Personel Polsek Sitiung 1 Koto Agung Himbauan Kamtibmas di Pasar Senggol Nagari Sungai Duo

Personel Polsek Sitiung 1 Koto Agung Himbauan Kamtibmas di Pasar Senggol Nagari Sungai Duo

Dharmasraya, Pionir-- Semakin dekatnya hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah, Polsek Sitiung 1 Koto Agung tak henti untuk terus melakukan himbauan kamtibmas kepada masyarakat di wilayah hukumnya.

Himbauan itu bukan tanpa dasar, sebab jelang momen itu kerap menjadi ajang bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi kejahatannya. 

Sekaitan itu Kapolsek Sitiung 1 Koto Agung AKP Agus Salem, SH, MH tak henti meminta masyarakat untuk terus-menerus meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatiannya saat berada di tempat keramaian.

Kali ini himbauan kamtibmas itu disampaikan oleh para personel Polsek Sitiung 1 Koto Agung ke pasar-pasar yang ada, diantaranya Pasar Senggol Nagari Sungai Duo, Minggu (1/5/2022) pagi. 

Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 10.00 WIB itu dilakukan oleh petugas yang terdiri dari Aipda Faboosi Nduru bersama Bripka Riki Kurniawan dan Bripka Al Fajri.

Pada kesempatan itu, personel Polsek Sitiung I Koto Agung menghimbau kepada warga masyarakat pengunjung dan Pedagang Pasar Senggol Nagari Sungai Duo untuk selalu berhati-hati.

Mengingat lebaran Idul Fitri makin dekat, maka warga masyarakat Nagari Sungai Duo dihimbau agar selalu berhati hati dengan harta benda miliknya, seperti mobil, sepeda motor, rumah, toko dan lainnya.

"Pengunjung Pasar Koto Agung Nagari Sungai Duo dan Pasar Senggol Nagari Sungai Duo dihimbau agar tidak menggunakan perhiasan seperti cincin kalung ataupun gelang emas secara berlebihan. Karena hal itu dapat memancing pelaku kriminal untuk melakukan tidak kejahatan," ujar Aipda Faboosi Nduru.

Selain tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan, masyarakat Nagari Sungai Duo diharapkan untuk jeli dan selalu mengawasi dengan seksama pada setiap transaksi jual beli. 

Selalu waspada pada setiap transaksi jual-beli, sebutnya, karena kondisi pasar yang ramai itu juga berpotensi untuk peredaran uang palsu atau transaksi yang menggunakan uang palsu.

"Jangan sampai lengah, agar kita terhindar dari tindak kejahatan yang nantinya akan merugikan diri kita sendiri," pesannya lagi .

Selama kegiatan berlangsung, situasi dan kondisi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali. ( Uk1)

Post a Comment

0 Comments