Kapolsek Pariaman Berikan Pengarahan Kepada Pelajar SMA 2

Kapolsek Pariaman Berikan Pengarahan Kepada Pelajar SMA 2 

Pariaman Kota, Pionir—Untuk mencegah terjadinya tawuran lanjutan yang terjadi antar siswa SMKN 1 Kota Pariaman dan siswa SMA 2 Kota Pariaman yang terjadi hari Senin 1 Agustus 2022 jam 17.10 WIB, bertempat di gedung Futsal Cokes Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Kapolres Pariaman, Polda Sumatera Barat (Sumbar) AKBP Abdul Aziz SIK, memerintahkan Kapolsek Kota Pariaman, AKP Edi Karan Prianto, SH, MH memberikan pengarahan kepada pelajar SMA 2 Kota Pariaman serta seluruh wali kelas sekolah tersebut, pada Selasa 2 Agustus 2022, Jam 07.15 WIB.

Dalam memberikan pengarahan tersebut AKP Edi Karan didampingi Ps. Panit Provos Aiptu Yose Rizal, Ps. Panit Binmas Aipda Arman, Ps. Panit Intelkam Bripka Dedet Jatmiko.D, SH, Bhabinkamtibmas Briptu Randi melakukan pembinaan dan memberikan pengarahan kepada pelajar SMA 2 Kota Pariaman serta seluruh wali kelas sekolah tersebut.

Kata Edi Karan, saat itu ia bersama beberapa orang personel Polsek Kota Pariaman memberikan sosialisasi dan imbauan kepada seluruh siswa/wi SMA 2 yang berjumlah sekitar 874 orang,  dengan arahan tentang antisipasi tindak lanjut atas alasan solidaritas dari siswa sekolah SMA 2 Kota Pariaman yang merasa jadi korban pada kejadian tawuran tersebut.

Kata AKP Edi Karan pada Pionir, kunjungnan personel Polsek Kota Pariaman ke sekolah tersebut dalam rangka sosialisasi kepada para siswa SMA 2 sebagai upaya awal pencegahan siswa dari hal yang negatif seperti genk motor dan tawuran di lingkungan pelajar.

Menurut Edi Karan, kasus tawuran antarpelajar masih terjadi di beberapa darah di Sumatera Berat, seperti yang terjadi pada hari Kamis 28 Juli 2022, dimana segerombolan pelajar menyerang ke SMKN 1 Padang dengan membawa senjata tajam (sajam) seperti celurit untuk membacok siswa SMK 1 tersebut. 

Seperti diketahui, dalam peristiwa itu, dua orang siswa SMKN 1 Padang mengalami luka gores di bagian siku dan di bagian punggung.

Edi Karan mengaku sengaja melakukan kegiatan tersebut, untuk memberikan arahan kepada pelajar agar ke depan tidak ada lagi kasus tawuran. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments