Polsek Kota Pariaman Monitoring Stok Minyak Goreng di Kedai Grosir, Swalayan Hingga Pasar Tradisional

Polsek Kota Pariaman Monitoring Stok Minyak Goreng di Kedai Grosir, Swalayan Hingga Pasar Tradisional

Pariaman Kota, Pionir--Kapolsek Kota Pariaman AKP Edi Karan Prianto SH,MH melalui Kanit Samapta AKP Syafrizal, Panit 3 Samapta dan Unit Intelkam melakukan monitoring stok minyak goreng di Wilkum Polsek Kota Pariaman, Kamis (17/3/2022).

Kegiatan monitoring itu dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan menyisir tempat atau lokasi pantau stok minyak goreng dan harga jual minyak goreng di sejumlah kedai-kedai grosir, swalayan hingga pasar tradisional.

"Beberapa tempat atau lokasi pantau stok minyak goreng dan harga jual minyak goreng itu diantaranya Kedai Grosir BKS Simpang Lapai Desa Cimparuh Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman," ujar Kanit Samapta AKP Syafrizal.

Dijelaskan, di lokasi Kedai Grosir BKS diketahui stok minyak curah sampai dengan hari ini sebanyak 10 ton, dengan harga eceran Rp11.500.

Sementara stok minyak kemasan kosong. Harga beli di PT Incasi Raya Padang diketahui Rp10.500.

Selanjutnya, di Kedai Grosir Jait Desa Pauh Barat Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman diketahui stok minyak curah sampai dengan hari ini sebanyak 3 ton, dengan harga eceran Rp11.500m

Sedangkan stok minyak kemasan berjumlah 7 kardus dengan harga jual Rp14.000/liter. Sementara harga beli di PT Incasi Raya Padang Rp10.500.

Lebih lanjut AKP Syafrizal, untuk Swalayan Djaros Kelurahan Desa Jati Mudik Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, diketahui

stok minyak curah sampai dengan hari ini nihil. Sedangkan stok minyak kemasan sebanyak 20 kardus dengan harga jual mulai Rp18.000 - Rp22.000 per liter dari berbagai merk.

Sementara di  Pasar tradisional Kuraitaji Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman, diketahui

stok minyak curah sampai dengan hari ini sebanyak 1 ton, dengan harga eceran Rp11.500. Sedangkan stok minyak kemasan berjumlah 10 kardus, dengan harga eceran mulai Rp18.000 - Rp 22.000 per liter dari berbagai merk.

Ditambahkannya, dari hasil monitoring sampai saat ini tidak ada terjadi antrian warga yang belanja minyak goreng.

Bahkan, stok minyak goreng masih cukup untuk masyarakat di wilayah hukum Polsek Kota Pariaman.

"Malah menurut keterangan pemilik usaha, grosir mereka malah masih kesulitan untuk menjual stok minyak goreng curah yang tersedia akibat sepi pembeli," tukasnya. (Uk1)

Post a Comment

0 Comments