Menata Hati, Menguatkan Bakti: BINROHTA Personel Dalmas Polda Sumbar Jelang Ramadan
Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Arrahman Polda Sumatera Barat
Sebanyak 50 personel yang dipimpin Danton 3B IPDA Adha Gautama Putra, S.Psi., M.H., duduk bersaf rapi mengikuti rangkaian pembinaan dengan penuh kekhusyukan. Bagi mereka, Binrohta bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang jeda yang memberi kekuatan batin di balik tuntutan tugas lapangan yang kerap menguras fisik dan emosi.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Kiamudin, M.Ag., mengangkat tema tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Ia mengajak para personel untuk memperbaiki niat, memperbanyak ibadah, menjaga lisan dan perilaku, serta membersihkan hati dari sifat-sifat yang dapat mengurangi nilai ibadah. Ramadan, menurutnya, bukan hanya momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi kesempatan memperbarui hubungan manusia dengan Sang Pencipta sekaligus dengan sesama.
Pesan tersebut terasa relevan bagi anggota Dalmas yang setiap hari berada di garis depan pelayanan masyarakat. Ketegasan dalam tugas, kata Ustadz Kiamudin, harus selalu berjalan seiring dengan kelembutan hati dan kejernihan niat.
Direktur Samapta Polda Sumbar, Kombes Pol Akmadi, S.I.K., menegaskan bahwa pembinaan rohani merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter personel kepolisian. Kekuatan fisik dan keterampilan teknis, menurutnya, harus ditopang oleh ketahanan iman dan moral agar pelaksanaan tugas tetap humanis, berintegritas, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.
“Melalui Binrohta, kami berharap seluruh personel semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat kedisiplinan serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas, terutama menjelang bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung sederhana itu justru memancarkan makna mendalam. Di balik seragam dan kesiapsiagaan, para personel Dalmas juga adalah manusia yang terus belajar menata diri. BINROHTA menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada negara tidak terpisah dari pengabdian kepada Tuhan.
Menjelang datangnya Ramadan, langkah-langkah kecil di ruang ibadah itu menjadi bekal besar, hati yang lebih tenang, niat yang lebih lurus, serta tekad untuk mengabdi dengan penuh keikhlasan. (Firman Sikumbang)


0 Comments