Muchlis Yusuf Abit Soroti Ancaman Narkotika di Ranah Pesisir

iklan adsense

Muchlis Yusuf Abit Soroti Ancaman Narkotika di Ranah Pesisir

Muchlis Yusuf Abit, ST, MM

PESISIR SELATAN, PIONIR------Peredaran gelap narkotika di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, masih menjadi ancaman serius yang membayangi masa depan generasi muda. Fenomena ini tak lagi berada di ruang tersembunyi, melainkan kian nyata dengan meningkatnya kasus yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat, bahkan hingga ibu rumah tangga. 

Keprihatinan itu disuarakan langsung oleh Muchlis Yusuf Abit, ST, MM, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus putra daerah Kabupaten Pesisir Selatan, saat berkoordinasi dengan Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang di ruang kerja nya, di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu 4 Februari 2026.

Ia menilai bahwa ancaman narkotika di daerah kelahirannya telah berada pada fase yang mengkhawatirkan dan membutuhkan respons serius serta terkoordinasi dari semua pihak.

Menurut Muchlis, di tengah masifnya ancaman narkotika, masih sangat sedikit organisasi kemasyarakatan yang secara konsisten dan berkelanjutan melakukan gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di tanah kelahiran nya tersebut.

Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada Lembaga Anti Narkotika (LAN) Sumatera Barat yang dinilainya menjadi satu-satunya organisasi yang bergerak masif dan menyentuh langsung masyarakat Pesisir Selatan.

“Saya melihat secara nyata, satu-satunya organisasi kemasyarakatan yang aktif dan konsisten melakukan kegiatan P4GN di Kabupaten Pesisir Selatan adalah LAN Sumbar. Program-program mereka menyentuh langsung masyarakat di akar rumput,” ujar Muchlis.

Sebagai putra daerah, Muchlis menegaskan dukungannya terhadap langkah dan komitmen LAN Sumbar dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika. Ia menilai kehadiran LAN bukan sekadar simbol perlawanan, tetapi telah menjadi gerakan sosial yang nyata di tengah masyarakat.

“Selaku putra daerah, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LAN Sumbar atas dedikasi dan keberpihakannya terhadap keselamatan generasi Pesisir Selatan,” tegasnya.

Lebih jauh, Muchlis juga menekankan bahwa perang melawan narkotika tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Peran orang tua dan keluarga, menurutnya, menjadi benteng pertama dan utama dalam melindungi anak-anak dari jeratan narkotika. Pengawasan, komunikasi, serta keteladanan di lingkungan keluarga harus diperkuat seiring derasnya ancaman narkotika yang menyasar usia produktif.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya komitmen bersama antara seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah, TNI/Polri, Badan Narkotika Kabupaten (BNK), LAN, serta masyarakat luas harus berjalan seiring dan seirama untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Tanpa kerja bersama dan kesadaran kolektif, ancaman ini akan terus menggerogoti. Pesisir Selatan harus diselamatkan, dan itu hanya bisa dilakukan jika semua pihak bergerak,” pungkasnya (Boby)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments