantau Pemberian Vaksin Bagi Karyawan PT Transco Pratama


Dharmasraya, Pionir—Sebagaimana diketahui, pemerintah telah memperbolehkan perusahaan untuk melakukan vaksinasi kepada karyawan atau buruh dengan sistem vaksinasi gotong-royong, dimana perusahaan harus memperhatikan kondisi karyawan sebelum jadwal penyuntikan, jangan sampai kelelahan atau kondisi menurun sebab jadi berpotensi risiko untuk kesehatan.

Selain itu, program vaksinasi gotong-royong pun memastikan pemberian vaksin secara gratis yang biayanya ditanggung perusahaan masing-masing, sehingga dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Guna memastikan PT Transco Pratama (pabrik karet) yang beroperasi di Jorong Sungai Betung, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya benar-benar memperhatikan kondisi karyawan sebelum jadwal divaksin, pada Jumat siang 18 Maret 2022 Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah SIK didampingi Kapolsek Koto Baru Iptu Iin Cendri SH, MH mengunjungi lokasi vaksinasi di perusahaan yang acap mendukung kegiatan sosial mesjid di lingkungannya, seperti membeli keranda mayat dan peralatan kongsi kematian, serta kerap membantu membantu kegiatan sosial, pemuda dan olahraga, lingkungan hidup dan lainnya itu.

Kedatangan Kapolres Dharmasraya bersama rombongan disambut oleh Manager Factory Roedy Wijaya didampingi Wakil Manajemen, Frengky Satria.

Pada kesempatan itu Kapolres mengingatkan pihak manajemen dan karyawan, apabila jadwal kerja padat dan mengharuskan begadang untuk melakukan lembur, maka keryawan atau buruh tetap harus tidur terlebih dahulu.

“Tujuannya agar bisa mengistirahatkan tubuh sehingga saat disuntik vaksin sedang dalam kondisi baik. Prinsipnya, kita pastikan dulu kondisi badan. Artinya kita pastikan tubuh dalam kondisi sehat," kata AKBP Nurhadiansyah.

Kemudian kata Nurhadiansyah menambahkan, harus pula dipastikan individu tidak dalam kondisi mengantuk atau kelelahan. Hindari juga kondisi stres agar tidak memicu maag atau gejala-gejalanya.

“Untuk vaksinasi Covid-19, kita memerlukan tubuh yang fit sehingga antibodi bisa melawan virus. Apabila tubuh sedang drop, lalu bagaimana antibodi akan terbentuk untuk melawan virus ?," ujarnya. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments