LAN Sumbar Perkuat Sinergi dengan Niniak Mamak, Program “LAN Go to Nagari” Siap Digencarkan
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan, serta dihadiri oleh Ketua KAN Pauah Kuranji, Suardi Dt Rajo Bujang, para orang tuo nagari, serta niniak mamak dari sembilan suku yang memiliki peran strategis dalam menjaga nilai dan norma adat di tengah masyarakat.
Dalam dialog tersebut, Firman Sikumbang mengatakan bahwa upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang selama ini dilakukan oleh LAN Sumatera Barat tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan seremonial atau sosialisasi semata. Menurutnya, diperlukan langkah nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.
“Selama ini kita sudah bergerak secara masif, namun ke depan kita akan lebih fokus memperkuat gerakan hingga ke akar rumput. Tahun 2026 ini, LAN Sumatera Barat akan menjalankan program road show ‘LAN Go to Nagari’ sebagai bentuk keseriusan kita mendekatkan program P4GN langsung ke masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang sosialisasi, tetapi juga sebagai wadah membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang bahaya narkotika yang kian mengkhawatirkan. Untuk itu, LAN akan melibatkan seluruh elemen penting di nagari, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda parik paga nagari, hingga bundo kanduang.
Menurut Firman, kekuatan adat dan budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” merupakan benteng moral yang sangat kuat dalam mencegah masuknya pengaruh negatif, termasuk narkotika.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Peran niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, serta generasi muda sangat penting. Jika semua unsur ini bergerak bersama, maka ruang gerak peredaran narkotika akan semakin sempit, bahkan bisa kita putus hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program “LAN Go to Nagari” juga akan difokuskan pada penguatan sistem pengawasan berbasis masyarakat. Artinya, masyarakat tidak hanya menjadi objek sosialisasi, tetapi juga subjek utama dalam menjaga lingkungannya dari ancaman narkotika.
Firman juga mengajak seluruh niniak mamak dan tokoh masyarakat untuk kembali menguatkan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, kepedulian dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mencegah peredaran narkotika sejak dini.
Sementara itu, Ketua KAN Pauah Kuranji, Suardi Dt Rajo Bujang, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh LAN Provinsi Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program tersebut dan akan menggerakkan seluruh niniak mamak untuk turut serta dalam upaya pencegahan narkotika di wilayahnya.
“Kami dari KAN Pauah Kuranji tentu sangat mendukung langkah LAN Sumbar. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami siap menggerakkan niniak mamak dan seluruh unsur adat untuk menjaga anak kemenakan dari pengaruh buruk narkotika,” ujarnya.
Pertemuan tersebut memperkuat sinergi antara LAN dan lembaga adat dalam memerangi narkotika. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan unsur adat, diharapkan upaya P4GN di Sumatera Barat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan hingga ke tingkat nagari. (tim)


0 Comments