LAN Sumbar Dampingi Penyintas Narkotika Menuju Pemulihan

iklan adsense

LAN Sumbar Dampingi Penyintas Narkotika Menuju Pemulihan



Ketua LAN Sumatera Barat Firman Sikumbang, mendampingi penyintas Narkotika ke BNNP Sumatera Barat,   Kamis, 12 Februari 2026.

PADANG, PIONIR---Minimnya pengetahuan masyarakat tentang rehabilitasi narkotika masih menjadi kendala utama dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Banyak yang belum memahami bahwa pecandu sesungguhnya adalah korban yang membutuhkan pertolongan medis dan sosial, bukan semata pelaku kriminal yang harus dipenjara. Stigma dan rasa malu kerap membuat keluarga memilih diam, menyembunyikan persoalan, hingga kesempatan untuk pulih justru semakin menjauh.

Di tengah kondisi tersebut, kehadiran Lembaga Anti Narkotika (LAN) menjadi harapan baru. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, LAN hadir memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa rehabilitasi bukanlah aib, melainkan jalan penyelamatan. Upaya ini tampak nyata saat LAN melakukan sosialisasi sekaligus pendampingan kepada warga Kampuang Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, bersama jajaran turun langsung ke tengah masyarakat, membuka ruang dialog, serta menjelaskan pentingnya rehabilitasi bagi penyintas narkotika. Pendampingan tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret mengantar penyintas memperoleh layanan rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat.

Salah satu warga yang mendapat pendampingan tersebut adalah Rezi Azwar (33 tahun). Ia datang bersama kedua orang tuanya, Eta Warni (56 tahun) dan Zainal Azhar (62 tahun), yang menyimpan harapan besar agar anak mereka dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan yang sehat serta produktif. Dukungan keluarga menjadi kekuatan penting dalam proses pemulihan, sekaligus menegaskan bahwa rehabilitasi adalah bentuk kasih sayang, bukan hukuman.

Pendampingan ini terlaksana atas inisiasi Ketua LAN Kecamatan Lubuk Kilangan, Yuliarni, yang juga menjabat sebagai lurah di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Kepedulian tersebut menunjukkan bahwa upaya penanggulangan narkotika membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah di tingkat kelurahan.

Saat itu pula, Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat mendampingi penyintas menuju BNNP Sumatera Barat. Kedatangan rombongan disambut oleh Katim Rehabilitasi Josra Maidi, S.T., dan Katim Dayamas Kombes Pol. Erlis, S.E., M.H. Dalam kesempatan tersebut, Josra Maidi menjelaskan ketentuan pasal-pasal rehabilitasi kepada pihak keluarga dan penyintas, sekaligus menegaskan bahwa layanan rehabilitasi di BNNP Sumatera Barat gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun, sehingga keluarga tidak perlu ragu membawa anggota keluarganya menjalani proses pemulihan.

Pendampingan yang dilakukan LAN Sumatera Barat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap generasi muda. Apresiasi serupa juga disampaikan Mayjen TNI (Purn) Amril Amir, S.IP, mantan Panglima Kodam VII/Wirabuana, yang menekankan bahwa pendekatan kemanusiaan melalui rehabilitasi dan pendampingan menjadi kunci dalam memutus rantai penyalahgunaan narkotika.

Melalui langkah nyata ini, LAN Sumatera Barat kembali menegaskan komitmennya untuk merangkul penyintas narkotika dan keluarganya. Rehabilitasi dipandang sebagai pintu menuju perubahan, memberi kesempatan kedua bagi individu untuk bangkit, serta menghadirkan kembali harapan bagi keluarga yang selama ini diliputi kecemasan. 

"Rehabilitasi bukan akhir perjalanan, melainkan awal menuju kehidupan yang lebih sehat, bermartabat, dan penuh harapan", tukas Firman (Boby)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments