Di Tepi Batang Air Cubadak, Yuliarni Merawat Harapan dan Perjuangan LAN

iklan adsense

Di Tepi Batang Air Cubadak, Yuliarni Merawat Harapan dan Perjuangan LAN


Penampakan dari depan Kantor Lurah Kelurahan Beringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang

PADANG, PIONIR---Di tepi batang air (Sungai), menempuh jalan setapak yang dipenuhi rerumputan, berdirilah sebuah kantor sederhana milik Kelurahan Beringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Bangunan itu jauh dari kata layak. Namun dari tempat yang serba terbatas inilah, pengabdian seorang lurah bernama Yuliarni terus mengalir tanpa henti.

Segala keterbatasan tidak pernah menjadi penghalang baginya untuk bekerja. Bagi Yuliarni, jabatan lurah bukan sekadar posisi administratif di balik meja, melainkan amanah untuk hadir di tengah masyarakat. Ia bukan tipe pemimpin yang berdiam diri di ruang kerja, bukan karena ruang itu tidak representatif, tetapi karena gaya kepemimpinannya memang menuntut kedekatan dengan warganya.

Di luar tugas pemerintahan, Yuliarni juga dipercaya sebagai Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kecamatan Lubuk Kilangan. Peran ini semakin menegaskan komitmennya dalam menjaga masyarakat, tidak hanya dari persoalan administrasi, tetapi juga dari ancaman sosial seperti penyalahgunaan narkotika.

Siapa pun yang datang ke kantor kelurahan akan disambut dengan pelayanan penuh kehangatan. Bahkan, tak jarang Yuliarni justru lebih dulu mendatangi rumah warga, menjemput keluh kesah yang mungkin tak sempat terucap di ruang pelayanan. Loyalitas dan ketulusan itulah yang membuat sosoknya begitu dekat di hati masyarakat.

“Aku Wati, warga Kelurahan Beringin. Ibu lurah orangnya baik, sering membantu warga,” ujarnya kepada Pionir saat Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, berkunjung ke kantor lurah tersebut, Kamis (12/2/2026).

Perjalanan menuju kantor itu memang tidak mudah. Jalan setapak yang lanyah (becek) 

kerap membuat langkah terasa berat. Namun rasa itu seolah hilang ketika memasuki ruangan kantor. Hawa sejuk, keramahan petugas, serta suasana kekeluargaan membuat siapa pun betah berlama-lama.

Meski demikian, kenyataan pahit tetap menyelimuti bangunan tersebut. Kantor Kelurahan Beringin kerap terendam banjir saat hujan lebat mengguyur. Letaknya yang berada di tepi Batang Air Cubadak menjadi penyebab utama.

“Kalau banjir datang, kami terpaksa melayani masyarakat di tepi jalan, bahkan kadang di kantor Kecamatan Lubuk Kilangan,” ungkap Yuliarni.

Apresiasi terhadap dedikasi Yuliarni juga datang dari mantan Camat Lubuk Kilangan, Afriadi Masbiran, SH, M.Hum, yang kini menjabat Ketua LAN Kota Padang. Ia menilai Yuliarni sebagai salah satu lurah berprestasi yang dikenal sangat dekat dengan warganya.

“Yuliarni adalah lurah yang memiliki dedikasi tinggi dan benar-benar hadir di tengah masyarakat. Dengan kemampuan dan pengabdiannya, ia pantas di perjuangkan untuk menjadi camat,” ujar Afriadi.

Di tengah kondisi serba terbatas, semangat pelayanan itu justru semakin terasa. Kantor boleh sederhana, fasilitas boleh kurang memadai, tetapi dedikasi seorang lurah tak pernah surut. Dari bangunan yang nyaris tak layak huni itulah, Yuliarni membuktikan bahwa pengabdian sejati tidak ditentukan oleh megahnya kantor, melainkan oleh ketulusan hati dalam melayani masyarakat. (Firman Sikumbang)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments