Polsek Sungai Geringging Ikuti Rapat Koordinasi Pembinaan Literasi Informasi

Polsek Sungai Geringging Ikuti Rapat Koordinasi Pembinaan Literasi Informasi 

Sungai Geringging, Pionir—Seperti diketahui proses persiapan adalah bagian terpenting sebelum pelaksanaan berbagai program yang akan dilaksanakan. Sebab, akan menjadi mustahil jika suatu agenda kegiatan yang telah dirancang sedemikian rupa tanpa melewati proses persiapan terlebih dahulu.  Intinya, bagaimanapun juga proses persiapan tetap menjadi panglima dan berada di depan dengan segudang ide.

Seperti pelaksanaan Program Kampoeng Literasi yang dipersiapkan di Kenagarian Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman. Ini pun ternyata takdapat luput dari proses persiapan. 

Berbagai persiapan itu pun dibahas melalui rapat koordinasi tentang kegiatan pembinaan literasi informasi dan sains berbasis lingkungan dan budaya yang dibimbing oleh para akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, pada Jumat pagi 22 Juli 2022, Korong Sungai Sirah.

Rapat tersebut juga diikuti Kapolsek Sungai Geringging, Polres Pariaman, Polda Sumatera Barat (Sumbar), Iptu Bambang Adrian SH, diwakili Aipda Novri Andri Bhabinkamtibmas Nagari Sungai Sirah.

Iptu Bambang Adrian yang dihubungi Pionir, Minggu 24 Juli 2022 mengatakan, rapat koordinasi tentang kegiatan pembinaan literasi informasi dan sains berbasis lingkungan dan budaya tersebut membahas proses persiapan sebelum mengambil program Kampoeng Literasi berupa menganalisis terlebih dahulu tentang data dan potensi masyarakat (sinkronisasi) penelitian kepada masyarakat, pengadaan kebutuhan manajemen dan persiapan kebutuhan program kegiatan (peserta, fasilatator, narasumber atau pemateri) sekaligus pengukuran potensi dan masalah. 

Kata Bambang Adrian menambahkan, ini dilakukan dalam upaya menginventarisir kebutuhan literasi masyarakat, karena para praktisi dan para akademisi dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang sadar betul bahwa budaya masyarakat suatu daerah pasti berbeda-beda.

"Para praktisi dan akademisi dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang meyakini menginventarisir kebutuhan literasi masyarakat sangatlah penting, karena hal ini ketepatan sasaran menjadi ukuran dan kekuatan pada proses pelaksanaan,” kata Bambang Adrian. 

Para praktisi dan akademisi dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang juga meyakini, menginventarisir dalam bentuk rembuk budaya baca masyarakat akan menghasilkan berbagai bentuk kebutuhan program literasi itu sendiri, sejauh mana program kegiatan akan dilaksanakan. rembuk budaya baca juga dapat menjadi tolak ukur, sehingga berbagai program kegiatan literasi yang akan dilaksanakan dapat terukur sedemikan rupa. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments