Safari Ramadan Muchlis Yusuf Abit, Menguatkan Ibadah dan Harapan Masyarakat Pesisir Selatan
Dalam kegiatan tersebut, Muchlis Yusuf Abit menyalurkan bantuan aspirasi senilai Rp460 juta untuk delapan masjid dan tiga musala. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap rumah ibadah yang selama ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Penyerahan bantuan dilakukan pada Kamis (5/3) dalam rangkaian Safari Ramadan yang dipusatkan di Masjid Da’watul Iman Labuhan Tanjak, Air Haji Barat, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Kehadiran Yusuf Abit disambut hangat oleh masyarakat yang memadati masjid untuk melaksanakan salat tarawih dan bersilaturahmi.
Sejak pertama kali dipercaya menjadi wakil rakyat pada periode 2019–2024 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029, Yusuf Abit terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan rumah ibadah. Hingga kini, hampir seratus unit masjid dan musala di daerah pemilihannya telah merasakan bantuan aspirasi yang ia perjuangkan melalui DPRD Sumbar.
Saat ditemui pada Minggu (8/3), anggota dewan dari Fraksi Partai Gerindra yang akrab disapa Yusuf Abit itu menjelaskan, pada Safari Ramadan tahun ini masing-masing masjid menerima bantuan Rp50 juta, sedangkan musala memperoleh Rp20 juta.
Rumah ibadah yang menerima bantuan antara lain Masjid Syuhada, Masjid Da’watul Iman, Masjid Darul Huda, Musala Nurul Ijtihad, Masjid Nurul Haq, Masjid Nur Ikhlas, serta Musala Nurul Huda di Kecamatan Linggo Sari Baganti. Selain itu, Surau Gadang di Kecamatan Lengayang dan Masjid Nurul Iman di Kecamatan Air Pura juga mendapat bantuan serupa.
Bagi Yusuf Abit, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui Safari Ramadan ini kita tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga berupaya membantu kebutuhan rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama untuk meningkatkan kenyamanan jemaah dalam menjalankan ibadah selama Ramadan maupun dalam kegiatan keagamaan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf Abit juga menyinggung kondisi Pesisir Selatan yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.
Menurutnya, selain pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi masyarakat, penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan juga sangat penting agar masyarakat tetap kuat menghadapi berbagai ujian.
“Masjid dan musala bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Karena itu kita ingin memastikan rumah ibadah ini terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Perhatian Yusuf Abit terhadap daerah pemilihannya tidak hanya terbatas pada rumah ibadah. Ia juga aktif memperjuangkan berbagai program pembangunan di sektor pertanian, pendidikan, perkebunan, hingga kelautan.
Melalui perjuangannya di DPRD Sumbar, pada tahun 2025 sejumlah program pembangunan telah direalisasikan di Pesisir Selatan. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton di Durian Pandaan, pembukaan jalan usaha tani di Kampung Labuhan Tanjak, pembangunan pengaman tebing sungai di Kampung Labuhan Tanjak, serta bantuan sarana dan prasarana pendidikan di beberapa kecamatan.
Sementara pada tahun 2026 ini, ia kembali memperjuangkan pembangunan pengamanan tebing sungai di Nagari Air Haji Barat dan Nagari Pasar Lama Muara Air Haji dengan total anggaran sekitar Rp2,5 miliar, disertai beberapa program pembangunan lainnya.
“Dalam menjalankan amanah ini, kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat provinsi,” tuturnya.
Tak hanya menyerahkan bantuan untuk rumah ibadah, pada Safari Ramadan di Masjid Da’watul Iman Labuhan Tanjak, Yusuf Abit juga membagikan ratusan kain sarung kepada jemaah salat tarawih yang hadir. Kehangatan suasana malam itu semakin terasa dengan kehadiran Kabag Kesra Provinsi Sumatera Barat, Wali Nagari Air Haji Barat, serta penceramah Buya Sihar dari Pasar Bukit Air Haji.
Safari Ramadan tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan pengurus masjid. Bagi mereka, perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga menjadi sumber semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial di Pesisir Selatan. (Firman Sikumbang)


0 Comments