Jejak Kepedulian Dalmas Kompi B Ditsamapta Polda Sumatera Barat di Pesisir Pantai Padang

iklan adsense

Jejak Kepedulian Dalmas Kompi B Ditsamapta Polda Sumatera Barat di Pesisir Pantai Padang


PADANG, PIONIR---Pagi baru saja merekah di ufuk barat Kota Padang ketika derap langkah puluhan personel Dalmas Kompi B Ditsamapta Polda Sumatera Barat menyusuri garis pantai. Angin laut membawa aroma asin yang lembut, sementara ombak bergulung pelan menyentuh pasir. Di tengah suasana yang masih teduh itulah, semangat gotong royong ditanamkan, bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kepedulian terhadap ruang hidup bersama.

Selasa, 10 Februari 2026, tepat pukul 07.00 WIB, kegiatan goro atau korvei kebersihan digelar di sepanjang Pantai Padang, Kelurahan Bandar Purus, Kecamatan Padang Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh IPDA Adha Gautama Putra, S.Psi., M.H, bersama 50 personel Dalmas Kompi B yang sejak pagi telah bersiap dengan perlengkapan kebersihan di tangan. Kehadiran Ipda Adha di tengah barisan personel tidak hanya sebagai pemimpin kegiatan, tetapi juga teladan kepedulian terhadap lingkungan.

Satu per satu sampah yang tersapu ombak dikumpulkan. Botol plastik, potongan kayu, hingga sisa kemasan yang terbawa arus laut menjadi bukti bahwa menjaga kebersihan pantai bukan hanya tugas petugas, melainkan tanggung jawab bersama. Namun pagi itu, kepedulian diwujudkan lebih dulu oleh mereka yang biasa berdiri di garis depan pengamanan, para personel Dalmas.

Kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah, gerakan nasional yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia ini guna menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga lingkungan. Pantai sebagai wajah sebuah kota membutuhkan sentuhan nyata agar tetap nyaman, sehat, dan indah dipandang oleh masyarakat maupun wisatawan.

Direktur Samapta Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Akhmadi, S.IK, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi bentuk kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga kepedulian sosial dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, kebersihan ruang publik—terutama kawasan wisata, akan berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat sekaligus citra daerah.

Gotong royong di Pantai Padang juga menjadi pengingat kuat tentang nilai kebersamaan yang sejak lama hidup dalam budaya Indonesia. Di tengah meningkatnya aktivitas wisata dan tantangan lingkungan perkotaan, semangat goro menjadi jembatan yang menyatukan aparat dan masyarakat dalam tujuan yang sama: menjaga bumi tetap bersih dan layak dihuni.

Bagi Ipda Adha Gautama Putra dan para personel Dalmas, kegiatan ini menghadirkan makna pengabdian yang berbeda. Mereka tidak sedang menjalankan pengamanan massa ataupun operasi kepolisian. Namun justru dalam kesederhanaan menyapu pasir dan mengumpulkan sampah, tercermin sisi humanis seorang anggota Polri, melayani tanpa harus selalu berada dalam situasi genting.

Pantai Padang sendiri merupakan salah satu ruang publik paling hidup di Kota Padang. Saat senja, kawasan ini dipenuhi warga yang berjalan santai, berolahraga, atau sekadar menikmati debur ombak. Menjaga kebersihannya berarti menjaga ruang kebahagiaan banyak orang. Karena itu, aksi kecil di pagi hari dapat menjelma menjadi dampak besar bagi kualitas hidup masyarakat.

Pagi beranjak siang. Tumpukan sampah yang sebelumnya berserak kini telah terkumpul rapi. Garis pantai tampak lebih bersih, angin laut terasa lebih segar, dan langkah para personel Dalmas perlahan meninggalkan jejak pengabdian di pasir yang sama. Jejak yang mungkin akan hilang tersapu ombak, tetapi maknanya tetap tinggal, bahwa menjaga negeri dapat dimulai dari tindakan sederhana. (Firman Sikumbang)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments