Bintara Remaja Angkatan 54 Hidupkan Malam Ramadhan dengan Tadarus

iklan adsense

Bintara Remaja Angkatan 54 Hidupkan Malam Ramadhan dengan Tadarus


PADANG, PIONIR--Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di mana umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di bulan suci ini, setiap amal kebaikan di lipatgandakan pahalanya. Salah satu amalan yang banyak dilakukan umat Islam adalah tadarus Al-Qur’an, yakni aktivitas membaca, memahami, dan menghayati ayat-ayat suci, baik secara sendiri maupun berjamaah.

Semangat itu pula yang ditunjukkan oleh Bintara Remaja Angkatan 54 Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat. Di tengah padatnya tugas sebagai anggota Polri, mereka tetap menyempatkan diri untuk memperbanyak ibadah melalui kegiatan tadarus selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Ihsan Aspol Lolong, Kelurahan Plamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Minggu 21 Februari 2026. 

Suasana masjid tampak khidmat ketika para personel duduk bersaf, masing-masing melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Lantunan ayat-ayat suci menggema lembut, seakan menghidupkan malam Ramadhan dengan nuansa ketenangan dan kedamaian.

Di bawah komando Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Sumbar, Kompol Maman Rosadi SH, kegiatan tadarus berjalan tertib dan penuh kekhusyukan. Ia menegaskan bahwa pembinaan terhadap bintara remaja tidak hanya difokuskan pada kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual.

“Tadarus ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembentukan karakter. Kami ingin anggota memiliki keseimbangan antara kekuatan jasmani dan rohani dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kompol Maman Rosadi SH.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat Ramadhan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas keimanan. Di sela-sela tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, para Bintara Remaja Angkatan 54 tetap berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Malam Ramadhan pun terasa lebih bermakna. Lantunan ayat suci yang mengalun dari Masjid Nurul Ihsan menjadi simbol tekad para personel untuk terus memperbaiki diri dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, tukasnya (Firman Sikumbang)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments