LAN Dharmasraya Dorong Kemandirian Organisasi Melalui Pengembangan Usaha Mandiri
Selama ini banyak organisasi sosial menghadapi kendala dalam menjalankan program kerja karena keterbatasan anggaran. Ketergantungan pada donatur, sponsor, maupun iuran anggota seringkali membuat pelaksanaan kegiatan menjadi terbatas dan tidak berkelanjutan. Oleh sebab itu, membangun unit usaha yang dikelola secara profesional menjadi salah satu solusi agar organisasi memiliki sumber pendanaan sendiri.
Hal tersebut di pahami betul oleh Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Dharmasraya, Dasriyan. Ia mengatakan bahwa organisasi yang kuat tidak hanya bergantung pada dukungan eksternal, tetapi juga harus mampu menciptakan sumber pendapatan sendiri.
Menurutnya, banyak program kerja organisasi yang sebenarnya sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat, namun seringkali membutuhkan biaya yang cukup besar untuk direalisasikan. Dengan adanya unit usaha, organisasi dapat memiliki arus kas yang lebih stabil sehingga berbagai program kerja dapat dijalankan secara berkesinambungan.
“Program kerja yang baik tentu memerlukan dukungan dana yang cukup. Dengan adanya unit usaha, organisasi memiliki sumber pendapatan sendiri yang dapat menjamin keberlanjutan program-program jangka panjang,” ujar Dasriyan.
Ia menambahkan bahwa keberadaan usaha mandiri juga akan membuat organisasi menjadi lebih dinamis dan tidak kaku dalam menjalankan berbagai kegiatannya. Ketika organisasi memiliki sumber pendanaan sendiri, maka berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan dengan lebih cepat tanpa harus menunggu bantuan dari pihak lain.
“Organisasi akan lebih lincah dan fleksibel dalam merespons kebutuhan yang muncul di tengah masyarakat. Usaha yang kita bangun diharapkan mampu menjadi penopang kegiatan organisasi,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan hal tersebut, pada Senin (9/3/2026), Dasriyan bersama Dewan Penasehat Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Dharmasraya, Poniman, melakukan peninjauan langsung ke Rumah Potong Hewan Unggas yang berada di Jorong Pulau Sangik, Nagari Sungai Kambuik, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung potensi pengembangan usaha yang dapat dikelola oleh organisasi. Rumah potong hewan unggas tersebut dinilai memiliki peluang usaha yang cukup baik karena kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam dan unggas lainnya terus meningkat setiap harinya.
Selain itu, keberadaan usaha tersebut juga diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi lingkungan setempat.
Dasriyan menegaskan bahwa pengembangan unit usaha bukan hanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan semata, tetapi juga menjadi bagian dari strategi organisasi dalam memperkuat peran sosial di tengah masyarakat.
“Ke depan kita berharap usaha ini dapat berkembang dengan baik, sehingga selain membantu kemandirian organisasi, juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dengan adanya langkah ini, Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Dharmasraya berharap dapat menjadi organisasi yang lebih mandiri, profesional, serta mampu menjalankan berbagai program pencegahan dan penyuluhan bahaya narkotika secara lebih luas dan berkelanjutan di tengah masyarakat, tukasnya (tim)


0 Comments