Tak Bergantung Bantuan, LAN Sumbar Tetap di Garda Depan P4GN
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BNNP Sumatera Barat Brigjen Pol. Dr. Ricky Yanuarfi, S.H., M.Si. yang diwakili oleh Kabag Umum Ilham, didampingi jajaran pejabat utama, yakni Kabid Pemberantasan Kombes Pol. Fery Herlambang, S.I.K., M.M., Penyidik Madya Kombes Pol. Dr. Azwar, S.Sos., S.H., M.Si., M.H., Katim Rehabilitasi Josra Maidi, S.T., Katim Cegah Kombes Pol. Susilawati, S.H., serta Katim Dayamas Kombes Pol. Erlis, S.E., M.H. Hadir pula Kepala Kesbangpol Sumatera Barat, Mursalim.
Dalam forum tersebut, satu per satu organisasi yang bergerak di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) turut menyampaikan capaian kegiatan mereka selama setahun terakhir. Firman kemudian menjelaskan kiprah LAN yang telah menjangkau hampir seluruh kota dan kabupaten di Sumatera Barat.
Menurutnya, LAN tidak hanya fokus pada kegiatan penyuluhan, tetapi juga aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah, mulai dari SKPD, Forkopimcam, hingga walinagari beserta perangkatnya, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan gerakan P4GN yang berkelanjutan.
“Kami terus bergerak melakukan kegiatan P4GN. Bahkan, sosialisasi ke sekolah-sekolah kami lakukan hampir setiap hari. Banyak sekolah juga meminta LAN hadir untuk memberikan penguatan pemahaman bahaya narkotika kepada para pelajar,” ungkap Firman.
Ia menambahkan, LAN Sumatera Barat kini semakin dikenal masyarakat berkat konsistensi gerakan yang dilakukan tanpa henti. Tim P4GN yang dimiliki LAN disebutnya solid dan memiliki kemampuan penyuluhan yang kuat dalam menyampaikan bahaya narkotika di tengah masyarakat.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, sejumlah perwakilan ormas sempat mempertanyakan persoalan operasional kegiatan, terutama terkait keterbatasan pendanaan. Mereka menilai tanpa dukungan anggaran, gerakan P4GN akan sulit berjalan maksimal. Pertanyaan tersebut sebelumnya juga diarahkan kepada Kepala Kesbangpol Sumatera Barat, Mursalim, yang menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menghadapi kebijakan efisiensi sehingga dukungan anggaran belum dapat diberikan secara optimal.
Menanggapi hal itu, Firman justru menegaskan bahwa semangat gerakan masyarakat tidak boleh bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.
“Kita sebagai ormas seharusnya menjadi pendamping pemerintah dalam menjalankan P4GN. Kita yang harus merangkul pemerintah dan BNNP untuk turun ke tengah masyarakat. Pemerintah mendorong, tetapi kita yang berbuat,” tegasnya.
Ia menyebut, hingga kini LAN belum menerima bantuan pendanaan dari pemerintah. Namun keterbatasan tersebut tidak menyurutkan langkah LAN untuk terus aktif bergerak, bahkan menjalankan kegiatan hampir setiap hari.
Bagi Firman Sikumbang, kekuatan utama gerakan anti-narkotika terletak pada nawaitu, keikhlasan, dan ketulusan untuk berbuat. Dengan landasan itu, ia meyakini setiap langkah perjuangan akan dimudahkan oleh Allah SWT. “Ketika niat kita lurus untuk menyelamatkan generasi, insya Allah jalan akan selalu dibukakan,” tutupnya (Boby)


0 Comments