Naif Rasanya Anggota DPR RI Ikut Campur Urusan WC Umum dan Parkir di Padang
Firman menilai persoalan pengelolaan toilet umum dan parkiran merupakan ranah Pemerintah Kota Padang, sehingga tidak perlu sampai melibatkan anggota DPR RI.
“Masalah toilet dan parkiran saja sampai ikut campur. Andre itu anggota DPR RI. Ini sebenarnya ranahnya Pemerintah Kota Padang. Terlalu kecil rasanya jika persoalan seperti ini harus melibatkan anggota DPR RI,” ujar Firman.
Menurutnya, pengelolaan fasilitas seperti WC umum dan parkiran di kawasan tersebut juga dapat menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar, khususnya masyarakat Badarai.
“Biarkan saja dikelola dengan baik. Itu juga bisa menghidupi masyarakat Badarai. Hal-hal seperti ini seharusnya cukup diselesaikan di tingkat pemerintah kota,” katanya.
Firman juga mengingatkan agar polemik tersebut tidak sampai menimbulkan kesan yang dapat menjatuhkan wibawa pemerintah daerah.
“Jangan sampai ada indikasi yang menjatuhkan marwah Wali Kota Padang, sampai-sampai anggota DPR RI mencampuri urusan seperti ini. Rasanya sangat naif jika persoalan teknis daerah harus ditangani sampai ke tingkat pusat,” tegasnya.
Ia juga berharap keterlibatan tersebut tidak sampai menimbulkan persepsi di tengah masyarakat bahwa ada pihak yang ingin mencari panggung dari persoalan yang sebenarnya bisa diselesaikan di tingkat daerah.
“Jangan sampai pula muncul kesan seolah-olah ini hanya untuk mencari panggung. Karena persoalan seperti ini cukup diselesaikan oleh Pemerintah Kota Padang tanpa harus melibatkan anggota DPR RI,” ujarnya.
Firman menegaskan kembali bahwa persoalan pengelolaan WC umum dan parkiran tersebut bukanlah wilayah peran seorang legislator di tingkat pusat, melainkan cukup diselesaikan oleh Pemerintah Kota Padang sesuai kewenangannya. (tim)


0 Comments