Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Aksi Massa, Dalmas Polda Sumbar Gelar Latihan Gabungan Berskala Besar
Latihan ini melibatkan kekuatan terpadu dari Dalmas Polda Sumbar, PHH Brimob, serta Dalmas awal dari Polresta Padang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat sinergitas lintas satuan guna menghadapi potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polda Sumatera Barat.
Sebanyak 116 personel Dalmas Direktorat Samapta Polda Sumbar diterjunkan dalam latihan ini. Kegiatan dikendalikan langsung oleh Kasubdit Dalmas Kompol Maman Rosadi, SH bersama Kasipasdal AKP Sainol Suprianto, SH, MH. Dalam pelaksanaan latihan, Kompol Maman Rosadi berperan sebagai pengendali utama jalannya kegiatan, memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai prosedur serta standar operasional pengendalian massa.
Struktur komando tersusun rapi dengan IPDA Nofri, SH, MH sebagai Danki, didampingi Wadanki IPDA Adha Gautama Putra, SPsi, MH. Tiga pleton Dalmas turut ambil bagian, masing-masing dipimpin oleh IPDA Rasul Hamidi, SH, MH sebagai Danton 1, IPDA Arza Islami, SH sebagai Danton 2, serta IPDA Riki Novialdi, SH, MH sebagai Danton 3 dengan kekuatan 37 personel di setiap pleton.
Selain itu, unit K9 yang dipimpin AKP Zulkarnain dengan 8 personel juga dilibatkan guna mendukung fungsi deteksi dan pengamanan. Kekuatan Bulsit (Pengendali Massa Bermotor) di bawah koordinasi AKP Andi Sinaga, SH turut memperkuat latihan dengan melibatkan 55 personel, menunjukkan kesiapan mobilitas tinggi dalam pengendalian situasi yang berkembang cepat di lapangan.
Dari sisi perlengkapan, latihan ini didukung dengan 116 set perlengkapan Dalmas lengkap berupa rompi, tameng, dan helm, serta peralatan taktis lainnya seperti flash ball, tabung APAR, handy talky, spanduk, hingga perangkat sound system.
Sementara itu, kendaraan operasional yang dikerahkan meliputi berbagai jenis kendaraan taktis seperti Ran Box, Raissa, APC, truk Dalmas, AWC (Armored Water Cannon), kendaraan barrier, bus, serta sepeda motor trail. Hal ini mencerminkan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung operasi pengendalian massa secara maksimal.
Upacara pembukaan latihan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA selaku Inspektur Upacara, yang turut dihadiri oleh Kabiro Ops, Dansat Brimob, para pejabat utama Polda Sumbar, Wadir Samapta, KBO Dit Samapta, Kasubdit Dalmas, para Kasi, Danki, Danton, serta Kanit K9.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Tactical Floor Game (TFG) yang diikuti oleh para perwira pengendali seperti Kasi, Danki, Danton, serta Padal Bulsit. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta mematangkan strategi dalam menghadapi berbagai skenario unjuk rasa.
Latihan kemudian dilanjutkan dengan simulasi lapangan secara bertahap, dimulai dari Dalmas awal oleh Polresta Padang, dilanjutkan Dalmas Polda sebagai lapis kedua, hingga penanganan eskalasi oleh PHH Brimob Polda Sumbar serta Kompi SPP (Satuan Penindak Perusuh).
Simulasi ini dirancang menyerupai kondisi nyata di lapangan, sehingga setiap personel dapat memahami peran dan tanggung jawabnya dalam pengendalian massa secara profesional, proporsional, dan humanis.
Sebagai penutup, dilaksanakan apel konsolidasi dan evaluasi yang disampaikan oleh Kabiro Ops dan Dansat Brimob guna meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas ke depan.
Direktur Samapta Polda Sumbar, Kombes Pol Akmadi, SIK mengatakan pada Pionir, bahwa latihan gabungan ini merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan personel secara menyeluruh.
“Latihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas satuan. Peran pengendali di lapangan, termasuk Kasubdit Dalmas Kompol Maman Rosadi, SH sangat penting dalam memastikan setiap tahapan berjalan sesuai SOP dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.
Dengan digelarnya latihan gabungan ini, diharapkan seluruh personel semakin solid, profesional, dan responsif dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di Padang dan di Sumatera Barat secara umum, tukasnya (Firman Sikumbang)


0 Comments