Sumatera Barat Darurat Narkotika, LAN Harus Percepat Langkah P4GN

iklan adsense

Sumatera Barat Darurat Narkotika, LAN Harus Percepat Langkah P4GN

Syafril, SE

PADANG, PIONIR---Ancaman narkotika di Sumatera Barat tak lagi berada di pinggir wacana. Ia kini berdiri nyata di tengah masyarakat—menyusup ke ruang sosial, membidik generasi muda, bahkan merangsek ke lingkungan pendidikan. Narkotika bukan lagi isu laten, melainkan krisis yang menuntut respons cepat dan terukur.

Pengungkapan jaringan narkotika oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat di Kota Bukittinggi, beberapa waktu lalu, menjadi alarm keras bagi semua pihak. Fakta ini menegaskan bahwa Sumbar berada dalam kondisi rawan, menjadi salah satu simpul peredaran yang tak bisa lagi dipandang sebelah mata.

Jika tak segera dihadang dengan langkah konkret dan kolaboratif, peredaran narkotika berpotensi menggerogoti masa depan generasi muda, anak-anak bangsa yang seharusnya tumbuh dalam ruang aman, sehat, dan produktif. Di titik inilah, gerak cepat, keberanian, dan konsistensi menjadi kata kunci perang melawan narkotika di Ranah Minang.

Ketua Divisi Sosial dan Agama Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Syafril, SE, menilai situasi tersebut harus dijawab dengan kehadiran LAN secara nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, LAN tidak boleh berjalan lambat ketika peredaran narkotika bergerak masif dan sistematis.

"Kasus yang diungkap BNNP Sumbar membuktikan bahwa Sumatera Barat bukan lagi daerah transit, tetapi sudah menjadi sasaran serius jaringan narkotika. Ini peringatan bagi kita semua,” tegas Syafril.

Ia menekankan, LAN sebagai lembaga yang bergerak di bidang pencegahan dan penyalahgunaan narkotika harus tampil ke depan, memperkuat peran sosial dan keagamaan sebagai benteng moral masyarakat. Syafril mengaku prihatin melihat kondisi Sumatera Barat saat ini, terutama ancaman narkotika yang menyasar generasi muda.

Keprihatinan tersebut mendapat respons langsung dari Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang. Menurut Firman, LAN Sumbar saat ini tengah menyusun dan mengonsolidasikan kekuatan, khususnya dalam bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Saat ini kami fokus menyusun kekuatan dan strategi. Insyaallah, pergerakan LAN Sumbar akan mulai berjalan secara aktif pada bulan Maret mendatang,” ujar Firman.

Ia menambahkan, LAN Sumbar tidak bergerak sendiri. Sejumlah langkah koordinasi telah dilakukan bersama pemerintah daerah guna memfasilitasi pergerakan LAN agar dapat menjangkau masyarakat secara langsung, termasuk masuk ke lingkungan sekolah-sekolah sebagai ruang strategis pencegahan dini.

“Alhamdulillah, koordinasi dengan pemerintah daerah sudah kami lakukan. Dukungan ini sangat penting agar program LAN benar-benar menyentuh masyarakat dan dunia pendidikan,” ungkapnya.

Firman menegaskan, pendekatan edukatif dan preventif akan menjadi fokus utama LAN Sumbar ke depan. Melalui sinergi antara organisasi, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, LAN berharap mampu membangun kesadaran kolektif bahwa perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Di tengah derasnya ancaman narkotika, langkah LAN Sumbar ini menjadi ikhtiar strategis  membangun benteng sosial sejak dini, sebelum generasi muda kehilangan arah dan masa depan, tukasnya (Boby)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments