LAN Sumbar dan LAN Kota Padang Rangkul Niniak Mamak Pauh IX Kecamatan Kuranji, Perkuat Benteng Adat Lawan Narkotika

iklan adsense

LAN Sumbar dan LAN Kota Padang Rangkul Niniak Mamak Pauh IX Kecamatan Kuranji, Perkuat Benteng Adat Lawan Narkotika


PADANG, PIONIR — Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat bersama LAN Kota Padang terus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN). Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah merangkul niniak mamak dari sembilan tapian/keluraham di Pauh IX, Kecamatan Kuranji.

Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang dalam kegiatan Road Show LAN Go to Nagari yang digelar di Kantor KAN Pauh IX, Kecamatan Kuranji, pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh niniak mamak dari sembilan tapian/kelurahan, Bundo Kanduang, serta puluhan dubalang di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Turut hadir Ketua KAN Pauh IX, Suardi Datuak Rajo Bujang, serta Ketua Majelis Perwakilan Adat (MPA) Pauh IX, Irwan Basir Datuak Rajo Alam, SH, MM.

Sejumlah tokoh hadir sebagai pemateri, di antaranya Dewan Pembina LAN Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Syamsu Rahim, Ketua Divisi LAN Kota Padang, Dr. Desri Nora, M.Pd, serta Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang.

Hadir pula Sekretaris LAN Provinsi Sumatera Barat Afrialdi Masbiran, SH, M.Hum, Ketua LAN Kota Padang Hj. Yuliar, S.Sos., MM, Dewan Penasehat LAN Provinsi Sumatera Barat Risman Jambak, SH, Wakil Sekretaris Dhiva Rully Rahmadhani dan Nikita Salsabila Fresil, serta jajaran pengurus lainnya.

Dalam pemaparannya, Drs. H. Syamsu Rahim menegaskan bahwa upaya mengantisipasi peredaran gelap narkotika tidak cukup hanya dengan penguatan program P4GN semata. Ia menekankan pentingnya aksi nyata dan pemberdayaan anak nagari sebagai kunci utama.

“Pemberantasan narkotika harus dimulai dari lingkungan terkecil, dari keluarga hingga ke nagari. Peran niniak mamak sangat strategis dalam menjaga anak kemenakan dari pengaruh negatif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, mengatakan bahwa narkotika merupakan ancaman nyata yang harus dilawan secara bersama-sama.

“Narkotika ini adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang merusak generasi kita secara sistematis. Karena itu tidak bisa ditangani secara biasa-biasa saja. Harus ada gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen, termasuk niniak mamak, Bundo Kanduang, dan dubalang,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kekuatan adat Minangkabau merupakan benteng utama dalam menjaga moral generasi muda.

“Kalau adat bergerak, maka nagari akan kuat. Kalau nagari kuat, maka peredaran narkotika bisa kita tekan. LAN tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan semua pihak,” tambah Firman.

Di sisi lain, Ketua LAN Kota Padang, Hj. Yuliar, S.Sos, MM, menegaskan bahwa keberadaan LAN di Kota Padang akan menyentuh hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

“Kerja sama yang dibentuk dengan para niniak mamak dan Bundo Kanduang di tiap tapian akan mempersempit ruang gerak para pengedar,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rencana konkret pembentukan posko terpadu berbasis adat di setiap tapian.

“LAN akan membentuk posko terpadu di tingkat tapian atau kelurahan yang diketuai oleh niniak mamak dalam kaum di tapian tersebut. Tapian Pauh IX Kecamatan Kuranji ini memiliki sembilan tapian, artinya sembilan niniak mamak dari masing-masing suku di libatkan dalam upaya pemberantasan narkotika ini. Nantinya, masing-masing tapian akan memiliki posko terpadu yang akan menampung aspirasi masyarakat paling bawah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MPA Pauh IX Kecamatan Kuranji, Irwan Basir Datuak Rajo Alam, SH, MM, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan yang di inisiasi oleh LAN Provinsi Sumatera Barat.

“Kita sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh LAN Provinsi Sumatera Barat ini. Pelibatan unsur adat seperti niniak mamak, Bundo Kanduang, dan dubalang adalah langkah yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan narkotika di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua KAN Pauh IX Kecamatan Kuranji, Suardi Datuak Rajo Bujang, juga menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret yang dilakukan LAN.

“Selama ini kita sering melakukan kegiatan sosialisasi bahaya narkotika. Namun setelah sosialisasi dilakukan, tidak ada pergerakan nyata, hanya sebatas seremonial semata. Berbeda dengan LAN Provinsi Sumatera Barat, tidak hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga aksi nyata dengan memberdayakan niniak mamak, Bundo Kanduang, dan dubalang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut langsung dibentuk tim pencegahan berbasis adat.

“Bahkan dalam pertemuan ini langsung dibentuk tim pencegahan yang beranggotakan niniak mamak dari sembilan tapian. Ini langkah konkret yang patut kita dukung bersama,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, LAN berharap terbangun komitmen bersama antara lembaga adat, tokoh masyarakat, dan organisasi anti narkotika dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika, khususnya di wilayah Kecamatan Kuranji.

Kegiatan Road Show LAN Go to Nagari ini juga menjadi bukti nyata keseriusan LAN dalam melakukan pendekatan langsung ke masyarakat, guna memperkuat kesadaran kolektif dan membangun gerakan bersama dalam melawan ancaman narkotika di Sumatera Barat, tukasnya (tim)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments