6 Granat Nanas Ditemukan di Wilkum Polsek Suliki

6 Granat Nanas Ditemukan di Wilkum Polsek Suliki

Suliki, Pionir—Nasril (48 tahun) warga Kampung Baru Kenagarian Andiang, Kecamatan Suliki pada Kamis 4 Agustus 2022 itu tak menyangka ketika asik bekerja di belakang kandang ayam milik warga, Khairul Yasni (48 tahun), melihat benda aneh di lokasi tempat ia bekerja tersebut.

Peristiwa itu bermula ketika Nasril sedang mencangkul tanah untuk membuat kolam ikan persis berdekatan dengan kandang ayam milik Khairul Yasni, di Napal Jorong Guntuang Nagari Banja Loweh, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota.

Namun saat ia telah menggali tanah hingga kedalaman 60 cm, nasrul menemukan sekumpulan benda keras serupa telur, jam 14.30 WIB.

Menemukan benda aneh tersebut lalu Nasril melaporkan kepada pemilik lahan, Khairul Yasni. Melihat benda tersebut, Khairul menduga barang tersebut adalah granat.

Untuk antisipasi agar tidak diganggu oleh anak-anak dan juga berdekatan dengan kandang ayam dan rumah penjaga kandang, Nasril bersama Khairul berinisiatif memindahkan secara hati-hati dengan dibungkus kantong plastik warna biru. 

Benda yang diduga kuat granat tersebut akhirnya dibawa menuju lokasi jauh di belakang kandang ayam sekira 40 meter dari lokasi awal ditemukan. 

Informasi penemuan benda yang diduga kuat granat tersebut sampai ke Kapolsek Suliki, Polres Lima Puluh Kota, Polda Sumatera Barat (Sumbar). 

Pada Jum’at pagi 5 Agustus 2022, PS. Kapolsek Suliki Iptu Yusmedi, SH bersama beberapa orang personelnya datang ke lokasi dan memasang policeline di lokasi awal penemuan benda tersebut dan lokasi akhir setelah dipindahkan.

Iptu Yusmedi yang dihubungi Pionir, Sabtu 6 Agustus 2022, membenarkan penemuan benda aneh oleh Nasril.  

"Benar, setelah kita cek kondisi dan jenis bahan peledak tersebut, diperkirakan granat jenis nanas yang masing terpasang pelatuknya atau kunci pemicu di benda bulat tersebut, dengan jumlah sebanyak 6 buah,” kata Iptu Yusmedi.

Yusmadi mengaku bahwa temuan benda yang diduga kuat adalag granat nenas yang masih aktif tersebut telah dilaporkan ke Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso, SIK. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments