Polwan Puti Singgalang Ditsamapta Polda Sumbar Ikuti Giat Binrohtal

Polwan Puti Singgalang Ditsamapta Polda Sumbar Ikuti Giat Binrohtal 

Melalui Binrohtal Membentuk Karakter Anggota Polri Menjadi Lebih Humanis


Polda Sumbar—Kamis pagi 2  Juni 2022 Polwan Puti Singgalang Ditsamapta Polda Sumbar mengikuti pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) di Mesjid Ar- Rahman Mapolda Sumbar. Dalam kegiatan Binrohtal itu "Srikandi-Srikandi" Polda Sumbar ini terlihat khusuk mendengarkan tausiah. Kegiatan Binrotal itu juga di ikuti oleh seluru personil Polda Sumbar.

Kata Dir Samapta Polda Sumbar Kombes Pol Achmadi melalui Kasubditgasum Ditsamapta Polda Sumbar Kompol Dedy Indrawan, A.Mk, kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) ini dilakukan sebagai wadah unuk membentuk karakter anggota Polri menjadi lebih humanis, sehingga citra Kepolisian di mata masyarakat di pandang lebih baik. Selain itu untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan personil kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Dikatakannya kegiatan Binrohtal itu dilakukan setiap kamis pagi setelah pelaksanaan apel. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh personil Polda Sumbar. Bertindak sebagai penceramah pada kesempatan tersebut adalah Ipda Enditiarman personil Bid Humas Polda Sumbar, dalam tausiahnya ia mengatakan,  jika seorang muslim mencintai Nabi Muhammad SAW harus membuktikan kecintaannya tersebut. Bukti cinta kepada Nabi, di antaranya, pertama, berkeinginan kuat untuk bertemu dan berkumpul bersama Nabi, kedua menaati beliau dengan menjalankan sunahnya dan mengikuti setiap ajarannya.

“Allah SWT menegaskan, dengan menaati Nabi, berarti telah menaati Allah. Melaksanakan sunah Nabi memiliki keistimewaan dan memberi kebahagiaan tersendiri. Selain merasa dekat dengan Nabi, secara saintis sunah-sunah Nabi memiliki efek menyehatkan,” kata Ipda Enditiawarman yang akrap disapa Buya Endi oleh rekan sejawatannya.

Ia pun mencontohkan Shalat Tahajud. Dikatakannya, sebuah penelitian membuktikan bahwa aktivitas selepas bangun tidur pada waktu sepertiga malam (kira-kira pukul 02.00 sampai pukul 04.00) dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan.

“Shalat Tahajud menjadi terapi pengobatan terbaik dari berbagai macam penyakit. Karena itu, orang-orang yang membiasakan diri untuk Tahajud akan memiliki daya tahan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit,” ujarnya

Dikatakan Buya Endi  bukti lain seorang muslim mencintai Nabi Muhammad adalah memperbanyak shalawat kepadanya. Nabi bersabda, “Barang siapa bershalawat atasku sekali, niscaya Allah bershalawat atasnya sepuluh kali.” (HR Muslim).

Allah SWT senantiasa melindungi dan merahmati mereka yang bershalawat kepada Nabi. Bahkan dengan memperbanyak shalawat, mempermudah setiap urusan duniawi,” bebernya.

Bukti-bukti cinta lain yang perlu  diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari ujar Buya Endi adalah mencintai orang-orang yang dicintai Nabi. Jika Nabi mencintai para sahabatnya, seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, dan lainnya, serta para istri dan keturunannya, sudah sepatutnya seorang muslim mencintai mereka pula.

"Bukti-bukti cinta ini perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari setiap Muslim. Keluhuran akhlak Nabi Muhammad dapat menjadi standar dasar akhlak yang harus dimiliki. Dengan menunjukkan bukti mencintai Nabi, semoga kelak dikumpulkan bersamanya di jannah Allah nanti. Wallahu a’lam,” ungkapnya. (Firman Sikumbang)


Post a Comment

0 Comments