Warga Lambung Bukit Kecamatan Pauh Butuh Alat Berat
Menyikapi hal itu, ratusan warga Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh Kota Padang sangat berharap kepada pemerintah agar segera membangun ulang jalan yang amblas dan jembatan yang putus sebagai akses penghubung, agar daerah mereka tidak terisolasi dan tidak mati suri, ujar Sanusi salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Pionir, saat menjamu kedatangan Yusri Latif S.Hi anggota DPRD Kota Padang, di daerah tersebut, Jumat 2 Januari 2026.
Sanusi mengatakan, saat ini masyarakat Kelurahan Lambung Bukit sangat membutuhkan bantuan alat berat untuk mengeruk dan mengalihkan arus sungai yang kini dipenuhi batu dan material banjir.
Kalau tidak segera dilakukan pengalihan arus dan pengerukan sungai, setidak nya terdapat puluhan rumah warga terancam jebol di hondoh harus sungai, Kondisi ini membuat warga merasa cemas, terutama saat hujan deras turun, ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini warga berupaya melakukan gotong royong dengan memindahkan batu-batu besar yang terbawa banjir menggunakan peralatan seadanya, upaya tersebut dilakukan agar aliran sungai tetap terbuka dan tidak meluap ke permukiman warga.
"Kita berharap pemerintah segera memberikan bantuan alat berat agar pemukiman warga terselamatkan" tuturnya.
Dikatakan Sanusi, ases jalan ke Kelurahan Lambung Bukit sempat putus totol karena tidak ada akses jalan menuju keluar. Untung saja ada warga masyarakat di daerah tersebut berbaik hati meminjamkan tanah ulayat mereka untuk jalan darurat.
Alhamdulillah pada hari itu juga, puluhan bahkan ratusan warga Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, bergotong royong membangun jalan darurat tersebut.
“Jalan darurat itu satu-satunya akses warga Kelurahan Lambung Bukit. Panjangnya sekitar 300 meter dan saat ini diprioritaskan untuk kendaraan roda dua,” katanya.
Lanjut Sanusi mengatakan, jalan darurat tersebut menghubungkan RW 4 dan RW 2 serta melayani sekitar 700 kepala keluarga. "Kita bersukur ada masyarakat yang berbaik hati mengizinkan tanah ulayat mereka untuk di bangun jalan alternatif. Semoga kebaikan nya di hijabah oleh Allah Azza Wa Jalla," ungkapnya.
Sementara itu Yusri Latif S.Hi anggota DPRD Kota Padang dari partai PKB mengatakan, warga terdampak banjir bandang di Kelurahan Lambung Bukit sangat membutuhkan bantuan alat berat untuk meluruskan atau mengalihkan arus sungai sehingga air tidak menghamtan lagi pemukiman warga, serta membersihkan berbagai titik yang tertimbun lumpur serta puing-puing akibat banjir.
“Kebutuhan yang sangat urgen saat ini adalah alat berat," ujarnya.
Ia menjelaskan, pada masa tanggap darurat, keberadaan alat berat sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pembersihan dan pemulihan lingkungan warga. Namun, hingga saat ini masih terdapat sejumlah lokasi yang belum terjangkau,seperti di Kelurahan Lambung Bukit.
"Warga Kelurahan Lambung Bukit sangat berharap bantuan ini segera diturunkan,” tukasnya. (Firman Sikumbang)


0 Comments